Senin, 23 Okt 2017

KPK Geledah Diler Mobil

Oleh: alex
Sabtu, 16 Sep 2017 04:52
BAGIKAN:
istimewa.
Penyidik KPK.
MEDAN (EKSPOSnews): Sejumlah petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan terhadap sebuah diler mobil di Jalan Gatot Subroto Medan (Ada Jadi Mobil), Sumatera Utara.

Informasi yang didapatkan menyebutkan, penggeledehan tersebut merupakan tindak lanjut dari dugaan suap kepada Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain yang ditangkap pada Rabu (13/9).

Diler mobil tersebut diduga milik Sujendi Tarsono, salah satu tersangka yang ditahan KPK bersama Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain.

Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba di diler mobil itu sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menemui pegawai diler.

Dengan pengawalan personel kepolisian yang menggunakan senjata lengkap, petugas KPK memasuki sejumlah ruang di diler tersebut.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas KPK terlihat menggunakan rompi bertuliskan KPK dan sebagian di antaranya menggunakan masker.

Namun tidak ada seorang pun petugas KPK, termasuk personel kepolisian yang melakukan pengamanan bersedia memberikan keterangan mengenai tujuan penggeledahan tersebut.

Penggeledahan menarik perhatian masyarakat, termasuk pengguna jalan yang melintas sehingga menimbulkan kepadatan lalu lintas.

Sekitar satu jam kemudian, personel kepolisian yang dibantu pegawai showroom mobil itu menutup pintu diler tersebut.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangan tangan (OTT) terhadap Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain pada Rabu. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan tujuh orang.

Namun dalam pemeriksaan, KPK hanya menetapkan status tersangka dan menahan lima orang dalam dugaan tindak pidana korupsi suap terkait dengan pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2017.

Kelima orang itu adalah Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara Helman Herdady, dan pemilik diler mobil Sujendi Tarsono sebagai pihak penerima.

Dua orang lagi adalah Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar selaku kontraktor yang diduga sebagai pihak pemberi suap.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang tunai dengan nilai Rp346 juta.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    KPK Kehilangan Jejak Ali Fahmi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi masih mencari keberadaan Ali Fahmi alias Fahmi Al Habsyi yang merupakan staf khusus Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Arie Soedewo dalam penyid

  • 6 hari lalu

    KPK Dalami Pemberian Mobil Alphard Eddy Rumpoko

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami informasi pemberian dan kepemilikan mobil Toyota Alphard Wali Kota Batu nonaktif Eddy Rumpoko dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap p

  • satu minggu lalu

    KPK Lelang Rumah Mantan Presiden PKS

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa rumah mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq telah terjual melalui sistem "e-auction" pada

  • 2 minggu lalu

    KPK Periksa 5 Saksi Kasus Transmart

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa lima saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi dugaan suap terkait pengurusan perizinan pembangunan Mall Transmart di Cilegon

  • 2 minggu lalu

    KPK Dalami Aliran Dana Korupsi Bupati Batubara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami aliran dana dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait dengan pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara, Sum

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99