Jumat, 28 Jul 2017

Eddy Syahputra Salim, Tukang Pungli Mulai Diadili

Oleh: Jallus
Senin, 19 Jun 2017 20:50
BAGIKAN:
istimewa
Pungutan liar.
MEDAN (EKSPOSnews): Terdakwa Eddy Syahputra Salim, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Sumatera Utara diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan, dalam kasus pungutan liar pengurusan izin galian C di Kabupaten Serdang Bedagai.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Sumut Agustini, dalam dakwaannya di Pengadilan Tipikor Medan,  menyebutkan, peristiwa pungutan liar (Pungli) itu, terjadi Kamis (6/4) di Kantor Distamben Sumut Jalan Setia Budi, Pasar II, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

"Saat itu, saksi korban Suherwin mengurus surat izin galian C yang berlokasi di Kabupaten Serdang Bedagai (sergai) ke kantor Distamben Sumut," ujar JPU, Senin 19 Juni 2017.

Namun, izin tersebut tidak juga selesai karena biaya pengurusan surat galian C yang diminta pegawai Dinas Pertambangan Sumut belum dipenuhi.

Bahkan, saksi Suherwin bolak-balik dari Kabupaten Sergai ke kantor Distamben Sumut, mengurus penerbitan rekomendasi teknis Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP), tapi belum juga selesai karena diduga dipersulit.

Kemudian, saksi tersebut akhirnya memenuhi permintaan pegawai Distamben Sumut, dengan menyetorkan uang sejumlah Rp14.900.000 (empat belas juta sembilan ratus ribu rupiah) ke ruangan Kepala Distamben Sumut.

Secara tiba-tiba tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Polda Sumut melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Distamben Sumut Eddy Saputra Salim.

Dari Kantor Distamben Sumut tersebut petugas menyita sejumlah dokumen dan uang tunai, serta dua lembar persetujuan dokumen dijadikan barang bukti.

Terdakwa dijerat Pasal 12 huruf e Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sidang kasus pungli yang dipimpin Majelis Hakim diketuai Sri Wahyuni Batubara dilanjutkan Senin (3/7) depan untuk pemeriksaaan saksi-saksi.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak