Rabu, 19 Des 2018

KPK Bantu Kajaksaan Tinggi Tangkap DPO Koruptor

Oleh: alex
Sabtu, 10 Nov 2018 03:58
BAGIKAN:
istimewa.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantu Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam pencarian dan penangkapan terpidana perkara korupsi atas nama Didi Supriadi (DS) yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

"KPK melalui Unit Koordinasi dan Supervisi Penindakan (Korsup Penindakan) telah memfasilitasi tim dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam pencarian dan penangkapan DPO atas nama Didi Supriadi. Hal ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi 'trigger mechanism' yang diamanatkan UU KPK," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat 9 November 2018.

Didi ditangkap di daerah Kerten, Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah, di sebuah rumah kos.

"Penangkapan dilakukan oleh tim dari Kejaksaan Negeri Surakarta dan tim Koorsup Penindakan KPK pada 8 November 2018 sekitar pukul 22.50 WIB," ungkap Febri.

Didi Supriadi merupakan terpidana tindak pidana korupsi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tahun 2010 di PT BNI SKC Bandung pada peternak sapi Grup Simpang Jaya Dua dengan pagu Rp25 miliar. Didi Supriadi dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Tipidkor Bandung nomor 28/Pid.Sus/TPK/2016/PN.Bdg dan diperkuat dengan putusan banding nomor 32/Tipikor/2016/PT.Bdg.

Amar putusan yakni pidana penjara selama 8 (delapan) tahun dan pidana denda Rp200.000.000 (dua ratus juta rupiah) subsider penjara 3 (tiga) bulan serta membayar uang pengganti Rp12.305.510.632 (dua belas milyar tiga ratus lima juta lima ratus sepuluh ribu enam ratus tiga puluh dua rupiah) subsider penjara 5 (lima) tahun.

"Didi Supriadi diamankan di Kejaksaan Negeri Surakarta. Selanjutnya, pada tanggal 9 November 2018, Jaksa Eksekusi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat membawa Didi Supriadi dari Kejaksaan Negeri Surakarta ke Bandung untuk dieksekusi," ujar Febri.

Febri menyatakan bahwa KPK memfasilitasi pencarian DPO sejak diterima permintaan bantuan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat pada Januari 2016.

"Selama pencarian, DPO selalu berpindah-pindah dari satu kota ke kota lainnya. Pada saat tim lapangan KPK mendapatkan informasi mengenai keberadaan DPO, KPK bersama Kejaksaan Negeri Surakarta langsung menangkap dan mengamankan terpidana di wilayah hukum Kota Surakarta," tuturnyaa.

Penangkapan DPO atas nama Didi Supriyadi, kata Febri, merupakan bentuk sinergi antara KPK dan Kejaksaan dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 jam lalu

    KPK Sita Aset Mustofa Kamal Pasa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset dan dokumen terkait kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Mojokerto nonaktif Mustofa Kamal Pa

  • kemarin

    KPK Minta BUMN Hindari Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta kepada seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menghindari terjadinya modus-modus korupsi anggaran proyek konstruksi.Hal tersebut

  • kemarin

    KPK Bongkar Korupsi di Waskita Karya

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta kepada seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menghindari terjadinya modus-modus korupsi anggaran proyek konstruksi.Hal tersebut

  • 4 hari lalu

    KPK Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Bupati Pakpak Bharat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan satu tersangka kasus suap terkait proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pakpak Bharat

  • 6 hari lalu

    Kakak Ipar Bupati Cianjur Serahkan Diri kepada KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tubagus Cepy Sethiady (TCS), kakak ipar dari Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar (IRM), telah menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi."Siang ini, sekitar pukul 14.00 WIB

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99