Selasa, 21 Mei 2019

Bandar Besar Narkoba Sulit Ditangkap?

Kamis, 01 Sep 2016 09:26
BAGIKAN:
ist
Freddy Budiman bandar narkoba yang sudah dieksekusi mati.

MEDAN (EKSPOSnews): Pola peredaran gelap narkoba yang umumnya menggunakan sistem jaringan terputus menyebabkan pihak kepolisian sering kesulitan menangkap bandar besarnya.

Usai pemusnahan barang bukti narkoba di Medan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Edy Iswanto mengatakan, kesulitan itu sering ditemui dalam pengembangan kasus narkoba selama ini.

Karena itu, anggota jaringan narkoba yang berhasil ditangkap pihak kepolisian hanya sering di tingkat kurir dan pengedar.

"Sedangkan bandar besar yang berada di puncak masih jarang ditemukan," katanya.

Kesulitan semakin ditemukan pihak kepolisian jika peredaran gelap narkoba tersebut melibatkan jaringan internasional.

Edy Iswanto mencontohkan penangkapan anggota sindikat narkoba asal Malaysia MFBS yang di Bandara Kualanamu pada 4 Agustus 2016.

Padahal barang bukti yang dibawa warga negara Malaysia yang bertempat tinggal di Pulau Penang tersebut cukup banyak, yakni sekilogram (kg) lebih sabu-sabu.

Kepolisian hanya berhasil menangkap jaringan setingkat kurir dan pemesan sabu-sabu tersebut yang masih menjadi tahanan di lembaga pemasyarakatan di Sumut.

Sedangkan bandar besar yang berada di Malaysia dan menjadi pemasok sabu-sabu tersebut tidak berhasil ditangkap.

"Sulit menangkap orang yang di Malaysia, yang bisa dilakukan hanya melapor ke Mabes (Polri) dan koordinasi dengan Kedubes Malaysia," katanya.(ant)


  Berita Terkait
  • 14 jam lalu

    Vonis Mati untuk Warga Prancis

    MATARAM (EKSPOSnews): Pengadilan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat, mejatuhkan vonis hukuman mati kepada Warga Negara Perancis, Dorfin Felix (35), karena terbukti menyelundupkan 2,98 kilogram narkob

  • 4 hari lalu

    Lapas Narkoba Langkat Sudah Kondusif

    JAKARTA (EKSPOSnews): Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami menyatakan bahwa kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Langkat Sumatera Utara, pada saat ini sudah kembali kondusif setelah

  • 3 minggu lalu

    Riau Peringkat Lima Peredaran Narkoba

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Gubernur Riau, Syamsuar, prihatin karena daerah berjuluk “bumi lancang kuning” itu masuk urutan lima besar peredaran narkoba dari 34 provinsi di Indonesia.“Kalau bisa kit

  • 4 minggu lalu

    Oknum Polisi Bandar Narkoba Divonis 12 Tahun Penjara

    BATURAJA (EKSPOSnews): Oknum anggota kepolisian Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan nonaktif Aiptu Budi Risfayanda yang menjadi bandar narkotika divonis 12 tahun penjara oleh mejelis Hakim Peng

  • 4 minggu lalu

    Pemilik Sabu-Sabu Dicampur Arang Ditangkap di Pekanbaru

    JAKARTA (EKSPOSnews): Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil membekuk pemilik narkotika jenis sabu-sabu yang diselundupkan dengan truk kontainer melalui tol Bakauheni, Lampung, Sen

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99