Rabu, 24 Jul 2019

40 Kilogram Ganja Kering dari Aceh

Oleh: marsot
Jumat, 05 Apr 2019 14:17
BAGIKAN:
istimewa.
Ganja dari Aceh.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Rokan Hilir, Provinsi Riau, menangkap sepasang kekasih berinisial MW alias Efendi dan NS alias Utami serta menyita 40 kilogram ganja kering asal Provinsi Aceh dari tangan mereka.

"Total 40 paket besar yang dibungkus plastik cokelat berisi daun ganja kering kita sita. Pengakuan tersangka dibawa dari Aceh untuk diedarkan di Riau," kata Kepala Satresnarkoba Polres Rokan Hilir AKP Herman Pelani di Pekanbaru, Jumat 5 April 2019.

Selain itu, Herman juga mengatakan jajarannya turut menyita satu unit mobil minibus Daihatsu Xenia dalam pengungkapan yang dilakukan di Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir pada Kamis kemarin (4/4).

Ia menjelaskan seluruh barang bukti tersebut disita dari kedua tersangka yang tengah dimabuk asmara tersebut setelah menerima informasi rencana pengiriman narkoba jenis tanaman dalam jumlah besar dari Aceh via Sumatera Utara dan menuju ke Kabupaten Rokan Hilir.

Berdasarkan informasi tersebut, jajarannya melakukan serangkaian penyelidikan dan pemetaan di lapangan. Selain itu, dia juga memerintahkan kepada sejumlah anggotanya untuk melakukan penyamaran.

Setelah beberapa jam di lapangan, Polisi menemukan mobil yang dari informasi awak disebutkan berisi 40 kilogram ganja tersebut. Mobil itu kemudian berhenti di pinggir Jalan Antara. "Dari pengamatan, ciri-ciri orang dan mobil yang mereka gunakan sama dengan informasi yang kami peroleh," kata mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Siak itu.

Di dalam mobil terdapat empat orang, termasuk pasangan kekasih tersebut. Saat transaksi dilakukan, dua orang laki-laki lainnya merasa curiga dan melarikan diri, sementara pasangan itu tak berkutik ketika dilakukan penyergapan.

Dari keterangan kedua tersangka, barang bukti ganja tidak langsung mereka simpan di dalam mobil, namun ditempatkan di suatu lokasi. Dari keterangan keduanya pula polisi berhasil menemukan barang bukti tersebut di lokasi tidak jauh penyergapan.

Untuk saat ini, sepasang kekasih itu terpaksa menjalani hubungan mereka dibalik jeruji besi Mapolres Rokan Hilir atas perbuatan yang mereka lakukan. "Kami sedang melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap peredaran ganja ini. Begitu juga dengan dua rekan mereka yang melarikan diri sudah ditetapkan DPO dan diburu," katanya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Pemerintah Aceh Evaluasi Perusahaan Tambang

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Aceh terus melakukan evaluasi terhadap perusahaan tambang yang beroperasi di provinsi paling barat Indonesia guna mencengah terjadinya pelanggaran hukum."Pemerintah

  • 7 hari lalu

    Rumah Sakit di Aceh Turun Kelas

    MEULABOH (EKSPOSnews): Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan merekomendasikan penyesuaian kelas sebanyak 21 rumah sakit yang tersebar di sejumlah kab

  • 2 minggu lalu

    Kebakaran Hutan di Aceh Meluas

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi paling barat Indonesia ini mencapai 60 hektare (ha) dalam sepekan terakhir."

  • 2 minggu lalu

    Melegalkan Poligami di Aceh

    MEULABOH (EKSPOSnews): Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Barat, Teungku Abdurrani Adian mengatakan pihaknya sangat setuju dan sependapat dengan rencana Pemerintah Aceh untuk mel

  • 3 minggu lalu

    BNN Sita 14 Kilogram Ganja Kering

    JAMBI (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi menyita 14 Kg ganja kering di Kawasan Kota Jambi yang di kemas dalam 14 paket siap diedar dari seorang kurir narkotika di Jambi.Penan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99