Rabu, 27 Mei 2020

Kasus Sabu-Sabu Menonjol di Aceh Utara

Oleh: Jallus
Senin, 08 Okt 2018 17:29
BAGIKAN:
istimewa.
Sabu-sabu.
LHOKSUKON (EKSPOSnews): Penanganan kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Aceh utara, Provinsi Aceh lebih didominasi oleh sabu-sabu.

Berdasarkan data tahun 2018, jumlah penanganan kasus narkoba di Polres Aceh Utara tercatat sebanyak 86 kasus penyalahgunaan sabu-sabu dan 11 kasus jenis ganja serta 1 kasus ekstasi.

"Jumlah barang bukti yang berhasil diamankan petugas sebanyak 325,32 gram sabu-sabu dan 13.002,74 gram ganja," ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkyan Milyardin diwakili Kasat Narkoba AKP Ildani Ilyas, Senin 8 Oktober 2018.

Dia menyebutkan, jumlah penanganan kasus narkoba sejak awal tahun 2018 hingga sekarang, meningkat 35 persen dibandingkan dengan tahun lalu, dengan jumlah tersangka sebanyak 166 orang yang berhasil ditangkap petugas.

Ildani menambahkan, usia dominan pengguna dan pengedar yang didapati petugas di lapangan bervariasi antara 25 hingga 40 tahun. Sedangkan usia 17 hingga 20 tahun hanya 2 persen saja.

"Sebanyak 25 tahun ke atas itu kebanyakan yang cari nafkah dengan cara instan, sebagian juga sudah menjadi konsumen. Kalau 25 tahun ke bawah kita dapati mereka hanya coba-coba, untuk barang bukti juga tergolong kecil," ujar Ildani.

Dia menambahkan, untuk mencegah dampak bahaya narkoba, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar sadar tentang bahaya narkoba, baik dari segi kesehatan maupun hukum negara. Kegiatan sosialisasi dilakukan mulai dari Saweu Sikula, Saweu Gampong hingga Saweu Warung Kopi.

AKP Ildani juga mengaku optimistis dengan kegiatan rutin yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Menurutnya masyarakat kini mulai berani untuk membantu kepolisian memerangi narkoba dengan cara aktif memberikan informasi kepada petugas.

"Alhamdulillah mulai membawa perubahan, dulu masyarakat masih takut untuk melaporkan kalau ada transaksi maupun ada warga yang sedang menggunakan narkoba di desa mereka, tapi semenjak kami sering sosialisasi, masyarakat sekarang sudah berani menelepon atau mengirim pesan via WhatsApp untuk memberikan informasi," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 9 bulan lalu

    Bea dan Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu dan Bawang Merah

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Kapal patroli Bea Cukai menggagalkan penyeludupan narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) jenis sabu-sabu dengan berat kurang lebih 25 kilogram dan ribuan karung berisi b

  • 11 bulan lalu

    Polda Sumsel Gagalkan Peredaran Sabu-Sabu

    PALEMBANG (EKSPOSnews): Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan kembali menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 8.000 gram/8 kg atau menyelamatkan 54 ribu masyarakat

  • 11 bulan lalu

    Penyelundupan Sabu Lewat Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Digagalkan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Petugas Aviation Security Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Provinsi Riau, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 32 paket sabu-sabu dengan total

  • 11 bulan lalu

    Bea Cukai Juanda Gagalkan Pengiriman Sabu-Sabu

    SIDOARJO (EKSPOSnews): Petugas Bea dan Cukai Juanda Jawa Timur, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 815 gram dari Malaysia yang disimpan oleh pelaku di dalam lipa

  • 11 bulan lalu

    2 Pejabat Kepri Ditangkap Terkait Kepemilikan Sabu-Sabu

    TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Dua pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), R dan F, ditangkap aparat Kepolisian karena terlibat kasus kepemilikan sabu-sabu dan ekstasi.Wakil Gub

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99