Kamis, 26 Apr 2018

Kejaksaan Turunkan Jaksa Senior Tangani Saracen

Oleh: marsot.
Rabu, 20 Sep 2017 05:58
BAGIKAN:
istimewa.
Kejaksaan Agung.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menurunkan jaksa-jaksa senior dalam menangani sindikat penyebar berita bohong dan isu SARA atau Saracen.

"Saya akan turunkan jaksa-jaksa senior untuk menangani perkara itu," kata Jaksa Agung M Prasetyo di sela-sela acara HUT Rumah Sakit Adhyaksa ke-3, Ceger, Jakarta Timur, Selasa 19 September 2017.

Ia menilai kasus Saracen merupakan sebagai kasus yang sangat serius dan harus ditangani dengan serius pula. "Tidak boleh main-main karena yang kita tahu ternyata apa yang dilakukan kelompok Saracen ini berbahaya bagi Bangsa Indonesia," katanya.

"Kalau tidak (ketahuan) bisa menghancurkan Bangsa Indonesia," tegasnya.

Di bagian lain, ia menyebutkan pihaknya sudah menerima pelimpahan berkas tersangka kasus pengelola grup yang berisi konten ujaran kebencian di jejaring soal Facebook, Saracen, Sri Rahayu menyusul berkasnya dinyatakan sudah lengkap.

"Ada satu perempuan dari Cianjur sudah dilimpahkan ke kejaksaan," katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menyatakan berkas tersangka kasus penghina Presiden Joko Widodo di jejaring sosial Facebook, Sri Rahayu Ningsih lengkap.

"Infonya demikian," kata Kepala Unit V Subdit Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri AKBP Purnomo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis.

Menurut dia pihaknya akan segera menyerahkan barang bukti dan tersangka kepada Kejaksaan Agung atau pelimpahan tahap dua. Selanjutnya tersangka Sri akan menjalani sidang perdananya.

"Nanti kami segera limpahkan ke kejaksaan untuk tahap dua, agar sesegera mungkin disidangkan," kata Purnomo.

Sri Rahayu Ningsih menjadi tersangka dalam dua kasus yakni kasus berkas tersangka kasus penghina Presiden Joko Widodo di jejaring sosial Facebook, dan kasus pengelola grup yang berisi konten ujaran kebencian di jejaring sosial Facebook, Saracen.

Sri ditangkap oleh Satgas Siber Bareskrim Polri di Cianjur, Jawa Barat pada 5 Agustus 2017.

Sementara dalam kasus Saracen, selain Sri, polisi telah menangkap tiga tersangka lainnya yakni Jasriadi (Jas), Muhammad Faizal Tonong (MFT) dan Muhammad Abdullah Harsono (MAH). Mereka adalah pengelola Saracen.

Grup Saracen diketahui membuat sejumlah akun Facebook, di antaranya Saracen News, Saracen Cyber Team dan Saracennewscom.

Kelompok Saracen diduga kerap menawarkan jasa untuk menyebarkan ujaran kebencian bernuansa SARA di media sosial.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Kejaksaan Amankan Sejumlah Buronan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan sampai sekarang telah berhasil menangkap 68 orang buronan sejak digulirkannya program Tangkap Buron (31.1) atau 31 kejaksaan tinggi menangkap 1 buron setiap bulannya pa

  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Periksa Karyawan Deutsche Bank

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Kejaksaan Agung memeriksa karyawan Deutsche Bank AG, Wieke Widiastuti sebagai saksi dugaan korupsi pengelolaan Dana Pensiun PT Pertamina (Persero) tahun anggaran 2014-20

  • 3 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Tangani Kasus Penjualan Lahan HGU PTPN2

    MEDAN (EKSPOSnews): Tim Kejaksaan Agung ikut menangani perkara dugaan korupsi penjualan tanah PTPN 2, seluas 106 hektare di Tanjung Morawa Pasar IV, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara dengan tersan

  • 3 minggu lalu

    Bos Saracen Divonis Ringan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, Provinsi Riau menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada Jasriadi, yang disebut-sebut sebagai ketua sindikat Saracen karena dinilai te

  • satu bulan lalu

    Kejaksaan Agung Kurang Terbuka Terhadap Kasus Bank Mandiri

    JAKARTA (EKSPOSnews): LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menilai Kejaksaan Agung cenderung menutupi perkembangan kasus dugaan pembobolan Bank Mandiri Cabang Bandung senilai Rp1,5 triliun mel

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99