Senin, 22 Jan 2018

Kejaksaan Turunkan Jaksa Senior Tangani Saracen

Oleh: marsot.
Rabu, 20 Sep 2017 05:58
BAGIKAN:
istimewa.
Kejaksaan Agung.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menurunkan jaksa-jaksa senior dalam menangani sindikat penyebar berita bohong dan isu SARA atau Saracen.

"Saya akan turunkan jaksa-jaksa senior untuk menangani perkara itu," kata Jaksa Agung M Prasetyo di sela-sela acara HUT Rumah Sakit Adhyaksa ke-3, Ceger, Jakarta Timur, Selasa 19 September 2017.

Ia menilai kasus Saracen merupakan sebagai kasus yang sangat serius dan harus ditangani dengan serius pula. "Tidak boleh main-main karena yang kita tahu ternyata apa yang dilakukan kelompok Saracen ini berbahaya bagi Bangsa Indonesia," katanya.

"Kalau tidak (ketahuan) bisa menghancurkan Bangsa Indonesia," tegasnya.

Di bagian lain, ia menyebutkan pihaknya sudah menerima pelimpahan berkas tersangka kasus pengelola grup yang berisi konten ujaran kebencian di jejaring soal Facebook, Saracen, Sri Rahayu menyusul berkasnya dinyatakan sudah lengkap.

"Ada satu perempuan dari Cianjur sudah dilimpahkan ke kejaksaan," katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menyatakan berkas tersangka kasus penghina Presiden Joko Widodo di jejaring sosial Facebook, Sri Rahayu Ningsih lengkap.

"Infonya demikian," kata Kepala Unit V Subdit Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri AKBP Purnomo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis.

Menurut dia pihaknya akan segera menyerahkan barang bukti dan tersangka kepada Kejaksaan Agung atau pelimpahan tahap dua. Selanjutnya tersangka Sri akan menjalani sidang perdananya.

"Nanti kami segera limpahkan ke kejaksaan untuk tahap dua, agar sesegera mungkin disidangkan," kata Purnomo.

Sri Rahayu Ningsih menjadi tersangka dalam dua kasus yakni kasus berkas tersangka kasus penghina Presiden Joko Widodo di jejaring sosial Facebook, dan kasus pengelola grup yang berisi konten ujaran kebencian di jejaring sosial Facebook, Saracen.

Sri ditangkap oleh Satgas Siber Bareskrim Polri di Cianjur, Jawa Barat pada 5 Agustus 2017.

Sementara dalam kasus Saracen, selain Sri, polisi telah menangkap tiga tersangka lainnya yakni Jasriadi (Jas), Muhammad Faizal Tonong (MFT) dan Muhammad Abdullah Harsono (MAH). Mereka adalah pengelola Saracen.

Grup Saracen diketahui membuat sejumlah akun Facebook, di antaranya Saracen News, Saracen Cyber Team dan Saracennewscom.

Kelompok Saracen diduga kerap menawarkan jasa untuk menyebarkan ujaran kebencian bernuansa SARA di media sosial.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Pentolah Saracen Divonis 2,8 Tahun Penjara

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru menjatuhkan vonis dua tahun delapan bulan penjara kepada salah seorang pentolan kelompok penebar kebencian "Saracen", Muhammad Abdulla

  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Tinggi DKi Jakarta Tanyakan Perkembangan Kasus PT Maybank

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengirimkan surat P17 atau menanyakan perkembangan penyidikan kasus PT Bank Maybank Indonesia Tbk yang tidak membayar upah kepada pekerjanya, ke peny

  • 4 minggu lalu

    Kejaksaan Tetapkan 4 Koruptor Alkes Binjai DPO

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Binjai telah menetapkan empat orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham Kota Binjai, Sumatera Utara, dala

  • 4 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Jalan di Tempat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menilai penegakan hukum oleh Kejaksaan Agung selama 2017 tidak seperti yang diharapkan dan sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi).Ket

  • 4 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Tangkap Advokat Mohammad Nashihan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim Intelijen Kejaksaan Agung, menangkap advokat Mohammad Nashihan yang masuk dalam daftar buron tersangka penyalahgunaan dana penyelenggaraan asuransi kesehatan.Mohammad Nashiha

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99