Minggu, 19 Mei 2019

Dewi Tanjung Laporkan Amien Rais ke Polda Metro Jaya

Oleh: marsot
Rabu, 15 Mei 2019 05:01
BAGIKAN:
istimewa.
Amien Rais.
JAKARTA (EKSPOSnews): Calon Legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewi Ambarita atau Dewi Tanjung melaporkan politisi senior PAN Amien Rais dan kawan-kawannya terkait ujaran "people power" ke Polda Metro Jaya.

"Hari ini saya bersama tim lawyer melaporkan Amien Rais dkk dalam hal ini ada HRS (Habib Rizieq Shihab) dan Bachtiar Nasir. Perkaranya sama dengan yang kami sangkakan pada Eggi Sudjana yakni kasus makar 'people power'," kata Dewi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 14 Mei 2019.

Pelaporan Amien Rais, kata Dewi, berkaitan dengan orasi politisi senior PAN itu di depan KPU pada 1 maret 2019.

Adapun pelaporan pada Rizieq Shihab, ujar Dewi, adalah berdasarkan video yang beredar luas di grup Whatsapp di mana Imam Besar FPI tersebut menyerukan people power dan meminta Presiden Jokowi turun. Sementara Bachtiar Nasir berdasarkan videonya di youtube yang menyerukan revolusi berkali-kali.

"Amien Rais waktu demo KPU. Waktu itu saya sempat lihat maka saya laporkan. Sebenarnya ini mau saya laporkan bersamaan dengan Eggi, tapi karena kurang alat bukti jadi hanya Eggi. Hari ini saya laporkan Amien Rais dengan HRS dan Bachtiar Nasir," ucapnya.

Dalam melaporkan tiga orang tersebut, Dewi menyertakan empat barang bukti berupa kepingan CD yang merekam semua video Amien Rais, Habib Rizieq Shihab dan Bachtiar Nasir.

Dewi mengatakan, dirinya melaporkan Amien Rais, Habib Rizieq Shihab, dan Bachtiar Nasir. Laporan tersebut teregistrasi dalam laporan nomor LP/2998/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimum tertanggal 14 Mei.

Ketiganya dilaporkan dengan Pasal tindak pidana pemufakatan jahat dan atau makar atau tindak pidana informasi dan atau transaksi alat elektronik, Pasal 107 KUHP dan atau Pasal 116 Jo Pasal 87 KUHP Jo Pasal 55 KUHP Jo Pasal 56 KUHP dan atau Pasal 14, Pasal 15 UURI No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45A Ayat 2 UURI no 19 tahun 2016 tentang perubahan UURI no 10 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Bareskrim Polri Limpahkan Berkas Kasus Penagih Utang Bank Danamon

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Bareskrim Polri mengirimkan berkas kasus dua penagih utang dari Bank Danamon Indonesia (BDI) yang mengambil paksa dokumen Kapal TB Herlina 2 milik PT Pelayaran Borneo Ka

  • 4 minggu lalu

    Pernyataan Amien Rais Dinilai Tergesa-Gesa

    SURABAYA (EKSPOSnews): Sejumlah kiai sepuh Jawa Timur menyayangkan pernyataan Amien Rais di video yang tersebar di media sosial yang menyampaikan bahwa hasil Pemilihan Presiden 2019 di Jatim dimenangk

  • 2 bulan lalu

    Amien Rais Melenceng dari Konstitusi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai pernyataan Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Amien Rais soal pengerahan "people power" atau kekuatan ra

  • 4 bulan lalu

    Idham Azis Resmi Jabat Kabareskrim

    JAKARTA (EKSPOSnews): Irjen Pol Idham Azis resmi menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri setelah dilakukan upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol Tito

  • 5 bulan lalu

    Bareskrim Sita Sabu-Sabu Asal Malaysia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyita paket kristal sabu seberat 22 kg asal Malaysia dan menangkap enam tersangka.Barang bukti sabu tersebut ditemukan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99