Minggu, 19 Mei 2019

Hakim Tolak Praperadilan Romahurmuziy

Oleh: marsot
Rabu, 15 Mei 2019 04:57
BAGIKAN:
istimewa.
Pengadilan.
JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghargai putusan hakim yang menolak permohonan praperadilan yang diajukan anggota DPR RI 2014-2019 Romahurmuziy alias Rommy, tersangka kasus suap pengisian jabatan di Kementerian Agama.

"Jadi keputusan tetap dibacakan tadi meskipun RMY (Romahurmuziy) mencabut praperadilan tersebut. Kami hargai dan kami sampaikan apresiasi terhadap hakim praperadilan tersebut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa 14 Mei 2019.

Untuk diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan melalui Hakim Tunggal Agus Widodo pada Selasa menggelar lanjutan sidang praperadilan Rommy dengan agenda putusan.

Febri menyatakan bahwa dalam putusan tersebut, hakim telah menegaskan bahwa proses penyidikan yang dilakukan lembaganya terhadap Rommy sah.

"Dari pertimbangan dan amar putusan secara "clear" menegaskan mana ruang batas-batas praperadilan bisa diajukan, misalnya penyelidikan tidak bisa diajukan di praperadilan dan juga menegaskan proses yang dilakukan KPK sah terutama dalam proses penyidikan ini," ucap Febri.

Sebelumnya, Penasihat Hukum Rommy, Maqdir Ismail, mengatakan bahwa ia mendapat pemberitahuan kliennya mencabut gugatan praperadilan secara mendadak.

"Pokoknya saya baru dapat perintah itu hari ini, sekitar pukul 10.00 atau 11.00 WIB tadi sebelum berangkat ke sini. Kemudian saya juga dipesan beliau supaya ini hanya baru boleh disampaikan kalau sudah di persidangan," kata Maqdir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa.

Hakim permohonan praperadilan Rommy sehingga mengesahkan penetapan Rommy sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait seleksi jabatan pada Kementerian Agama tahun 2018-2019.

Maqdir baru mengajukan surat pencabutan permohonan praperadilan saat hakim Agus akan membacakan putusan sekitar pukul 14.00 WIB.

"Tadi sudah disampaikan dalam surat itu, pokoknya dia bilang saya mau cabut, saya ingin konsentrasi menghadapi perkara ini nanti di perkara pokok," ungkap Maqdir.

Namun Maqdir mengaku bahwa Rommy mencabut permohonan praperadilan bukan karena tidak yakin permohonannya itu ditolak. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Hakim Tipikor Merry Purba Divonis 6 Tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadilan Medan Merry Purba divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 1 bulan kurungan karena dinilai terbukti

  • 2 minggu lalu

    KPK Tangkap Hakim di Kalimantan Timur

    BALIKPAPAN (EKSPOSnews): Hakim M. Kayat, dua pengacara, seorang panitera, dan seorang sipil di Balikpapan disergap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jumat 3 Mei 20

  • satu bulan lalu

    Siapa Pihak Lain yang Kerja Sama dengan Romahurmuziy?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengindikasikan adanya pihak lain di Kementerian Agama yang bekerja sama dengan tersangka Romahurmuziy (RMY) alias Rommy melakukan tindak pidan

  • 2 bulan lalu

    KPK Tahan Hakim PN Semarang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan hakim Pengadilan Negeri Semarang Lasito (LAS), sebagai tersangka kasus suap terkait putusan atas praperadilan kasus korupsi yang ditang

  • 2 bulan lalu

    Romahurmuziy alias Rommy Mulai Terbuka

    JAKARTA (EKSPOSnews): Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengungkapkan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy mulai bersikap terbuka

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99