Kamis, 26 Apr 2018

Kejaksaan Agung Kantongi Tersangka Korupsi Investasi Pertamina di Australia

Oleh: Marsot
Sabtu, 19 Agu 2017 06:21
BAGIKAN:
istimewa
Kejaksaan Agung.
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) sudah mengantongi tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan investasi pada PT Pertamina (Persero) di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009.

"Sudah dikantongi dan saat ini tengah dievaluasi," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Arminsyah di Jakarta, Jumat 18 Augustus 2017.

Kejagung sendiri sampai sekarang telah memeriksa sebanyak 36 saksi dalam kasus tersebut.

Sampai sekarang telah diperiksa sebanyak 36 saksi, katanya di Jakarta.

Pada Selasa (15/8), sebanyak empat saksi diperiksa, yakni, Gioshia Ralie selaku Head of Corporate and Invesment Banking Citibank Indonesia, Fauzi Hidayat, Vice President Pendanaan dan Perbendaharaan PT Pertamina, Indria Doria Tim Analisa Komersial Production Sharing Contract PT Pertamina, dan Budhi Himawan, Tim Analisa Komersial Production Sharing Contract.

Kasus tersebut bermula saat PT Pertamina (Persero) pada 2009, melalui anak perusahaannya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melakukan akuisisi saham sebesar 10 persen terhadap ROC Oil Ltd.

Perjanjian jual beli ditandatangani pada tanggal 1 Mei 2009 dengan modal sebesar 66,2 juta dolar Australia atau senilai Rp568 miliar dengan asumsi mendapatkan 812 barel per hari.

Namun, ternyata Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia pada 2009 hanya dapat menghasilkan minyak mentah untuk PHE Australia Pty.Ltd rata-rata sebesar 252 barel per hari.

Pada 5 November 2010, Blok BMG Australia dinyatakan ditutup setelah ROC Oil Ltd, Beach Petrolium, Sojits, dan Cieco Energy memutuskan penghentian produksi minyak mentah (non production phase/ npp) dengan alasan lapangan tidak ekonomis.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Kejaksaan Amankan Sejumlah Buronan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan sampai sekarang telah berhasil menangkap 68 orang buronan sejak digulirkannya program Tangkap Buron (31.1) atau 31 kejaksaan tinggi menangkap 1 buron setiap bulannya pa

  • 2 minggu lalu

    Burung di Australia Diserang Penyakit Misterius

    SYDNEY KICAU): Burung di Perth, Western Australia, telah diserang penyakit misterius yang terus membuat bingung para ahli setempat.Pusat margasatwa di seluruh kota tersebut telah menerima banyak burun

  • 2 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Periksa Karyawan Deutsche Bank

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Kejaksaan Agung memeriksa karyawan Deutsche Bank AG, Wieke Widiastuti sebagai saksi dugaan korupsi pengelolaan Dana Pensiun PT Pertamina (Persero) tahun anggaran 2014-20

  • 3 minggu lalu

    Kejaksaan Agung Tangani Kasus Penjualan Lahan HGU PTPN2

    MEDAN (EKSPOSnews): Tim Kejaksaan Agung ikut menangani perkara dugaan korupsi penjualan tanah PTPN 2, seluas 106 hektare di Tanjung Morawa Pasar IV, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara dengan tersan

  • satu bulan lalu

    Kejaksaan Agung Kurang Terbuka Terhadap Kasus Bank Mandiri

    JAKARTA (EKSPOSnews): LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menilai Kejaksaan Agung cenderung menutupi perkembangan kasus dugaan pembobolan Bank Mandiri Cabang Bandung senilai Rp1,5 triliun mel

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99