Minggu, 21 Okt 2018

Bercanda dengan Bom, Penumpang Lion Air Ditahan

Oleh: marsot
Rabu, 30 Mei 2018 05:08
BAGIKAN:
istimewa.
Ditahan.
PONTIANAK (EKSPOSnews): Polresta Pontianak, tetapkan FN salah seorang penumpang maskapai Lion Air, sebagai tersangka kasus candaan bom, Senin (28/5) malam, yang berdampak menimbulkan kekacauan.

"Penetapan FN sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara dengan kesimpulan, bahwa perbuatan FN melanggar pasal 437 ayat (1) dan (2), UU No. 1/2009 tentang Penerbangan," kata Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo saat dihubungi di Pontianak, Selasa 28 Mei 2018.

Ia menjelaskan, dengan ditetapkannya FN sebagai tersangka, maka dia (FN) langsung dilakukan penahan, karena dikhawatirkan melarikan diri.

Gelar perkara dilakukan, Selasa malam (29/5) sekitar pukul 19.30 WIB bertempat di ruang kerja kasat Reskrim Polresta Pontianak, katanya.

Adapun peserta gelar perkara tersebut, diantaranya, Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli, kemudian Kasubdit PPNS Penerbangan Ditjen Hubungan Udara Kemenhub, Budianto; dan PPNS Penerbangan Ditjen Hubungan Udara Kemenhub, yakni M Anshar, Nursyamsu, dan Aditya P R, serta beberapa tim penyidik dari Polresta Pontianak.

Sebelumnya, pada Senin malam, sekitar pukul 18.30 WIB, pesawat Lion Air JT 687 tujuan Jakarta, mengalami penundaan karena salah seorang penumpang berinisial FN mengutarakan adanya bom kepada salah seorang pramugari Lion Air pada saat menaruh tas bawaannya di bagasi di cabin pesawat tersebut.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji mengimbau masyarakat Kalbar agar cerdas dan rasional dalam menyikapi candaan bom, seperti kasus FN pada Senin (28/5) malam sehingga terjadi kekacauan.

"Saya imbau masyarakat agar tidak perlu takut, dan masyarakat harus berpikir rasional, karena baik orang maupun barang-barang yang masuk ke pesawat pasti sudah diperiksa melalui mesin x-ray sehingga sudah dalam keadaan aman," katanya.

Sehingga, menurut dia, barang-barang berbahaya yang bisa meledak misalnya pasti tidak bisa lolos, karena telah melalui mesin x-ray tersebut.

"Oleh karena itu, masyarakat harus cerdas, tidak perlu panik dan takut oleh isu-isu yang dikatakan oleh seseorang seperti candaan bom tersebut," imbaunya.

Dalam kesempatan itu, dia menambahkan, terkait diproses hukumnya pelaku FN dan desakan agar yang membuka pintu darurat juga diproses, dia menyerahkan sepenuhnya pada penegak hukum dalam memprosesnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Lion Air Terlantarkan Penumpang di Palu

    PALU (EKSPOSnews): Ratusan penumpang yang juga merupakan korban gempa bumi dan tsunami 7,4 SR memprotes maskapai penerbangan Lion Air karena mereka ditelantarkan di Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri K

  • 4 minggu lalu

    Penumpang Wings Airlines Kecewa

    TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Lebih dari 20 orang penumpang Wings Airlines jurusan Pekanbaru-Tanjungpinang merasa kecewa karena ditelantarkan di Batam.Salah seorang penumpang, Anita, yang dihubungi di T

  • satu bulan lalu

    Penumpang Kelas Bisnis Ala Garuda Indonesia

    TANGERANG (EKSPOSnews): Penumpang kelas bisnis maskapai Garuda Indonesia ke depannya akan bisa langsung naik helikopter milik Whitesky Aviation atau Helicity melalui kerja sama yang disepakati kedua p

  • 2 bulan lalu

    Kala Pilot dan Awak Kabin Lion Air Disekolahkan Lagi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Manajemen Lion Air Group akan mendidik lagi pilot serta kru kabin yang terlibat dalam perizinan memakai mikrofon pesawat pada penerbangan JT 297 rute Pekanbaru-Jakarta pada Sabtu

  • 2 bulan lalu

    Lion Air Buka Rute Manado-Bali

    MANADO (EKSPOSnews): Maskapai penerbangan Lion Air akan melakukan ekspansi bisnia dengan membuka rute baru Manado- Bali (pulang pergi) di bulan September 2018 nanti."Penerbangan langsung ini akan dila

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99