Jumat, 23 Feb 2018

Kejaksaan Agung Tetapkan Tersangka Investasi Pertamina di Australia

Oleh: marsot
Selasa, 30 Jan 2018 05:11
BAGIKAN:
istimewa.
Kejaksaan Agung.
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus), menetapkan tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan investasi di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia oleh Pertamina tahun 2009.

Tersangka itu, eks Manajer MNA Direktorat Hulu PT Pertamina (Persero), berinisial BK.

"Penyidik telah melakukan pemanggilan secara patut, selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan menetapkan tersangka inisial BK pekerjaan mantan Manajer MNA Direktorat Hulu PT Pertamina (Persero) berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: TAP-06/F.2/Fd.1/01/2018 tanggal 23 Januari 2018," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung M Rum di Jakarta, Senin 29 Januari 2018.

Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kasus itu bermula PT Pertamina (Persero) pada tahun 2009, melalui anak perusahaannya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melakukan akuisisi saham sebesar 10 persen terhadap ROC Oil Ltd.

Perjanjian jual beli ditandatangani pada tanggal 1 Mei 2009 dengan modal sebesar 66,2 juta dolar Australia atau senilai Rp568 Miliar dengan asumsi mendapatkan 812 barel per hari.

Namun, ternyata Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia pada tahun 2009 hanya dapat menghasilkan minyak mentah untuk PHE Australia Pty.Ltd rata-rata sebesar 252 barel per hari.

Pada 5 November 2010, Blok BMG Australia dinyatakan ditutup setelah ROC Oil Ltd, Beach Petrolium, Sojits, dan Cieco Energy memutuskan penghentian produksi minyak mentah (non production phase/ npp) dengan alasan lapangan tidak ekonomis. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 12 jam lalu

    Polda Riau Tetapkan Tersangka Korupsi Pipa PDAM

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau menetapkan dua tersangka perkara dugaan korupsi pipa PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir senilai Rp3,4 miliar."Sudah na

  • kemarin

    Tersangka Pembawa Sabu 1,6 ton Suap Petugas

    BATAM (EKSPOSnews): Tersangka pembawa sabu seberat 1,6 ton sempat mencoba menyuap petugas, saat hendak diamankan Satgas Merah Putih bersama aparat Bea dan Cukai di Perairan Kepulauan Riau Selasa (21/2

  • kemarin

    Tersangka Korupsi Aset Pramuka Asahan Ditahan

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Asahan, Sumatera Utara menahan Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Asahan, AH, sebagai tersangka korupsi dana aset dan hibah senilai Rp1,4 miliar Tahun Anggaran 2

  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Amankan 2 Buronan Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim intelijen Kejaksaan Agung,  mengamankan dua buronan dugaan tindak pidana korupsi yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap.Kedua buron itu, Cristina Marliana buronan Keja

  • 4 minggu lalu

    Polisi Tetapkan Perawat National Hospital Surabaya Tersangka Pencabulan

    SURABAYA (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menetapkan perawat berinisial Jun sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap seorang pasien di National Hospital Surab

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99