Senin, 22 Okt 2018

Kejaksaan Amankan Mantan Bupati Mukomuko

Oleh: Jallus
Rabu, 18 Jul 2018 02:43
BAGIKAN:
istimewa.
Kejaksaan Agung.
JAKARTA (EKSPOSnews): Tim intelijen kejaksaan berhasil mengamankan Bupati Mukomuko periode 2005-2010 dan 2010-2015, Ichwan Yunus, setelah buron selama satu tahun terkait dugaan korupsi penyalahgunaan anggaran bantuan keuangan khusus tahun 2012 sebesar Rp1,8 miliar.

"Yang bersangkutan ditangkap di Mall Arion, Jakarta Timur, tadi Selasa pukul 11.50 WIB," kata Direktur Teknologi Informasi Produksi Intelijen pada Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intelijen) Yunan Harjaka di Jakarta, Selasa 17 Juli 2018.

Penangkapan itu dilakukan tim intel Kejagung bersama tim Kejati Bengkulu dan Kejari Mukomuko atas dasar Surat permintaan Kejati Bengkulu Nomor R-775/N.7.1/Dsp.1/11/2017.

Ia juga menjelaskan kasus tersebut merupakan kebijakan bupati pada Sekretariat Daerah Kabupaten Mukomuko. "Selanjutnya mantan bupati itu diterbangkan ke Kejari Mukomuko untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ucapnya.

Selain itu, tim intelijen juga mengamankan anggota DPRD Provinsi Bengkulu periode 2014-2019 Rosna binti Sahidan yang menjadi terpidana korupsi kegiatan koordinasi penanggulangan dan pengentasan kemiskinan pada Bappeda Kabupaten Mukomuko tahun anggaran 2011, 2012, 2013 serta perkara tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran fasilitas kegiatan PKK Kabupaten Mukomuko tahun 2013 dan 2014.

Dasar penangkapan itu berdasarkan putusan MA RI Nomor 341/pid.sus/ 2017 tanggal 5 juli 2017 atas nama Rosyna Binti Syahidan dan Surat permintaan dari Kejaksaan Tinggi Bengkulu Nomor R-775/N.7.1/Dsp.1/11/2017.

Terpidana tersebut diamankan di Jalan Minangkabau Jakarta Selatan pada Selasa (17/7) pukul 14.30 WIB. "Terpidana itu juga sama sudah diterbangkan ke Bengkulu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tuturnya.

Sementara itu, Jaksa Agung HM Prasetyo menyatakan sampai sekarang sejak Januari 2018 melalui tim Tangkap Buronan (Tabur) 31.1, sudah menangkap 132 orang dari target buron sebanyak 395 orang.

"Bertambah lagi hari ini 2 orang buronan kita amankan," katanya.

Program Tabur 31.1 adalah program untuk 31 kejaksaan tinggi seluruh Indonesia setiap bulannya menangkap satu buron.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Negeri Karo Himbau Pemberi Kerja Penuhi Hak BPJS Ketenagakerjaan Pekerja

    KABANJAHE (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Karo menghimbau kalangan usaha dan pemberi kerja mulai dari usaha mikro hingga usaha besar termasuk yayasan pendidikan, koperasi dan juga honorer daerah dan pe

  • 4 minggu lalu

    Alex Noerdin Penuhi Panggilan Kejaksaan Agung

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, akhirnya memenuhi panggilan penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) untuk diperiksa sebagai saksi dugaan korup

  • satu bulan lalu

    Kejaksaan Agung tahan Pejabat KPP Semarang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menahan pejabat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Semarang, Jawa Tengah, berinisial PAW atas dugaan menerima gratifikasi penjualan faktur pajak mulai 2007 hingga 2013.

  • 2 bulan lalu

    OTT KPK Diapresisasi Kejaksaan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Jaksa Agung M Prasetyo mengapresiasi Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Medan Merry Purba ter

  • 2 bulan lalu

    Kejaksaan Agung Tahan Frederik Siahaan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, menahan eks Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Frederik Siahaan, tersangka dugaan korupsi investasi perusahaan tersebut di B

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99