Kamis, 23 Mei 2019

DPD Hormati Kasus Hukum Irman Gusman

Sabtu, 17 Sep 2016 20:06
BAGIKAN:
ist
Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad.

JAKARTA (EKSPOSnews): Pimpinan dan Anggota DPD RI menyerahkan sepenuhnya kepada KPK atas kasus dugaan suap yang dihadapi Ketua KPK Irman Gusman (IG) dengan mendukung penanganan hukum secara profesional.

"Menyikapi konferensi pers yang diselenggarakan pimpinan KPK tentang OTT (operasi tangkap tangan) terhadap oknum anggota DPD RI, kami, pimpinan dan segenap anggota DPD RI menyatakan prihatin atas kejadian tersebut," kata Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad kepada pers di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Sabtu 17 September 2016.

Farouk Muhammad menyampaikan sikap resmi DPD RI tersebut, didampingi Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, dan beberapa anggota DPD RI.

Pada kesempatan tersebut, Ada lima butir sikap DPD RI yang disampaikan Faoruk Muhammad.

Selain dua butir yang sudah disebut diatas, menurut Farouk, DPD RI juga bersikap, dugaan KPK tentang keikutsertaan Irman Gusman (IG) dalam OTT KPK tidak ada kaitannya dengan kewenangan lembaga DPD RI.

"Tindakan hukum oleh KPK tidak akan mempengaruhi pelaksanaan tugas DPD RI, dan kami akan tetap menjalankan kewajiban baik secara kelembagaan maupun perseorangan sebagaimana mestinya," katanya.

Menurut Farouk, pimpinan dan anggota DPD RI juga menghimbau kepada semua pihak, khususnya para elite, untuk menjaga asas praduga tak bersalah dan tidak mengaitkan tindakan terhadap perseorangan anggota tersebut dengan keberadaan dan peranan lembaga DPD RI serta mengharapkan tidak terjadi "trial by the press" dengan menjunjung proses hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Ketua KPK, Agus Rahardjo mengumumkan, KPK telah menetapkan Ketua DPD RI Irman Gusman (IG) dan dua lainnya yakni XSS dan MNI sebagai tersangka terkait dugaan korupsi kuota gula impor untuk wilayah Sumatera Barat.

Agus Rahardjo mengatakan hal itu kepada pers di kantor KPK, Jakarta, Sabtu sore.

"KPK menetapkan status tersangka pada tiga orang yakni XSS, MNI, dan IG terkait dugaan tindak korupsi pada penyelenggara negara," ujar Agus.

Menurut Agus, pada OTT yag dilakukan petugas dari KPK didapatkan barang bukti berupa uang Rp100 juta.(ant)


  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Presiden Angkat Pansel Pimpinan KPK

    KUTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo menetapkan sembilan orang sebagai panitia seleksi (pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023."Pansel tersebut dibentuk untuk menjamin kualit

  • 6 hari lalu

    Bupati Bengkalis Jadi Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bupati Bengkalis Amril Mukminin bersama satu orang lainnya sebagai tersangka dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana

  • 7 hari lalu

    Presiden Segera Umumkan Nama Pansel Pimpinan KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): Presiden Joko Widodo mengatakan segera mengumumkan nama-nama anggota Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)."Nanti kalau sudah diumumkan silakan dibaca," kat

  • satu minggu lalu

    KPK Tahan Bupati Jepara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Jepara 2017-2022 Ahmad Marzuqi (AM) yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait putusan atas praperadi

  • 2 minggu lalu

    Bupati Solok Selatan Jadi Tersangka Korupsi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan dan pemberian hadiah atau janji

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99