Kamis, 16 Agu 2018

Kejaksaan Turunkan Jaksa Senior Tangani Saracen

Oleh: marsot.
Rabu, 20 Sep 2017 05:58
BAGIKAN:
istimewa.
Kejaksaan Agung.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menurunkan jaksa-jaksa senior dalam menangani sindikat penyebar berita bohong dan isu SARA atau Saracen.

"Saya akan turunkan jaksa-jaksa senior untuk menangani perkara itu," kata Jaksa Agung M Prasetyo di sela-sela acara HUT Rumah Sakit Adhyaksa ke-3, Ceger, Jakarta Timur, Selasa 19 September 2017.

Ia menilai kasus Saracen merupakan sebagai kasus yang sangat serius dan harus ditangani dengan serius pula. "Tidak boleh main-main karena yang kita tahu ternyata apa yang dilakukan kelompok Saracen ini berbahaya bagi Bangsa Indonesia," katanya.

"Kalau tidak (ketahuan) bisa menghancurkan Bangsa Indonesia," tegasnya.

Di bagian lain, ia menyebutkan pihaknya sudah menerima pelimpahan berkas tersangka kasus pengelola grup yang berisi konten ujaran kebencian di jejaring soal Facebook, Saracen, Sri Rahayu menyusul berkasnya dinyatakan sudah lengkap.

"Ada satu perempuan dari Cianjur sudah dilimpahkan ke kejaksaan," katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menyatakan berkas tersangka kasus penghina Presiden Joko Widodo di jejaring sosial Facebook, Sri Rahayu Ningsih lengkap.

"Infonya demikian," kata Kepala Unit V Subdit Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri AKBP Purnomo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis.

Menurut dia pihaknya akan segera menyerahkan barang bukti dan tersangka kepada Kejaksaan Agung atau pelimpahan tahap dua. Selanjutnya tersangka Sri akan menjalani sidang perdananya.

"Nanti kami segera limpahkan ke kejaksaan untuk tahap dua, agar sesegera mungkin disidangkan," kata Purnomo.

Sri Rahayu Ningsih menjadi tersangka dalam dua kasus yakni kasus berkas tersangka kasus penghina Presiden Joko Widodo di jejaring sosial Facebook, dan kasus pengelola grup yang berisi konten ujaran kebencian di jejaring sosial Facebook, Saracen.

Sri ditangkap oleh Satgas Siber Bareskrim Polri di Cianjur, Jawa Barat pada 5 Agustus 2017.

Sementara dalam kasus Saracen, selain Sri, polisi telah menangkap tiga tersangka lainnya yakni Jasriadi (Jas), Muhammad Faizal Tonong (MFT) dan Muhammad Abdullah Harsono (MAH). Mereka adalah pengelola Saracen.

Grup Saracen diketahui membuat sejumlah akun Facebook, di antaranya Saracen News, Saracen Cyber Team dan Saracennewscom.

Kelompok Saracen diduga kerap menawarkan jasa untuk menyebarkan ujaran kebencian bernuansa SARA di media sosial.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Kejaksaan Agung Tahan Bayu Kristanto

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menahan Bayu Kristanto, tersangka korupsi penyalahgunaan investasi pada PT Pertamina (Persero) di

  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Tangkap Buronan Pencucian Uang BBM Ilegal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim Intelijen Kejaksaan Agung, di Pelabuhan Tanjung Benoa, Denpasar, Bali, Sabtu menangkap Deki Bermana, buronan pencucian uang kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) ilega

  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Pariaman Musnahkan Narkoba

    PARIAMAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman, Sumatera Barat memusnahkan sekitar 21 kilogram barang bukti narkotika dari 36 perkara yang telah inkrah berdasarkan putusan Pengadilan Negeri

  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Tinggi Periksa Bupati Gorontalo

    GORONTALO (EKSPOSnews): Bupati Gorontalo, Indra Yasin diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pasar Pontolo tahap satu dan dua.Asisten Bidang Tind

  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Tangkap Buronan Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim Intelijen Kejaksaan Agung menangkap buronan penyimpangan pemberian fasilitas kredit modal kerja oleh PD BPR LPK Pancoran Mas sebesar Rp4 miliar."Tersangka Bunyamin diamankan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99