Sabtu, 26 Mei 2018

Dahlan Iskan Divonis 2 Tahun, Jaksa Banding

Oleh: Marsot
Jumat, 21 Apr 2017 18:00
BAGIKAN:
istimewa
Dahlan Iskan divonis.
SURABAYA (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Jawa Timur berencana melakukan banding terkait dengan putusan kasus dugaan korupsi terdakwa Dahlan Iskan selama dua tahun penjara di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Maruli Hutagalung di Surabaya,  mengatakan, pengajuan banding tersebut sesegera mungkin akan dikirimkan.

"Saat ini tim jaksa masih melakukan pembenahan dan tentunya akan dilakukan pengajuan banding terkait dengan kasus ini," katanya saat dikonfirmasi di kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Jumat 21 April 2017.

Sementara itu, Dahlan Iskan menyatakan terimakasih karena sudah dinyatakan tidak terbukti menerima uang negara. Namun, Dahlan mengakui kesalahannya dan bertanggung jawab atas jabatannya sebagai Dirut PT PWU waktu itu.

"Terimakasih pada majelis hakim karena saya dinyatakan tidak memakan uang negara. Namun, secara moral saya bertanggung jawab sebagai Dirut waktu itu, dan saya tidak akan lari dari tanggung jawab tersebut," ucapnya.

Dahlan menambahkan, dia manganggap PT PWU yang dia pimpin waktu itu ternyata memiliki aturan yang berbeda. Bagi Dahlan, karena perusahaan tersebut sudah berbentuk PT maka dia mengira aturan PT yang harus berjalan.

"Tapi ternyata itu tidak berlaku, jadi ini bisa dibuat pelajaran untuk para Dirut PT saat ini. Belajar dari sidang ini. Anggaplah ini kebodohan saya karena terlalu emosi untuk mengabdi," urainya.

Sebelumnya, Dahlan dituntut enam tahun, Dahlan juga dituntut denda sebesar Rp750 juta subsidair 6 kurungan. Selain itu, juga dibebani membayar uang pengganti sebesar Rp4,1 miliar subsidair tiga tahun penjara.

Akan tetapi, dalam putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Surabaya yang diketuai Tahsin, Dahlan divonis selama dua tahun penjara, denda Rp100 juta atau diganti kurungan dua bulan penjara.

Untuk diketahui, kasus aset PWU diusut Kejati Jatim pada 2015 lalu. Diduga, terjadi pelepasan sebanyak 33 aset milik PWU yang bermasalah. Namun, penyidik masih fokus terhadap penanganan hukum dua aset PWU di Kediri dan Tulungagung yang dilaksanakan secara curang.

Akibatnya, negara dirugikan. Penjualan terjadi pada tahun 2003, saat Dahlan menjadi Dirut PT PWU tahun 2000-2010. Penyidik menduga penjualan aset itu cacat hukum sejak proses awal. Penjualan dilakulan tanpa melalui prosedur yang ditentukan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Pembakar Sekolah di Palangka Raya Dihukum 7 Tahun Penjara

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Direktur Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Agung Prasetyoko menilai wajar atas vonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang menghukum tujuh tahu

  • 2 bulan lalu

    Bos Saracen Divonis Ringan

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, Provinsi Riau menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada Jasriadi, yang disebut-sebut sebagai ketua sindikat Saracen karena dinilai te

  • 4 bulan lalu

    Pengacara Akhmad Zaini Divonis 2,5 Tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews):Pengacara Akhmad Zaini divonis 2,5 tahun penjara ditambah denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan karena menyuap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) Tarmiz

  • 5 bulan lalu

    Pembunuh Anak Pejabat Divonis Mati

    TAPAKTUAN (EKSPOSnews): Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tapaktuan, menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap terdakwa Edi Syahputra (25), karena secara sah dan meyakinkan telah melakukan pemnuhan berenc

  • 5 bulan lalu

    Terdakwa Pemerkosa Pelajar SMP Divonis Bebas

    SUKABUMI (EKSPOSnews): Terdakwa kasus pemerkosaan gadis pelajar SMP di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berinisial RO divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Cibadak."Kami terkejut setelah m

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99