Rabu, 11 Des 2019

BNN Temukan Narkotika Jenis Baru

Oleh: Jallus
Sabtu, 29 Jun 2019 03:51
BAGIKAN:
istimewa.
Irjen Pol Heru Winarko, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan ekstasi jenis baru dari penangkapan sindikat pada 12 Mei 2019 di tempat kejadian perkara (TKP) Bekasi, Jawa Barat yang akan dimusnahkan.

Sindikat yang diamankan dari tiga lokasi berbeda di Bekasi, yaitu AF, E, dan ZC dengan barang bukti sabu seberat 182,91 kilogram dan 48.672 butir ekstasi.

"Kita temukan dari penangkapan di Bekasi dan yang kita musnahkan ini. Disamping MDMA (Metamfetamina) ada ekstasi jenis lain yang kita temukan yaitu PMMA (Paramethamphetamine) berbeda dengan ekstasi yang biasanya," Kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Heru Winarko usai pemusnahan barang bukti narkoba di Kantor BNN, Jakarta, Jumat 28 Juni 2019.

Menurut Heru, bila ekstasi berbentuk tulang ikan itu dikonsumsi oleh pecandu baru, maka tubuh tidak akan kuat menanggung efek ekstasi yang dikonsumsi. Hal itu sangat membahayakan karena ada kemungkinan bisa menyebabkan kematian.

"Efeknya 7-11 kali lebih parah dibanding ekstasi biasanya. Orang yang baru mengkonsumsi ekstasi jenis itu, langsung masuk ke rumah sakit," Kata dia.

Sementara Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Inspektur Jenderal Polisi Arman Depari menyebutkan ekstasi yang beredar di Indonesia umumnya hanya mengandung zat yang mengandung MDMA dan MDA. Dan untuk jenis baru ini, diketahui terbuat dari tiga zat berbeda yang digabung jadi satu.

"Ekstasi atau tablet yang kita temukan ini terdiri dari tiga jenis narkoba, bukan hanya satu jenis, yaitu katinon, pentilon dan sintetik kanabinoit," kata Irjen Pol Arman Depari.

Arman menjelaskan, apa yang bisa dijual, apa yang diminati oleh masyarakat, pengedar pasti akan produksi dan mereka juga meningkatkan kualitasnya. Karena narkoba ini tidak satu sumber, kalau dari sumber yang lain dari jenis lain kurang begitu enak. Tentunya para pengguna pecandu mencari yang menurutnya enak.

Dia menamnbahkan, dulu yang pernah diketahui ada jenis crocodile, gorila dan jenis ini lebih keras lagi. Walaupun jenis ini sebenarnya hampir sama, kalau yang lalu seperti tembakau gorilla itu hanya terdiri dari satu unsur narkoba, yaitu sintetik kanabinoit. Kemudian jenis yang lain hanya pentilon, dan hanya terdiri dari katinon.

"Kalau ini tiga-tiganya digabung jadi satu tablet. Membuat orang seperti zombie jika habis mengkonsumsinya," kata Arman.

Menurut dia, jenis ini produksinya belum diketahui asalnya. Namun ini dari Malaysia yang diselundupkan ke Indonesia melalui Pekanbaru, dan pihak BNN melakukan kontrol pemantauan pengirimannya yang kemudian tertangkap di Bekasi.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    BNN Musnahkan Sabu dan Ganja Sitaan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional memusnahkan ratusan kilogram barang bukti penyalahgunaan narkoba yang disita dalam kurun Juli hingga Agustus 2019. Kepala BNN Komjen Heru Winarko me

  • 5 bulan lalu

    BNN Sita 14 Kilogram Ganja Kering

    JAMBI (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi menyita 14 Kg ganja kering di Kawasan Kota Jambi yang di kemas dalam 14 paket siap diedar dari seorang kurir narkotika di Jambi.Penan

  • 8 bulan lalu

    BNN Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia-Indonesia

    MEDAN (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dan BNN Provinsi Sumatera Utara mengamankan narkoba jenis sabu-sabu seberat 84 kg merupakan jaringan internasional Indonesia-Malaysia.Deputi Pe

  • 8 bulan lalu

    BNN Ungkap Jaringan Narkoba Malaysia-Dumai

    SURABAYA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap peredaran gelap Narkotika jaringan Malaysia - Indonesia (Aceh - Dumai - Medan)"Modusnya narkotika masuk ke Indonesia melalui j

  • 8 bulan lalu

    BNN Bawa Pulang dari Penang 2 Penyelundup Narkoba Asal Aceh

    SURABAYA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membawa pulang dua tersangka penyelundupan 64 kilogram sabu dari Malaysia yang bernama Samsul Bahti dan Maman Nurmansyah."Penangkapan ked

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99