Rabu, 20 Nov 2019

Kapolri Minta Penyidik Hati-Hati Tangani Laporan 2 Pimpinan KPK

Oleh: alex
Jumat, 10 Nov 2017 06:51
BAGIKAN:
istimewa.
Jenderal Pol Tito Karnavian, Kapolri.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) berhati-hati menangani perkara dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan dokumen palsu.

"Ini suatu permasalahan hukum yang menarik, saya meminta penyidik berhati-hati," kata Tito di Jakarta, Kamis 9 November 2017.

Tito mengatakan persoalan hakim yang mengabulkan praperadilan penetapan seorang tersangka tidak sah merupakan "celah hukum" untuk digugat balik seseorang yang telah ditetapkan tersangka.

Kapolri juga mengarahkan penyidik Polri meminta keterangan sejumlah saksi ahli pidana hukum lantaran akan munculkan pandangan yang berbeda-beda terhadap dampak pengabulan putusan praperadilan.

Kapolri mendukung proses penegakkan hukum yang sesuai aturan dan prosedur terhadap seluruh Warga Negara Indonesia, serta tetap menjaga hubungan sinergis bersama instansi lainnya.

"Saya sebagai pimpinan Kapolri tidak ingin Polri berbenturan dengan lembaga lain, nanti ada yang diuntungkan," ujar Tito.

Tito menegaskan komitmen dan tidak ingin menimbulkan situasi gaduh yang berdampak terhadap hubungan Polri dan KPK memburuk.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Mencari Pimpinan KPK yang Berani

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani meyakini Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mampu menemukan calon pimpinan KPK terbaik dari 104 nama yang lulus uji

  • 7 bulan lalu

    Kapolri Mutasi Sejumlah Kapolda

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan mutasi terhadap sejumlah kapolda serta puluhan perwira tinggi yang tertuang dalam surat telegram Kapolri Nomor ST/1202/IV/KEP./2019 tert

  • 8 bulan lalu

    Penyidik KLHK Akan Periksa Gubernur Kepulauan Riau

    TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan memeriksa Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Bupati Bintan Apri Sujadi dalam kasus perusakan lingkungan dan hutan ak

  • 9 bulan lalu

    Penyidikan Slamet Maarif Dimulai

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Surakarta menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dengan nomor SPDP/24/II/RES.1.24/2019/Reskrim tanggal 4 Februari 2019 dalam perkara dugaan ti

  • 10 bulan lalu

    Polisi Cari Pelaku Teror Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Polisi mencari pelaku teror bom palsu di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo pada Rabu (9/1) pagi dengan sidik jari yang ditemukan di bom palsu tersebut."Dari Inafis coba akan menda

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99