Rabu, 21 Agu 2019

Bagus! Angelina Sondakh Tak Dapat Remisi

Rabu, 17 Agu 2016 15:45
BAGIKAN:
ist
Korupsi (ilustrasi).

JAKARTA (EKSPOSnews): Politikus Angelina Sondakh yang mendapat hukuman 12 tahun karena kasus korupsi proyek Wisma Atlet di Hambalang Kabupaten Bogor, Jawa Barat tidak mendapatkan remisi Hari Kemerdekaan.

Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas Harian Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pondok Bambu Ari Budianingsih di Jakarta, Rabu 17 Agustus 2016.

"Angelina Sondakh tidak mendapatkan remisi karena dia tidak bekerja sama dengan penegak hukum (tidak menjadi Justice Collaborator) sebagai salah satu syarat menerima remisi," kata Ari.

Pada upacara peringatan Kemerdekaan pun Angelina tidak terlihat di barisan peserta upacara, menurut Ari para peserta yang ikut upacara hanyalah narapidana yang mendapat remisi saja.

"Di sini ada 892 orang, di antaranya 319 narapidana dan 565 tahanan. Lapangan upacara hanya dapat memuat 100 orang saja, oleh sebab itu yang ikut upacara hanya perwakilan narapidana yang mendapat remisi saja," kata Ari.

Selain Angelina Sondakh, tokoh lain yang menjalani masa hukuman di Rutan Pondok Bambu adalah anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Hanura Dewie Yasin Limpo yang juga tersangkut kasus korupsi belum menerima remisi.

Di rutan tersebut, sebanyak 184 narapidana perempuan mendapat remisi Hari Kemerdekaan.

"Narapidana di sini ada 319 orang dan 184 mendapat pengurangan masa tahanan sementar empat orang bebas, kata P saat ditemui wartawan di Jakarta, Rabu 17 Agustus 2016.

Dia mengatakan para penerima remsi dinilai berkelakuan baik selama dalam tahanan, dan mereka akan dievaluasi selama enam bulan ke depan, jika mereka berbuat ulah maka remisinya dapat dicabut.

Masa remisi yang diterima narapidana pun beragam, sebanyak 53 orang mendapatkan remisi satu bulan, sebanyak 44 orang mendapat remisi sebanyak dua bulan, sebanyak 58 orang mendapat remisi tiga bulan, sebanyak 18 orang mendapat empat bulan, sebanyak tujuh orang mendapat remisi lima bulan.

Para penerima remisi memakai baju putih hitam saat mengikuti upacara Kemerdekaan yang berlangsung hikmad, setelah upacara mereka mengikuti berbagai perlombaan.(ant)


  Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Yasonna H Laoly, Masih Layakkah Jadi Menteri Hukum dan HAM?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Energy Watch menilai Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly telah merusak pemahaman hukum lantaran menyebut status Warga Negara Indonesia (WNI) mantan Menteri ESDM

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99