Rabu, 21 Agu 2019

Ada Pungli pada Program Sertifikasi Gratis Pak Jokowi!

Oleh: marsot
Selasa, 31 Jul 2018 04:03
BAGIKAN:
istimewa.
Sertifikat tanah.
PATI (EKSPOSnews): Warga Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengeluhkan tingginya biaya pengurusan sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang diklaim gratis.

Menurut salah seorang warga Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Pati, Muriyono, ada pungutan yang dilakukan oleh pihak panitia program PTSL di desa.Bahkan, lanjut dia, mayoritas warga mengakui biaya yang dibayarkan terlalu mahal.

Untuk bisa ikut dalam program sertifikat massal melalui PTSL tersebut, katanya, warga harus membayar Rp600 ribu untuk setiap bidangnya.

Padahal setahu dia, program tersebut gratis, tetapi faktanya warga masih dipungut biaya."Besaran biaya yang harus dikeluarkan berbada-beda karena ada yang Rp600 ribu dan ada pula yang Rp1,1 juta," ujarnya. Untuk itulah, lanjut dia, warga Desa Gadudero hari ini (30/7) mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupate Pati untuk menanyakan soal biaya serta kapan sertifikat warga bisa diambil.

Ia mengaku mendaftarkan sebidang tanahnya melalui program PTSL pada tahun 2017, namun hingga saat ini belum ada kejelasan kapan sertifikat miliknya akan diserahkan.

"Kami datang ke Kantor BPN ini untuk menanyakan kejelasan sertifikat tanah warga, karena sudah hampir 21 bulan tidak kunjung jadi," ujarnya, Senin 30 Juli 2018.

Menanggapi keluhan warga soal pungutan, Wakil Ketua BPN Pati Suroso mengaku tidak tahu menahu soal itu.

"Kalaupun ada pungutan atau penarikan biaya, hal itu menjadi tanggung jawab dari panita PTSL di desa," ujarnya.Pasalnya, kata dia, program PTSL yang ditangani BPN sudah dibiayani oleh dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sehingga warga yang mengajukan permohonan untuk pensertifikatan tanahnya dibebaskan dari biaya penerbitan sertifikatnya.

"Meskipun prosesnya ditanggung dana DIPA yang bersumber dari APBN, namun pemohon tetap harus memenuhi pesyaratan lainya seperti kebutuhan meterai dan patok ukur yang harus ditanggung sendiri oleh pemohon," ujarnya.Jika dianggap terlalu mahal, kata dia, bisa dipertanyakan kepada panitia di desa yang memungut biaya."Pada intinya semua pengurusan sertifikat PTSL di BPN gratis mulai dari biaya pendaftaran hingga biaya ukur adalah nol rupiah," tegas Suroso.

Terkait seritifikat warga Desa Gadudero, katanya, sebagian besar sudah jadi, sedangkan lainnya masih dalam proses pemberkasan.

Dari total 500 berkas permohonan sertifikat tanah yang diajukan warga Desa Gadudero, katanya, masih ada 76 berkas yang belum terbit karena masih dalam proses penyempurnaan berkasnya, sedangkan 424 sertifikat sudah diterbitkan dan siap diserahkan kepada pemiliknya.

BPN juga menunjukkan sertifikat milik warga yang telah diterbitkan, sedangkan warga meminta agar pertugas BPN membuat pernyataan untuk sesegera mungkin membagikan sertifikat milik warga yang telah jadi kepada masing-masing pemiliknya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    RNI Minta Perlindungan Hukum Aset Negara Kepada Satgas Saber Pungli

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) mengajukan permohonan perlindungan hukum terhadap aset negara kepada Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kemenk

  • 9 bulan lalu

    RNI Dorong Pengusutan Penyerobotan Lahan HGU PG Jatitujuh ke Satgas Saber Pungli

    JAKARTA (EKSPOSnews): Salah satu Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam bidang agroindustri, PT PG Rajawali II, terus berupaya menyelesaikan permasalahan penyero

  • 10 bulan lalu

    Saber Pungli Tangkap 2 Petugas Dinas Perhubungan Rembang

    TEMANGGUNG (EKSPOSnews): Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bereaksi keras atas tertangkapnya dua petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang dalam operasi tangkap tangan Saber Pungli.Ganjar di Teman

  • tahun lalu

    Pungli di Lembaga Pemasyarakatan Bukan Barang Baru Pak Menteri?

    TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Sejumlah terdakwa dan narapidana kasus korupsi mengungkap pungutan liar yang dilakukan oknum petugas di Rumah Tahanan Klas 1 Tanjungpinang, Kepulauan Riau.Seorang napi kasu

  • 2 tahun lalu

    Tim Saber Pungli Padang Akan Tingkatkan Kinerja

    PADANG (EKSPOSnews): Tim satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan pihaknya untuk meningkatkan kinerja pada 2018, dengan memperbanyak pengungkap

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99