Sabtu, 30 Mei 2020

Hakim Diberhentikan dengan Hormat

Oleh: Jallus
Rabu, 10 Okt 2018 19:54
BAGIKAN:
seskab.go.id
Komisi Yudisial (KY).
JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung melalui forum Majelis Kehormatan Hakim (MKH) memberhentikan hakim yustisia di Pengadilan Tinggi Gorontalo berinisial JWL.

"MKH memutuskan memberhentikan dengan hormat dengan hak pensiun, hakim terlapor dengan inisial JWL," ujar Ketua Majelis MKH Maradaman Harahap usai MKH digelar di Gedung Mahkamah Agung Jakarta, Rabu 10 Oktober 2018.

Dalam pertimbangan MKH, para majelis sependapat bahwa hakim JWL terbukti melakukan pelanggaran kode etik berat , yaitu melakukan pertemuan dengan pihak yang berperkara.

"Kedua, dia tidak membawa saksi yang meringankan, sehingga dianggap tidak menggunakan kesempatan untuk membela diri," tambah Maradaman.

MKH menyatakan sepakat pemberian uang oleh pihak berperkara kepada hakim terlapor juga dianggap terbukti, walaupun hakim terlapor membantah.

"Dan sepertinya ketika dihadapkan dengan saksi meskipun dia mengelak, tetapi dalam persidangan dia menyatakan tidak ada penyesalan," ujarnya.

Lebih lanjut Maradaman mengatakan pihaknya berharap perkara ini dapat menjadi efek jera bagi hakim lain.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh KY, hakim JWL diduga menerima suap dari pihak yang berperkara ketika dia masih menjadi ketua majelis hakim untuk perkara tindak pidana korupsi di PN Manado pada tahun 2015.

Adapun jumlah uang yang dilaporkan sebesar Rp15 juta, namun MKH berpendapat ini bukanlah persoalan besar kecilnya nilai uang yang diduga diterima, tetapi soal pelanggaran etik yang dilakukan hakim terlapor dan tindakan yang berulang.

Selain itu, hakim terlapor JWL ternyata sedang menerima sanksi nonpalu dari Badan Pengawas MA karena kasus yang berbeda.

Sidang MKH ini diketuai oleh Maradaman Harahap dengan anggota Salman Luthan, Hamdy, dan Edy Armi dari unsur Mahkamah Agung. Sementara, dari unsur Komisi Yudisial adalah Joko Sasmito, Farid Wajdi, dan Sukma Violetta.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 12 bulan lalu

    Menteri Agama Disebut Terima Suap Rp70 Juta

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, disebut menerima Rp70 juta dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin, atas bantuan sehingga Hasanu

  • tahun lalu

    Hakim Tipikor Merry Purba Divonis 6 Tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadilan Medan Merry Purba divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 1 bulan kurungan karena dinilai terbukti

  • tahun lalu

    Hakim Tolak Praperadilan Romahurmuziy

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghargai putusan hakim yang menolak permohonan praperadilan yang diajukan anggota DPR RI 2014-2019 Romahurmuziy alias Rommy, tersangka kasus

  • tahun lalu

    KPK Tangkap Hakim di Kalimantan Timur

    BALIKPAPAN (EKSPOSnews): Hakim M. Kayat, dua pengacara, seorang panitera, dan seorang sipil di Balikpapan disergap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jumat 3 Mei 20

  • tahun lalu

    KPK Tahan Hakim PN Semarang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan hakim Pengadilan Negeri Semarang Lasito (LAS), sebagai tersangka kasus suap terkait putusan atas praperadilan kasus korupsi yang ditang

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99