Kamis, 22 Agu 2019

Gatot Brajamusti Kembali Diperiksa Terkait Kepemilikan Senjata Api

Senin, 05 Sep 2016 09:10
BAGIKAN:
ist
Gatot Brajamusti.

JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Metro Jaya kembali memeriksa Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti atau GB terkait kepemilikan dua pucuk senjata api yang diduga tanpa izin.

"Kita bon (bawa) GB dari Polres Metro Jakarta Selatan dan diperiksa di Resmob (Polda Metro Jaya)," kata Kepala Unit IV Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Teuku Arsya Khadafi di Jakarta, Senin 5 September 2016.

Arsya menyebutkan pemeriksaan Gatot dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB berkaitan temuan barang bukti hasil penggeledahan di rumahnya pada Jumat (2/9) malam.

Dari penggeledah rumah Gatot di Jalan Niaga Hijau X Nomor 6 Pondok Pinang Jakarta Selatan, petugas Polda Metro Jaya dan Polda Nusa Tenggara Barat menemukan brankas berisi satu kotak berwarna coklat bertuliskan "Honest" terdapat satu plastik klip berisi kristal putih diduga sabu-sabu.

Kemudian satu kotak "Cafe Crime" berisi dua plastik klip isi kristal putih diduga sabu-sabu, satu botol "Gluco" warna hitam berisi satu plastik klip isi kristal putih diduga sabu-sabu, satu cangklong, satu kotak amunisi "Flochi" isi 36 butir peluru kaliber 7,65 mm.

Satu kotak "Panasonic" berisi 10 kotak amunisi berisi 50 butir peluru per kotak kaliber berjumlah total 100 butir, satu kotak coklat isi 72 butir kaliber 9 mm, satu kotak 50 butir diameter kecil dan dua magazen berisi satu peluru diameter 9 mm.

Selain itu, 24 tabungan BCA, satu buku rekening Bank panin, dua buah dompet berisi tiga kartu ATM BCA, satu kartu tanda pengenal Karpi, satu kartu RS Pondok Indah, satu kartu Apartemen Poins Square dan 10 bungkus "Extra Viga".

Penyidik Polda Metro Jaya juga akan mengkonfirmasi kepemilikan dua pucuk senjata api diduga milik Gatot dengan menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan pejabat pemerintah berinisial AS.

Terkait rencana penggeledahan Kantor Parfi, Kepala Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto menyatakan penyidik menunggu situasi dan kondisi.

"Itu kan area publik jadi jangan sampai nanti jadi perdebatan," tutur Budi.(ant)


  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Senjata Api Soenarko Masih Aktif

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mabes Polri menegaskan senjata api ilegal Laras panjang yang dimiliki mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko masih aktif dan bisa membinasakan mahluk hidup."Senjata ap

  • 3 bulan lalu

    Kivlan Zen Ditangkap dan Ditetapkan Tersangka Kepemilikan Senjata Api

    JAKARTA (EKSPOSnews): Mayjen Purnawirawan TNI Kivlan Zen ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api, oleh penyidik Polda Metro Jaya, sejak Rabu (29/5) petang selepas menj

  • 11 bulan lalu

    Nur Mahmudi Ismail, Kader PKS Diperiksa Polisi

    DEPOK (EKSPOSnews): Tersangka kasus dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka Sukamaju, Tapos, Kota Depok Nur Mahmudi Ismail memenuhi panggilan penyidik Tipikor Polresta Depok,  namun ia enggan berko

  • tahun lalu

    KPK Periksa Model Fenny Steffy Burase

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik KPK mengonfirmasi mengenai sumber dan penggunaan dana kegiatan Aceh Marathon 2018 kepada model Fenny Steffy Burase dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi

  • tahun lalu

    Serahkan Senjata Jenis Mouser, JK Ingin Kampungnya Aman

    BOVEN DIGOEL (EKSPOSnews): Seorang warga asal kampung Ninatie, Distrik Ninatie, Kabupaten Boven Digoel, Papua, mendadak mendatangi pos pengaman perbatasan Yonif Raider 500/Sikatan.Bukan tanpa maksud d

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99