Kamis, 17 Jan 2019

KPK Periksa Istri Setya Novanto

Oleh: marsot
Kamis, 31 Mei 2018 15:24
BAGIKAN:
istimewa.
Deisti A Tagor, isteri Setya Novanto.
JAKARTA (EKSPOSnews): Deisti Astriani Tagor yang merupakan istri Setya Novanto memilih irit bicara seusai dimintai keterangannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengembangan perkara korupsi KTP elektronik (KTP-el).

"Tanya penyidik saja," kata Deisti di Gedung KPK RI, Jakarta.

Ia pun membantah dikonfirmasi oleh penyidik soal tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam perkara korupsi KTP-el.

"Tidak," kata dia, Kamis 31 Mei 2018.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan bahwa KPK membutuhkan keterangan Deisti untuk pengembangan perkara KTP-el.

"Seperti yang pernah kami sampaikan, KPK akan terus mencari pelaku lain yang harus bertanggung jawab dalam kasus ini," ucap Febri.

Lebih lanjut, Deisti pun mengungkapkan bahwa suaminya itu dalam kondisi baik.

Sebelumnya, mantan Ketua DPR RI itu telah dieksekusi ke Lapas Sukamiskin pada tanggal 4 Mei 2018 setelah perkara korupsi KTP-el berkekuatan hukum tetap.

"Bapak baik. Alhamdulillah," katanya.

KPK telah memproses delapan orang terkait perkara KTP-el, yaitu mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Negeri Sugiharto serta Andi Agustinus alias Andi Narogong dari pihak swasta yang telah divonis bersalah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Selain itu, mantan Ketua DPR RI Setya Novanto yang juga telah divonis bersalah dan sudah dieksekusi ke Lapas Sukamiskin Bandung.

Selanjutnya, mantan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Dalam penyidikan di KPK, yakni anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Markus Nari, Irvanto Hendra Pambudi yang merupakan keponakan Novanto, dan Made Oka Masagung, pengusaha sekaligus rekan Novanto.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 jam lalu

    KPK Perpanjang Penahanan Bupati Pakpak Bharat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan terhadap tiga tersangka suap terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2018."Hari ini,

  • 5 hari lalu

    Polisi Cari Pelaku Teror Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Polisi mencari pelaku teror bom palsu di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo pada Rabu (9/1) pagi dengan sidik jari yang ditemukan di bom palsu tersebut."Dari Inafis coba akan menda

  • 4 minggu lalu

    KPK Dalami Kontrak Waskita Karya

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami proses pengadaan kontrak dalam pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya (Perser

  • 4 minggu lalu

    KPK Catat Rekor Terbanyak OTT. Jajaran Kepolisian Belum Disentuh!

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia mencatat operasi tangkap tangan terbanyak sejak institusi penegak hukum itu berdiri pada 2003 adalah pada tahun ini sebanyak 28 ka

  • 4 minggu lalu

    KPK Sita Aset Mustofa Kamal Pasa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset dan dokumen terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Mojokerto nonaktif Mustofa Kamal Pa

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99