Senin, 25 Mei 2020

KPK Periksa 28 Anggota DPRD Sumut

Rabu, 22 Jun 2016 14:20
BAGIKAN:
MEDAN (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap 28 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 di Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumatera Utara di Medan.

Dalam lembaran yang didapatkan di Mako Satuan Brimob Polda Sumut, anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 yang dipanggil untuk diperiksa adalah Ahmad Aswan (PAN), Arlene Manurung, Darmawan Sembiring, Murni Verawaty Munthe, Tohonan Silalahi, Tonnes Sianturi (PDS), serta Amsal Nasution, M Nuh, Hidayatullah, Taufik Hidayat, Nur Azizah Tambunan, Muhammad Nasir, dan Raudin Purba (PKS).

Kemudian, Pasiruddin Daulay (PKB), Japorman Saragih, Analisman Zalukhu, dan Eddi Rangkuti (PDIP), Restu Kurniawan Sarumaha dan Washington Pane (Fraksi PPRN), Elezaro Duha (Partai Hanura), Sonny Firdaus (PIB), Rijal Sirait, DTM Abul Hasan Maturidi, Ahmad Hosen Hutagalung, Nurul Azhar Lubis, Fadly Nurzal (PPP).

Namun tercantum juga nama anggota DPRD Sumut periode 2014-2019 Basyir dan Ikrimah Hamidy (PKS).

Hingga sekitar pukul 13.00 WIB, hanya beberapa anggota DPRD Sumut yang hadir seperti Muhammad Nasir, Raudin Purba, dan Basyir Sedangkan kalangan eksekutif yang menghadiri pemeriksaan adalah mantan Sekdaprov Sumut Nurdin Lubis dan mantan Kepala Dinas Kesehatan Sumut yang kini menjadi Direktur RS Jiwa Daerah Chandra Syafei.

Kemudian, mantan Kepala Biro Perekonomian Pemprov Sumut yang kini menjabat Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Bondaharo Siregar dan mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Sumut yang kini menjadi Asisten 2 Pemprov Sumut Bidang Perekonomian Binsar Situmorang Namun ada juga anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 yang tidak tercantum dalam agenda pemeriksaan tetapi hadir di Mako Satuan Brimob Polda Sumut yakni Alamsyah Hamdani yang hadir bersama rekannya sesama kader PDIP Jumiran Abdi.

Namun Alamsyah Hamdani langsung memasuki gedung utama Mako Satuan Brimob Polda Sumut yang menjadi lokasi pemeriksaan.

Wakil Ketua PDIP Sumut Jumiran Abdi mengatakan, Alamsyah Hamdani bukan diperiksa, melainkan untuk menandatangani sejumlah berkas yang diperlukan setelah menjalani pemeriksaan pada hari sebelumnya.(ant)

  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    KPK Panggil Adik Bambang Widjojanto

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin memanggil dua saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi pengadaan "Quay Container Crane" (QCC) di Pelindo II dengan tersangka man

  • 7 bulan lalu

    Eks Kalapas Sukamiskin Kembali Jadi Tersangka

    BANDUNG (EKSPOSnews): Pengacara Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husein, Firma Uli Sialahi, menyatakan masih belum paham terkait perkara yang menjerat kliennya hingga ke

  • 7 bulan lalu

    2 Ruangan PURR Indramayu Disegel KPK

    INDRAMAYU (EKSPOSnews): Dua ruangan yang berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, disegel oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menyusul penangkapan

  • 9 bulan lalu

    Penasehat KPK Ancam Mengundurkan Diri

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Mohammad Tsani Annafari mengancam akan mundur sebagai penasihat KPK periode 2017-2021 bila ada orang yang cacat etik terpilih sebagai

  • 9 bulan lalu

    18 Capim KPK yang Lolos Seleksi Tak Layak Pimpin Lembaga Antirasuah?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi menanggapi pernyataan juru bicara KPK Febri Diansyah soal rekam jejak 20 calon pimpinan yang lolos pada tahap profile assess

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99