Selasa, 18 Jun 2019

Bareskrim Polri Akan Periksa Bahar bin Smith

Oleh: alex
Kamis, 06 Des 2018 04:33
BAGIKAN:
istimewa.
Bareskrim Polri.
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bahar bin Smith sebagai saksi dalam kasus ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo, pada Kamis pagi.

Jadwal pemeriksaan tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Syahar Diantono saat dihubungi pada Rabu 5 Desember 2018.

"Sesuai surat panggilan, (pemeriksaan pada Kamis) pukul 10.00 WIB," kata Kombes Syahar.

Pemeriksaan akan bertempat di Kantor Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jakarta Pusat.

Syahar juga menambahkan bahwa penanganan kasus Bahar sudah naik ke tingkat penyidikan. "Status perkaranya sudah penyidikan," katanya.

Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa 11 orang saksi dan empat ahli.

Dari hasil pemeriksaan para saksi tersebut, diketahui bahwa video berisi ujaran kebencian Bahar yang permasalahkan merupakan video rekaman ceramah Bahar pada 8 Januari 2017 dalam peringatan Maulid Nabi di Palembang, Sumatera Selatan.

Sebelumnya Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid menyebutkan Bahar menyampaikan ucapan yang mengandung kebencian terhadap Presiden Joko Widodo yakni: "Kalo kamu ketemu Jokowi, kamu buka cel*n*nya itu, jangan-jangan h**d Jokowi itu, kayaknya b*nc* itu".

Calon anggota legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menilai ucapan Bahar bukan kritik atau ceramah yang beradab, namun perkataan yang melecehkan seorang Kepala Negara.

Selanjutnya, Muannas melaporkan Bahar ke Polda Metro Jaya berdasarkan Laporan Polisi Nomor: TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 28 November 2018, namun kemudian kasus dilimpahkan ke Mabes Polri.

Bahar bin Smith dituduh melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan Pasal 4 huruf b angka 2 juncto Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Ernis dan Pasal 207 KUHP.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Bareskrim Polri Limpahkan Berkas Kasus Penagih Utang Bank Danamon

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Bareskrim Polri mengirimkan berkas kasus dua penagih utang dari Bank Danamon Indonesia (BDI) yang mengambil paksa dokumen Kapal TB Herlina 2 milik PT Pelayaran Borneo Ka

  • 4 bulan lalu

    Bahar bin Smith Didakwa dengan Pasal Berlapis

    BANDUNG (EKSPOSnews): Bahar bin Smith yang menjadi terdakwa perkara penganiayaan kepada dua remaja di Kabupaten Bogor, menjalani sidang perdananya dengan agenda pembacaan dakwaan di Gedung Pengadilan

  • 6 bulan lalu

    Kasus Bahar bin Smith Ditangani Secara Profesional

    BANDUNG (EKSPOSnews): Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan Polda Jawa Barat dalam menangani kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Bahar bin Smith sudah di

  • 10 bulan lalu

    Petani Adukan Peredaran Gula Rafinasi ke Bareskrim Polri

    JAKARTA (EKSPOSnews): Petani tebu yang bernaung di bawah Andalan Petani Tebu Indonesia (Aptri), mengadukan peredaran gula kristal rafinasi (GKR) ke pasar yang berasal dari tiga perusahaan kepada Bares

  • 2 tahun lalu

    Bareskrim Geledah Bank BJB Syariah

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Cabang Bank Jabar Banten Syariah (BJBS) di Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat.Pengg

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99