Senin, 20 Mei 2019

Aceh Butuh Balai Rehabilitasi Narkoba

Oleh: marsot
Jumat, 05 Apr 2019 10:32
BAGIKAN:
istimewa.
Narkoba.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyatakan, daerah itu membutuhkan balai rehabilitasi narkoba guna mengobati korban penyalahgunaan barang terlarang tersebut.

"Hingga saat ini di Aceh belum ada balai rehabilitasi narkoba. Padahal, balai tersebut sangat dibutuhkan korban narkoba," kata Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Faisal Abdul Naser di Banda Aceh, Jumat 5 April 2019.

Jenderal Polri bintang satu itu menyebutkan bahwa korban penyalahgunaan narkoba di Aceh mencapai 63 ribu orang lebih. Mereka ini membutuhkan program rehabilitasi, agar mereka tidak terjerat menggunakan barang terlarang tersebut.

Oleh karena itu, sudah saatnya Aceh memiliki balai rehabilitasi untuk mengobati korban narkoba yang umumnya generasi muda di provinsi ujung barat Indonesia itu.

"Penanganan penyalahgunaan narkoba tidak hanya cukup dengan pemberantasan. Tapi yang lebih penting lagi bagaimana upaya pencegahan dan rehabilitasi," kata Brigjen Pol Faisal Abdul Naser.

Untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, BNN sudah meluncurkan program desa bersinar atau bersih narkoba. Program ini bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri.

"Dengan program ini, kami mengajak masyarakat beserta perangkat desa ikut bersama-sama mewujudkan desa bersih narkoba. Program desa bersinar ini untuk menyelamatkan generasi muda Aceh dari bahaya narkoba," kata Brigjen Pol Faisal Abdul Naser.

Sebelumnya, Brigjen Pol Abdul Naser bersama Bupati Aceh Besar Mawardi Ali meresmikan rumah rehabilitasi narkotika, psikotropika, dan zat adiktif atau napza.

Kepala BNNP Aceh itu menyebutkan, rumah rehabilitasi tersebut berada di Gampong Lampineung, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Rumah rehabilitasi tersebut yang pertama di Aceh.

"Rumah tersebut dikelola puskemas, pemerintahan gampong, dan BNNP Aceh. Kami berharap kehadiran rumah rehabilitasi tersebut bisa menjadi contoh pemerintah kabupaten/kota lainnya di Aceh untuk melakukan hal serupa," demikian Brigjen Pol Faisal Abdul Naser. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    BUMN Santuni Anak Yatim di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terdiri dari PT PLN, PTPN1 dan Adhi Karya, menggelar safari Ramadhan 1440 Hijriah dengan menyantuni 1.000 anak yatim Aceh.Santunan anak yatim d

  • 4 hari lalu

    Rekapitulasi Nasional Provinsi Aceh, Prabowo Ungguli Jokowi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Hasil rekapitulasi nasional Provinsi Aceh yang dilakukan KPU RI di Jakarta, Rabu malam menunjukkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengungguli perolehan suara Jokowi-Ma�

  • 2 minggu lalu

    Pembunuhan Sadis di Aceh Utara

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Polisi masih mendalami motif pelaku pembunuhan sadis yang menewaskan ibu dan dua anaknya, di Desa Ule Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.“Terh

  • 2 minggu lalu

    Berburu Daging Meugang di Aceh

    Keniscayaan jika harga daging setiap menjelang puasa Ramadhan di seluruh Provinsi Aceh mencapai klimaksnya yakni di atas Rp150.000 per kilogram, bahkan terkadang bisa mencapai Rp200.000 per kilogram.S

  • 3 minggu lalu

    Penyakit TBC Masih Tinggi di Aceh

    SABANG (EKSPOSnews): Menteri Kesehatan  Nila Farid Moeloek menyatakan Aceh termasuk salah satu provinsi merah yang memiliki penularan tuberculosis (TBC) tertinggi.“Saat ini Indonesia masih diha

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99