Senin, 20 Mei 2019

40 Kilogram Ganja Kering dari Aceh

Oleh: marsot
Jumat, 05 Apr 2019 14:17
BAGIKAN:
istimewa.
Ganja dari Aceh.
PEKANBARU (EKSPOSnews): Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Rokan Hilir, Provinsi Riau, menangkap sepasang kekasih berinisial MW alias Efendi dan NS alias Utami serta menyita 40 kilogram ganja kering asal Provinsi Aceh dari tangan mereka.

"Total 40 paket besar yang dibungkus plastik cokelat berisi daun ganja kering kita sita. Pengakuan tersangka dibawa dari Aceh untuk diedarkan di Riau," kata Kepala Satresnarkoba Polres Rokan Hilir AKP Herman Pelani di Pekanbaru, Jumat 5 April 2019.

Selain itu, Herman juga mengatakan jajarannya turut menyita satu unit mobil minibus Daihatsu Xenia dalam pengungkapan yang dilakukan di Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir pada Kamis kemarin (4/4).

Ia menjelaskan seluruh barang bukti tersebut disita dari kedua tersangka yang tengah dimabuk asmara tersebut setelah menerima informasi rencana pengiriman narkoba jenis tanaman dalam jumlah besar dari Aceh via Sumatera Utara dan menuju ke Kabupaten Rokan Hilir.

Berdasarkan informasi tersebut, jajarannya melakukan serangkaian penyelidikan dan pemetaan di lapangan. Selain itu, dia juga memerintahkan kepada sejumlah anggotanya untuk melakukan penyamaran.

Setelah beberapa jam di lapangan, Polisi menemukan mobil yang dari informasi awak disebutkan berisi 40 kilogram ganja tersebut. Mobil itu kemudian berhenti di pinggir Jalan Antara. "Dari pengamatan, ciri-ciri orang dan mobil yang mereka gunakan sama dengan informasi yang kami peroleh," kata mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Siak itu.

Di dalam mobil terdapat empat orang, termasuk pasangan kekasih tersebut. Saat transaksi dilakukan, dua orang laki-laki lainnya merasa curiga dan melarikan diri, sementara pasangan itu tak berkutik ketika dilakukan penyergapan.

Dari keterangan kedua tersangka, barang bukti ganja tidak langsung mereka simpan di dalam mobil, namun ditempatkan di suatu lokasi. Dari keterangan keduanya pula polisi berhasil menemukan barang bukti tersebut di lokasi tidak jauh penyergapan.

Untuk saat ini, sepasang kekasih itu terpaksa menjalani hubungan mereka dibalik jeruji besi Mapolres Rokan Hilir atas perbuatan yang mereka lakukan. "Kami sedang melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap peredaran ganja ini. Begitu juga dengan dua rekan mereka yang melarikan diri sudah ditetapkan DPO dan diburu," katanya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    BUMN Santuni Anak Yatim di Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terdiri dari PT PLN, PTPN1 dan Adhi Karya, menggelar safari Ramadhan 1440 Hijriah dengan menyantuni 1.000 anak yatim Aceh.Santunan anak yatim d

  • 4 hari lalu

    Rekapitulasi Nasional Provinsi Aceh, Prabowo Ungguli Jokowi

    JAKARTA (EKSPOSnews): Hasil rekapitulasi nasional Provinsi Aceh yang dilakukan KPU RI di Jakarta, Rabu malam menunjukkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengungguli perolehan suara Jokowi-Ma�

  • 2 minggu lalu

    Pembunuhan Sadis di Aceh Utara

    LHOKSEUMAWE (EKSPOSnews): Polisi masih mendalami motif pelaku pembunuhan sadis yang menewaskan ibu dan dua anaknya, di Desa Ule Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.“Terh

  • 2 minggu lalu

    Berburu Daging Meugang di Aceh

    Keniscayaan jika harga daging setiap menjelang puasa Ramadhan di seluruh Provinsi Aceh mencapai klimaksnya yakni di atas Rp150.000 per kilogram, bahkan terkadang bisa mencapai Rp200.000 per kilogram.S

  • 3 minggu lalu

    Penyakit TBC Masih Tinggi di Aceh

    SABANG (EKSPOSnews): Menteri Kesehatan  Nila Farid Moeloek menyatakan Aceh termasuk salah satu provinsi merah yang memiliki penularan tuberculosis (TBC) tertinggi.“Saat ini Indonesia masih diha

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99