Senin, 11 Des 2017

Dokter Menipu di Pekanbaru

Oleh: Marsot
Senin, 10 Apr 2017 14:35
BAGIKAN:
istimewa
Dokter.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menangkap seorang dokter yang telah menipu korban kekasihnya sendiri dengan memintai uang senilai Rp202 juta.

"Dengan beralasan orangtuanya meninggal, pelaku meminta uang kepada korban dengan total mencapai Rp202 juta," kata Kepala Kepolisian Sektor Sukajadi, Kompol Hermawi di Pekanbaru, Senin 10 April 2017.

Pelaku berinisial PM alias Guntur Anton Raynaldi Syaputra, 37 tahun, menipu dengan beralasan ibunya meninggal dunia di Singapura dan butuh biaya untuk membawa jenazah ke Indonesia. Namun, setelah itu korban tidak bisa menghubungi pelaku yang ternyata berdinas di salah satu Puskesmas di Kabupaten Siak.

Akhirnya, dokter yang juga mengaku-ngaku sebagai oknum TNI AU itu, ditangkap tim opsnal Polsek Sukajadi, Rabu (5/4). Setelah dilaporkan korban dan dilakukan penyelidikan pelaku sembunyi di Jalan Mawar, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Dari tangan pelaku, polisi turut menyita dua lembar Surat Izin Mengemudi (SIM), terdiri dari SIM A dan SIM C. Dalam SIM itu tercatat, pelaku berprofesi sebagai anggota TNI. Pelaku bahkan sudah berkeluarga, tapi sempat juga mengimingi akan menikahi korban.

Kapolsek melanjutkan, dari hasil penyelidikan dan keterangan intansi terkait, pelaku memang tercatat sebagai Apratur Sipil Negara (ASN). Memang berprofesi sebagai dokter di Puskesmas, tapi bukan dokter di RS TNI AU.

"Kita sudah cek dan pastikan ke Dinas Kesehatan, pelaku memang seorang dokter, status ASN. Bukan oknum TNI," terang Kapolsek Saat ini pelaku telah mendekam di sel tahanan Polsek Sukajadi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat pasal 378 KUHP, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Ketika ditanya, sebelum menjadi dokter, pelaku mengaku pernah bercita-cita menjadi seorang anggota TNI, tapi tidak berhasil."Dulu saya pernah mau jadi TNI, tapi gagal. Saya butuh uang untuk lanjut ambil spesialis," ujarnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Kejari Pekanbaru Terima Pelimpahan Kasus Saracen

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Provinsi Riau menerima pelimpahan tahanan dan berkas tersangka tindak pidana ujaran kebencian Ketua Sindikat Grup Saracen atas nama Jasriadi."Rencan

  • 2 minggu lalu

    Polisi Gagalkan Pengiriman Ganja ke Pekanbaru

    STABAT (EKSPOSnews): Aparat satuan reserse narkoba Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggagalkan pengiriman 10 kilogram ganja dari dua tersangka perempuan asal Aceh dengan tujuan ko

  • 2 minggu lalu

    Tol Pekanbaru-Padang Gunakan Trase Baru

    PADANG (EKSPOSnews): Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Arie Yurwin memastikan jalan Tol Padang-Pekanbaru menggunakan trase baru yang dinilai lebih aman secara

  • 3 minggu lalu

    RSUD Pekanbaru Butuh Dana Tambahan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Kesehatan Pekanbaru, Riau membutuhkan anggaran sebesar Rp21 miliar lagi secara bertahap untuk menyelesaikan konstruksi bangunan RSUD Kota Pekanbaru."Anggaran sebesar Rp21

  • 3 minggu lalu

    Pekanbaru Siaga Banjir

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Sosial Kota Pekanbaru mulai menyiagakan logistik guna mengantisipasi bencana banjir yang mulai mengancam sejumlah wilayah di ibu kota Provinsi Riau tersebut menyusul meni

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99