Senin, 18 Jun 2018

Kejaksaan Selidiki Korupsi Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti

Oleh: Jallus
Rabu, 23 Mei 2018 04:34
BAGIKAN:
istimewa.
Korupsi.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Riau menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi pengadaan laboratorium bahasa pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Masih dalam penyelidikan," kata Asisten Pidana Khusus Kejati Riau Subekhan, di Pekanbaru, Selasa 22 Mei 2018.

Sejumlah pejabat Kabupaten Kepulauan Meranti mendatangi kantor Kejati Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru sejak awal pekan ini.

Kedatangan mereka diduga untuk dimintai keterangan terkait pengadaan proyek pembangunan laboratorium bahasa tersebut.

Di antara pejabat itu adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Meranti M Aza Fahroni, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Meranti Arif, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Pada Selasa ini kembali terlihat beberapa pejabat turut dimintai keterangan oleh jaksa penyelidik.

Subekhan tidak menampik saat disinggung bahwa pihaknya sedang mengusut kasus yang berkaitan dengan proyek laboratorium bahasa tersebut. Namun, dia mengaku lupa siapa saja pejabat yang telah dimintai keterangan itu.

Sebelumnya, Arif yang ditemui di Kejati Riau membenarkan kalau dirinya dimintai keterangan terkait pengadaan laboratorium bahasa Dinas Pendidikan Tahun Anggaran 2016.

Namun dia mengaku tidak banyak mengetahui tentang proyek itu, karena sudah diganti pada September 2016.

Penelusuran di website lpse.merantikab.go.id, ditemukan nama lelang pengadaan laboratorium bahasa 2 fungsi SMAN 3 Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan kode lelang 806459. Pengadaan ini dianggarkan melalui APBD Kepulauan Meranti Tahun 2016.

Pagu anggaran proyek pengadaan ini sendiri senilai Rp1,510 miliar, sedangkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang tercantum dalam website tersebut, senilai Rp1,496 miliar. Adapun proyek ini dimenangkan oleh CV Agfad Maju Bersama, dengan harga penawaran Rp1,388 miliar.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Minta Tambahan Senjata Api

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung segera mengajukan anggaran tambahan untuk pengadaan penambahan senjata api organik sebagai sarana pengamanan dan bela diri dalam pelaksanaan tugas-tugas tertentu.

  • 4 minggu lalu

    Kejagung Periksa Pejabat Pertamina

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) memeriksa dua pejabat PT Pertamina (Persero) sebagai saksi dugaan korupsi investasi perusahaan tersebut di Blok B

  • satu bulan lalu

    Kejaksaan Agung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi Pertamina

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung akan menetapkan tersangka baru dugaan korupsi investasi PT Pertamina di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009 yang merugikan keuangan negara Rp568 mi

  • 2 bulan lalu

    Kejaksaan Amankan Sejumlah Buronan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan sampai sekarang telah berhasil menangkap 68 orang buronan sejak digulirkannya program Tangkap Buron (31.1) atau 31 kejaksaan tinggi menangkap 1 buron setiap bulannya pa

  • 2 bulan lalu

    Kejaksaan Agung Periksa Karyawan Deutsche Bank

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Kejaksaan Agung memeriksa karyawan Deutsche Bank AG, Wieke Widiastuti sebagai saksi dugaan korupsi pengelolaan Dana Pensiun PT Pertamina (Persero) tahun anggaran 2014-20

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99