Senin, 22 Jan 2018

Kejaksaan Agung Kantongi Tersangka Korupsi Investasi Pertamina di Australia

Oleh: Marsot
Sabtu, 19 Agu 2017 06:21
BAGIKAN:
istimewa
Kejaksaan Agung.
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) sudah mengantongi tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan investasi pada PT Pertamina (Persero) di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009.

"Sudah dikantongi dan saat ini tengah dievaluasi," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Arminsyah di Jakarta, Jumat 18 Augustus 2017.

Kejagung sendiri sampai sekarang telah memeriksa sebanyak 36 saksi dalam kasus tersebut.

Sampai sekarang telah diperiksa sebanyak 36 saksi, katanya di Jakarta.

Pada Selasa (15/8), sebanyak empat saksi diperiksa, yakni, Gioshia Ralie selaku Head of Corporate and Invesment Banking Citibank Indonesia, Fauzi Hidayat, Vice President Pendanaan dan Perbendaharaan PT Pertamina, Indria Doria Tim Analisa Komersial Production Sharing Contract PT Pertamina, dan Budhi Himawan, Tim Analisa Komersial Production Sharing Contract.

Kasus tersebut bermula saat PT Pertamina (Persero) pada 2009, melalui anak perusahaannya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melakukan akuisisi saham sebesar 10 persen terhadap ROC Oil Ltd.

Perjanjian jual beli ditandatangani pada tanggal 1 Mei 2009 dengan modal sebesar 66,2 juta dolar Australia atau senilai Rp568 miliar dengan asumsi mendapatkan 812 barel per hari.

Namun, ternyata Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia pada 2009 hanya dapat menghasilkan minyak mentah untuk PHE Australia Pty.Ltd rata-rata sebesar 252 barel per hari.

Pada 5 November 2010, Blok BMG Australia dinyatakan ditutup setelah ROC Oil Ltd, Beach Petrolium, Sojits, dan Cieco Energy memutuskan penghentian produksi minyak mentah (non production phase/ npp) dengan alasan lapangan tidak ekonomis.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Jalan di Tempat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menilai penegakan hukum oleh Kejaksaan Agung selama 2017 tidak seperti yang diharapkan dan sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi).Ket

  • 4 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Tangkap Advokat Mohammad Nashihan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim Intelijen Kejaksaan Agung, menangkap advokat Mohammad Nashihan yang masuk dalam daftar buron tersangka penyalahgunaan dana penyelenggaraan asuransi kesehatan.Mohammad Nashiha

  • 2 bulan lalu

    Burung Hantu di Australia Banyak Mati karena Racun

    SYDNEY (KICAU): Penggunaan racun tikus di Australia yang dibatasi di banyak negara lain menjadi penyebab keracunan mematikan yang ditemukan pada lebih dari 70 persen burung hantu yang paling umum dite

  • 5 bulan lalu

    Kejaksaan Agung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Pajak

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam korupsi penerimaan suap (gratifikasi) terkait dengan penjualan faktur pajak dari beberapa perusahaan berinisial AP."Sprindiknya ha

  • 6 bulan lalu

    Kejaksaan Agung Terima Pemberitahuan Penyidikan Beras PT IBU

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus beras Ayam Jago dan beras Maknyuss sejak 3 Agustus 2017 dari Bareskrim Polri dengan nama ter

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99