Selasa, 12 Des 2017

Hukum Nihil untuk Bandar Sabu-Sabu. Kok Bisa?

Oleh: Jallus.
Rabu, 11 Okt 2017 04:41
BAGIKAN:
istimewa.
Vonis Hakim.
MEDAN (EKSPOSnews): Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan memberikan vonis nihil atau tanpa hukuman terhadap bandara narkoba Ayau dalam kasus kepemilikan 8 kg sabu-sabu dari Malaysia.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Medan Sindu Utomo menuntut bandar narkoba tersebut dengan hukuman mati.

Majelis hakim yang diketuai Ahmad Sayuti dalam amar putusannya menyebutkan, terdakwa Ayau tanpa hukuman dengan pertimbangan karena sudah dihukum mati pada kasus lain dalam kepemilikan sabu-sabu seberat 270 kg.

"Itulah hukuman tertinggi dan tidak perlu diterapkan hukuman berikutnya, meski terdakwa tersandung kembali dalam peredaran sabu-sabu seberat 8 kg di Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan," ujar Sayuti, Selasa 10 Oktober 2017.

Atas putusan yang kontraversial itu, JPU akan mengajukan banding Sebelumnya JPU dari Kejari Medan dalam tuntutannya meminta majelis hakim yang mengadili perkara itu untuk menjatuhkan hukuman pidana mati kepada terdakwa Ayau.

"Perbuatan terdakwa Ayau melanggar Pasal 144 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undan Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ujar jaksa.

Dalam persidangan yang sama, ada tiga terdakwa lain dalam berkas terpisah yakni Hartono, Yanto alias Asiong dan Jasmari alias Jimtek yang dituntut hukuman seumur hidup.

Dalam perkara tersebut, Hakim Ketua Achmad Sayuti kembali menganulir tuntutan seumur hidup yang diberikan kepada ketiga terdakwa dan hanya divonis 20 tahun penjara, denda membayar denda Rp1 miliar subsidair 3 bulan kurungan.

Peristiwa narkoba itu, terjadi pada 12 Januari 2017, seluruh terdakwa diamankan oleh petugas Badan Narkotika Nasional secara terpisah di sejumlah tempat di Medan, dengan barang bukti sabu asal Malaysia seberat 8 kilogram.

Dari pengakuan terdakwa, barang tersebut milik seorang terpidana mati bernama Ayau, yang berada di Lapas Klas IA Tanjung Gusta Medan.

Sebelumnya, Ayau pernah divonis mati oleh majelis hakim PN Medan dalam kasus dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 270 kilogram.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99