Sabtu, 21 Okt 2017

Dokter Menipu di Pekanbaru

Oleh: Marsot
Senin, 10 Apr 2017 14:35
BAGIKAN:
istimewa
Dokter.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menangkap seorang dokter yang telah menipu korban kekasihnya sendiri dengan memintai uang senilai Rp202 juta.

"Dengan beralasan orangtuanya meninggal, pelaku meminta uang kepada korban dengan total mencapai Rp202 juta," kata Kepala Kepolisian Sektor Sukajadi, Kompol Hermawi di Pekanbaru, Senin 10 April 2017.

Pelaku berinisial PM alias Guntur Anton Raynaldi Syaputra, 37 tahun, menipu dengan beralasan ibunya meninggal dunia di Singapura dan butuh biaya untuk membawa jenazah ke Indonesia. Namun, setelah itu korban tidak bisa menghubungi pelaku yang ternyata berdinas di salah satu Puskesmas di Kabupaten Siak.

Akhirnya, dokter yang juga mengaku-ngaku sebagai oknum TNI AU itu, ditangkap tim opsnal Polsek Sukajadi, Rabu (5/4). Setelah dilaporkan korban dan dilakukan penyelidikan pelaku sembunyi di Jalan Mawar, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Dari tangan pelaku, polisi turut menyita dua lembar Surat Izin Mengemudi (SIM), terdiri dari SIM A dan SIM C. Dalam SIM itu tercatat, pelaku berprofesi sebagai anggota TNI. Pelaku bahkan sudah berkeluarga, tapi sempat juga mengimingi akan menikahi korban.

Kapolsek melanjutkan, dari hasil penyelidikan dan keterangan intansi terkait, pelaku memang tercatat sebagai Apratur Sipil Negara (ASN). Memang berprofesi sebagai dokter di Puskesmas, tapi bukan dokter di RS TNI AU.

"Kita sudah cek dan pastikan ke Dinas Kesehatan, pelaku memang seorang dokter, status ASN. Bukan oknum TNI," terang Kapolsek Saat ini pelaku telah mendekam di sel tahanan Polsek Sukajadi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat pasal 378 KUHP, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Ketika ditanya, sebelum menjadi dokter, pelaku mengaku pernah bercita-cita menjadi seorang anggota TNI, tapi tidak berhasil."Dulu saya pernah mau jadi TNI, tapi gagal. Saya butuh uang untuk lanjut ambil spesialis," ujarnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Renovasi Pasar Modern di Pekanbaru Hampir Rampung

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru menyatakan renovasi fisik Pasar Higienis di ibu kota Provinsi Riau senilai Rp1,2 miliar tersebut mencapai 70 persen."Insha Al

  • satu minggu lalu

    Trans Metro Diminati Warga Pekanbaru

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru menyatakan sebanyak 10.000 warga ibu kota Provinsi Riau tersebut menggunakan jasa bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) setiap harinya."Bus TMP menga

  • 2 minggu lalu

    Bentrokan Mahasiswa di Pekanbaru Memalukan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pengamat Pendidikan Provinsi Riau Soemardi Taher mengaku sedih dan malu atas peristiwa bentrokan antara mahasiswa Fisipol dan Teknik Universitas Riau pada Kamis (5/10) malam hi

  • 2 minggu lalu

    Wali Kota Pekanbaru Haramkan Fee Proyek. Apa Benar?

    PEKANBARU (EKSPOSnews):  Wali kota Pekanbaru, Firdaus MT melarang atau mengharamkan adanya praktik setoran fee untuk mendapatkan proyek pemerintah yang dalam belakangan ramai dibicarakan di kalan

  • satu bulan lalu

    Mobil Sampah untuk Pekanbaru Bakal Ditambah

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru mengajukan penambahan 50 unit armada mobil pengangkut sampah senilai Rp4 miliar dengan sistem sewa pada APBD Perubahan 2017

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99