Rabu, 20 Mar 2019

Bareskrim Sita Sabu-Sabu Asal Malaysia

Oleh: marsot
Sabtu, 15 Des 2018 04:18
BAGIKAN:
istimewa.
Sabu-sabu.
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyita paket kristal sabu seberat 22 kg asal Malaysia dan menangkap enam tersangka.

Barang bukti sabu tersebut ditemukan dalam bungkus plastik alumunium foil.

"Totalnya yang ditangkap enam tersangka dengan peran berbeda-beda," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto di Jakarta, Jumat 14 Desember 2018.

Eko menjelaskan, awalnya penyidik menangkap tersangka ZNL (47) dan TMS (39) di perempatan Asrama Simpang Gaperta, Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Sumatera Utara pada Sabtu, 8 Desember 2018.

Dari tangan kedua tersangka, penyidik menyita 5 kg sabu yang dibawa dari Aceh ke Medan.

"Tersangka ZNL dan TMS ini merupakan kurir yang diperintahkan oleh tersangka MWD dan HSN," katanya.

Keesokan harinya, penyidik menangkap MWD (34) dan HSN (46) di Jalan Ahmad Yani, Langsa Timur, Kota Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Penyidik lalu menggeledah rumah MWD yang berlokasi di Desa Giri Paloh Igeuh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Di rumah MWD ditemukan barang bukti sabu 17 kg yang disimpan di ban cadangan mobil.

"Tersangka MWD dan HSN ini perannya sebagai kurir khusus di Aceh," kata Eko.

Pada Senin 10 Desember, penyidik menangkap tersangka lainnya, yakni SD (35) di Kampung Simpang Tiga, Aceh Tamiang. SD berperan sebagai penjemput paket sabu dari tengah perairan Manyak Payed, Aceh menggunakan kapal nelayan.

"SD perannya menjemput narkoba di tengah laut. Setelah SD menerima paket (narkoba), lalu paket diserahkan ke tersangka lainnya yakni JNL," katanya.

Di hari yang sama, setelah JNL (29) sempat melarikan diri, penyidik akhirnya berhasil menangkap JNL yang bersembunyi di Pesantren Abi Leman Simpang Tiga, Aceh Tamiang.

Penyidik kini masih mengejar BM yang kini masih buron. BM diduga berperan sebagai pengendali jaringan ini. "BM ini pemesan sabu ke Malaysia," katanya.

Atas perbuatannya, keenam tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp10 miliar ditambah sepertiga.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Idham Azis Resmi Jabat Kabareskrim

    JAKARTA (EKSPOSnews): Irjen Pol Idham Azis resmi menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri setelah dilakukan upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol Tito

  • 3 bulan lalu

    Bareskrim Polri Akan Periksa Bahar bin Smith

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bahar bin Smith sebagai saksi dalam kasus ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo, pada Kamis pagi.Jadwal pemeri

  • 5 bulan lalu

    Fadli Zon Dilaporkan ke Bareskrim

    JAKARTA (EKSPOSnews): Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet melalui media sosial."Kasus dari Rat

  • 6 bulan lalu

    Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu dari Malaysia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Polisi Eko Daniyanto mengatakan jajarannya berhasil mengungkap 20 kilogram narkotika jenis sabu-sabu asal Malaysia yang dis

  • 6 bulan lalu

    Kader PSI Laporkan Fadli Zon ke Bareskrim

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest Tanudjaja melaporkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon ke Bareskrim Polri terkait unggahan video di akun media sosial twitter milik F

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99