Rabu, 17 Okt 2018

Buronan Korupsi Bank Sumut Dicekal

Oleh: Jallus
Minggu, 23 Jul 2017 06:14
BAGIKAN:
istimewa
Bank Sumut.
MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera utara melakukan cegah tangkal (cekal) terhadap tersangka buronan Haltatif, dugaan korupsi pembelian 294 unit kendaraan dinas Bank Sumut senilai Rp17 miliar tahun anggaran 2013.

"Pencekalan terhadap tersangka korupsi itu telah disampaikan oleh Kejaksaan Agung kepada Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut, Agus Salim, dalam pertemuan dengan wartawan seusai acara Memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-57, di Medan, Sabtu 22 Juli 2017.

Buronan tersebut dicekal, menurut dia, agar dia tidak bisa pergi ke luar negeri, karena tersangkut kasus korupsi yang merugikan keuangan negara.

Bahkan, tersangka itu sempat terpantau olen tim intelijen dan sedang berada di Aceh, namun menghilang lagi dan tidak diketahui dimana berada.

"Kejati sampai saat ini, masih terus mencari dimana buronan tersebut bersembunyi," kata Agus.

Ia menyebutkan, Kejati Sumut juga telah meminta bantuan Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mencari tersangka yang menghilang itu.

Tersangka Haltatif yang juga rekanan pengaadaan kendaraan dinas di Bank Sumut, selama ini tidak pernah hadir, ketika dilakukan pemanggilan di Kejati Sumut.

Tersangka dinilai tidak kooperatif, dan bahkan telah menghilang dari kediamannya.

Sehubungan dengan itu, Kejati minta kepada Haltatif dengan penuh kesadaran dan segeralah menyerahkan diri secara baik-baik, untuk diproses secara hukum.

Kemudian, bagi masyarakat yang melihat tersangka itu, dapat melapor ke Kejati Sumut maupun Kejaksaan Negeri.

"Saat ini, cuma tinggal tersangka Haltatif yang belum tertangkap dan menjalani pemeriksaan, dalam kasus korupsi tersebut," kata Aspidsus Kejati Sumut.

Sebelumnya, Kejati Sumut menangkap Zulkarnain, buronan dugaan korupsi pembelian 294 unit kendaraan dinas Bank Sumut senilai Rp17 miliar tahun anggaran 2013.

Tersangka Zulkarnain, Pelaksana Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diamankan di salah satu rumah makan Jalan Setia Budi Medan, Rabu (1/2) pukul 12.00 WIB.

Kemudian dibawa ke Kejati Sumut untuk menjalani pemeriksaan selama lebih kurang tiga jam, dan dititipkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Gusta Medan.

Selama menjalani pemeriksaan, tersangka kooperatif dan tidak mempersulit penyidik Kejati Sumut.

Kejati Sumut juga telah menahan Iwan Pulungan, Kepala Divisi Bank Sumut tersangka dugaan korupsi pembelian 294 unit kendaeaan dinas senilai Rp17 miliar tahun anggaran 2013, dan dititipkan di Rumah Tahanan Negara Medan, Jumat (21-10-2016).

Selain itu, Kejati Sumut, Rabu (20-7 -2016) menahan dua orang tersangka dugaan korupsi di Bank Sumut, yakni Muhammad Yahya mantan Direktur Operasional Bank Sumut dan Jefri Sitindaon, Asisten III Divisi Umum Bank Sumut.

Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (16/2) menghukum Mantan Direktur Operasional (Dirops) PT Bank Sumut, M Yahya dan Mantan Asisten III Divisi Umum Bank Sumut Jefri Sitindaon dihukum masing-masing 2,5 tahun penjara.

Sedangkan, Iwan Pulungan dan Zulkarnain, saat ini dituntut JPU masing-masing tujuh tahun penjara.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    Karen Agustiawan Dicekal

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejaksaan Agung menyatakan mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan (KGA) telah dicegah bepergian ke luar negeri sejak dirinya menjadi saksi dugaan

  • 11 bulan lalu

    Tersangka Korupsi Alkes Binjai Dicekal

    MEDAN (EKSPOSnews): Mantan Kepala Unit Layanan dan Pengadaan (ULP) RSUD Djoelham Binjai, berinisil CPT, tersangka dugan korupsi pengadaan alat kesehatan senilai Rp3,5 miliar dari dana APBN Tahun Angga

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99