Selasa, 20 Feb 2018

Kejaksaan Periksa 11 Saksi Pembobolan Bank Mandiri

Oleh: alex
Kamis, 12 Okt 2017 06:02
BAGIKAN:
istimewa.
Bank Mandiri.
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) sampai sekarang telah memeriksa 11 saksi dugaan pembobolan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Commercial Banking Center Cabang Bandung oleh PT Tirta Amarta Bottling Company (TAB).

"Penyidik telah memeriksa 11 saksi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M Rum di Jakarta, Rabu 11 Oktober 2017.

Di antara yang diperiksa, Deru Widyarto yang mejabat Wholesale Credit Risk Head PT Bank Mandiri Cabang Bandung dan Ferisa Kawun, Senior Credit Risk Manager PT Bank Mandiri Cabang Bandung.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan pada Rabu (11/10), kedua saksi menyatakan restrukturisasi kredit macet PT Tirta Amarta Bottling yang mengalami kolektibilitas V sejak 21 Agustus 2016.

Kendati demikian, penyidik sampai sekarang belum menetapkan tersangka dalam kasus pembobolan Bank Mandiri Cabang Bandung tersebut. "Penyidikan kan untuk membuat terang sebuah kasus dugaan korupsi, penyidik masih mengumpulkan bukti-buktinya," katanya.

Kasus itu bermula pada 15 Juni 2015, berdasarkan Surat Nomor: 08/TABco/VI/205 Direktur PT TAB mengajukan perpanjangan dan tambahan fasilitas kredit kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Commercial Banking Center Bandung.

Perpanjangan seluruh fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) sebesar Rp880,6 miliar, perpanjangan dan tambahan plafond LC sebesar Rp40 miliar sehingga total plafon LC menjadi Rp50 miliar. Serta fasilitas Kredit Investasi (KI) sebesar Rp250 miliar selama 72 bulan.

Dalam dokumen pendukung permohonan perpanjangan dan tambahan fasilitas kredit terdapat data aset PT TAB yang tidak benar dengan cara dibesarkan dari aset yang nyata. Sehingga berdasarkan Nota Analisa pemutus kredit Nomor CMG.BD1/0110/2015 tanggal 30 Juni 2015 seolah-olah kondisi keuangan debitur menunjukkan perkembangan.

Akhirnya perusahaan itu bisa memperoleh perpanjangan dan tambahan fasilitas kredit pada 2015 sebesar Rp1,17 triliun.

Selain itu, debitur PT TAB juga telah menggunakan uang fasilitas kredit antara lain sebesar Rp73 miliar, yang semestinya hanya diperkenankan untuk kepentingan KI dan KMK, tetapi dipergunakan untuk keperluan yang dilarang untuk perjanjian kredit.

"Akibatnya telah merugikan keuangan negara Rp1,4 triliun yang terdiri dari pokok, bunga dan denda," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Amankan 2 Buronan Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim intelijen Kejaksaan Agung,  mengamankan dua buronan dugaan tindak pidana korupsi yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap.Kedua buron itu, Cristina Marliana buronan Keja

  • 3 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Tetapkan Tersangka Investasi Pertamina di Australia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus), menetapkan tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan investasi di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia oleh Pertamin

  • 3 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Bidik Petinggi Bank Mandiri

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung membidik petinggi PT Bank Mandiri Tbk. terkait dugaan kasus pembobolan senilai Rp1,5 triliun oleh PT Tirta Amarta Bottling Company (TAB) di bank tersebut pada Com

  • 2 bulan lalu

    Kejaksaan Tinggi DKi Jakarta Tanyakan Perkembangan Kasus PT Maybank

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengirimkan surat P17 atau menanyakan perkembangan penyidikan kasus PT Bank Maybank Indonesia Tbk yang tidak membayar upah kepada pekerjanya, ke peny

  • 2 bulan lalu

    Kejaksaan Tetapkan 4 Koruptor Alkes Binjai DPO

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Binjai telah menetapkan empat orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham Kota Binjai, Sumatera Utara, dala

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99