Jumat, 21 Sep 2018

KPK Bidik Tersangka Baru

Oleh: marsot
Jumat, 14 Sep 2018 05:00
BAGIKAN:
istimewa.
KPK.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan sinyal akan adanya penetapan tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan di Pekanbaru, mengatakan saat ini lembaga antirasuah itu masih menunggu finalisasi penghitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dia mengatakan sejauh ini penghitungan awal menunjukkan ada indikasi kerugian negara lebih dari Rp100 miliar.

Selanjutnya, apabila BPK menyatakan telah menyelesaikan penghitungan kerugian negara dalam dugaan kasus korupsi tersebut, maka penyidik akan melakukan pengembangan termasuk penetapan tersangka lainnya.

"Jika audit BPK tersebut sudah selesai, maka (dilakukan) proses lebih lanjut di penyidikan ini. Termasuk pengembangan pada pelaku lain akan lebih memungkinkan dilakukan," kata Febri, Kamis 13 September 2018.

Sementara menunggu finalisasi dari BPK, dia menuturkan penyidik terus mendalami proyek tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi lainnya.

Dalam perkara ini, penyidik KPK diketahui telah menetapkan dua orang tersangka. Pertama adalah mantan Kepala Dinas PUPR Bengkalis, Muhammad Nasir yang kini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Dumai. Satu tersangka lagi yakni, Hobby Siregar selaku Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction (MRC), rekanan proyek tersebut.

Sebagai bagian dari penyidikan, KPK telah memeriksa sejumlah saksi dalam perkara tersebut. Bahkan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin tak luput dari pemeriksaan, begitu juga sejumlah legislator dan kalangan pejabat pemerintahan setempat lainnya.

Penyidik KPK juga turut melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi. Diantaranya adalah Kantor DPRD Bengkalis, rumah dinas Bupati Bengkalis dan Kantor Dinas PU Bengkalis. Di Dumai, KPK menggeledah Kantor Sekda Dumai, Kantor LPSE dan rumah subkontraktor di Dumai.

KPK juga menggeledah kantor kontraktor di Pekanbaru, yakni di salah satu kantor di Kecamatan Tenayan Raya dan di Kecamatan Marpoyan Damai. Dari penggeledahan, KPK sudah mengamankan banyak dokumen terkait proyek jalan tersebut.

Dari penggeledahan di rumah dinas bupati, KPK menyita uang Rp1,9 miliar. KPK juga membawa beberapa koper yang diduga berisi dokumen terkait proyek Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih.

Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, ini merupakan proyek peningkatan jalan sepanjang 51 kilometer dan lebar 6 meter. Dianggarkan dengan dana APBD 2013-2015 sebesar Rp494 miliar.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    KPK Malaysia Tahan Najib Razak

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi atau Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) telah menahan bekas Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Mohd Najib Abdul Razak dalam kasus p

  • 4 hari lalu

    KPK Periksa Dirut Pertamina

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN yang saat ini menjabat sebagai Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati di gedung KPK, Jakarta

  • satu minggu lalu

    KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Dirut Jasindo

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan terhadap mantan Direktur Utama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Budi Tjahjono (BTJ).Sebelumnya, KPK telah mene

  • satu minggu lalu

    KPK Indentifikasi Korupsi Lain Bupati Labuhanbatu

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi dugaan penerimaan lain terkait proyek-proyek di Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara dengan jumlah sampai saat ini se

  • 2 minggu lalu

    Partai Golkar Kembalikan Uang ke KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Partai Golkar mengembalikan uang Rp700 juta ke KPK terkait dengan perkara dugaan penerimaan hadiah atau janji kepada anggota DPR terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembanguna

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99