Jumat, 22 Mar 2019

KPK Geledah Kantor Lippo

Oleh: Jallus
Rabu, 17 Okt 2018 16:57
BAGIKAN:
istimewa.
Penyidik KPK.
JAKARTA (EKSPOSnews): KPK menggeledah tiga lokasi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pemberian suap terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. "Penggeledahan dilakukan di Gedung Matahari Tower di Tangerang, di dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kabupaten Bekasi dan rumah Bupati Bekasi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu 17 Oktober 2018.

Penggeledahan itu menurut Febri masih berlangsung.

"Tim KPK masih berada di lokasi," tambah Febri.

Pada Senin (15/10) KPK menetapkan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, dua konsultan Lippo Group masing-masing Taryudi dan Fitra Djaja Purnama serta pegawai Lippo Group Henry Jasmen sebagai tersangka dugaan suap terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Mereka diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Minggu (14/10) hingga Senin (15/10) dini hari.

Billy dan rekan-rekannya diduga memberikan suap Rp7 miliar dari total "commitment fee" sebesar Rp13 miliar untuk mengurus banyak perizinan, di antaranya rekomendasi penanggulangan kebakaran, amdal, banjir, tempat sampah, hingga lahan makam yang diberikan melalui sejumlah dinas, yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Lingkungan Hidup, Pemadam Kebakaran dan DPM-PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

KPK pun menetapkan Bupati Bekasi 2017-2022 Neneng Hassanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor, Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi sebagai tersangka penerima suap.

KPK menduga pemberian suap itu terkait dengan izin-izin yang sedang diurus oleh pemilik proyek seluas total 774 hektare yang dibagi ke dalam tiga fase/tahap, yaitu fase pertama 84,6 hektare, fase kedua 252,6 hektare, dan fase ketiga 101,5 hektare.

Realisasi pemberian sekitar Rp7 miliar itu melalui beberapa kepala dinas pada April, Mei, dan Juni 2018 terkait rencana pembangunan apartemen, pusat perbelanjaan, rumah sakit hingga tempat pendidikan.

Untuk menyamarkan nama-nama para pejabat di Pemkab Bekasi, para tersangka menggunakan sejumlah kata sandi antara lain "melvin", "tina taon", "windu" dan "penyanyi".

Dalam OTT tersebut, tim KPK mengamankan barang bukti berupa uang 90 ribu dolar Singapura dan uang dalam pecahan Rp100 ribu berjumlah total Rp513 juta. Tim juga mengamankan dua unit mobil Toyota Avanza dan mobil Toyota Innova.

Billy Sindoro adalah mantan narapidana kasus korupsi Billy pemberian suap terhadap anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Mohammad Iqbal pada 2009 lalu. Ia divonis bersalah dan telah dihukum 3 tahun penjara.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 17 jam lalu

    Uang yang Disita KPK dari Ruang Menteri Agama Disebut Uang Honor?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons soal adanya pernyataan beberapa pihak yang menyebut uang yang disita dari ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin merupakan

  • 4 hari lalu

    KPK Temukan Uang Ratusan Juta di Ruang Menteri Agama

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang dari hasil penggeledahan di ruang kerja Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin di gedung Kementerian Agama, Jakarta

  • 4 hari lalu

    KPK Kembangkan Keterlibatan Romahurmuzhy dalam Kasus di Daerah Lain

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri kemungkinan keterlibatan Romahurmuzhy alias Rommy dalam kasus suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2

  • 2 minggu lalu

    KPK Terima Pengembalian Uang dari Taufik Kurniawan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima pengembalian uang senilai Rp3,65 miliar dari Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan (TK) yang merupakan tersangka kasus suap.Taufik

  • 3 minggu lalu

    KPK Dalami Pendirian Perusahaan Subkontraktor Fiktif

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami keterangan saksi soal pendirian perusahaan subkontraktor fiktif dalam penyidikan kasus suap pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99