Kamis, 16 Agu 2018

KPK Tahan 4 Orang Suap DPRD Pemkot Banjarmasin

Oleh: alex
Sabtu, 16 Sep 2017 08:09
BAGIKAN:
istimewa.
KPK.
JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka suap anggota DPRD Kota Banjarmasin terkait persetujuan rancangan peraturan daerah (raperda) penyertaan modal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin sebesar Rp50,5 miliar.

"KPK menahan keempat tersangka selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat 15 September 2017.

Untuk dua tersangka diduga sebagai pihak pemberi, yaitu Dirut PDAM Kota Bandarmasih Muslih ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat dan Manajer Keuangan PDAM Kota Bandarmasih Trensis ditahan Rutan Polres Jakarta Timur.

Sedangkan diduga sebagai pihak penerima, yakni Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali dan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin sekaligus Ketua Pansus Raperda Penyertaan Modal Andi Effendi ditahan di Rumah Tahanan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK Pomdam Jaya Guntur.

Sebelumnya, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (14/9), KPK mengamankan uang tunai senilai Rp48 juta.

"Uang tersebut diduga bagian dari uang Rp150 juta yang diterima Dirut PDAM dari pihak rekanan yang telah dibagi-bagikan kepada anggota DPRD Kota Banjarmasin untuk memuluskan persetujuan Raperda Penyertaan Modal Pemkot Banjarmasin kepada PDAM," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat  15 September 2017.

KPK menduga ada penerimaan-penerimaan lain terkait pembahasan Raperda tersebut untuk perusahaan-perusahaan daerah lainnya.

"Selain itu, juga ada penerimaan yang disalurkan ke pihak lain yang nanti pasti akan didalami pada saat penyidikan," ujarnya.

Untuk kepentingan penyidikan, tim KPK juga menyegel sejumlah ruangan di beberapa lokasi antara lain di ruang kerja Ketua DPRD, Ketua Pansus dan ruangan lainnya di DPRD Banjarmasin, ruang kerja Dirut PDAM, dan ruang kerja Manajer Keuangan PDAM.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    KPK Kerangkeng Tahan Manahan Panggabean

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 Tahan Manahan Panggabean (TMP) yang telah ditetapkan sebagai tersangka suap pada DPRD Sumat

  • satu minggu lalu

    KPK Periksa Saksi Kasus Korupsi Bupati Labuhanbatu

    RANTAUPRAPAT (EKSPOSnews): Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi-saksi terkait suap Bupati Labuhanbatu nonaktif, Pangonal Harahap yang berlangsung di Aula Ya

  • satu minggu lalu

    KPK Eksekusi Mantan Atase Imigrasi Dwi Widodo

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Atase Imigrasi Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur Dwi Widodo ke Lapas Kelas 1 Sukamiskin Bandung, Selasa."Hari ini, Dwi Wido

  • satu minggu lalu

    KPK Tahan Elezaro Duha

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 Elezaro Duha (ELD) yang telah ditetapkan sebagai tersangka suap kepada DPRD Sumatera Utara

  • 2 minggu lalu

    KPK Duga Model Fenny Steffy Burase Tahu ALiran Dana

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga model Fenny Steffy Burase mengetahui aliran dana dalam kasus penerimaan suap terkait pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus A

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99