Rabu, 20 Jun 2018

31 Hakim Sudah Diberhentikan karena Melawan Aturan

Oleh: Jallus
Jumat, 05 Jan 2018 14:07
BAGIKAN:
istimewa.
Hakim.
JAKARTA (EKSPOSnews): Juru bicara Komisi Yudisial (KY) Farid Wajdi mengatakan bahwa sebanyak 31 hakim telah diberhentikan melalui sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH), terhitung sejak MKH digelar pertama kali.

"Sepanjang MKH dilaksanakan pada tahun 2009-2017, dari 49 sidang MKH yang sudah digelar, sebanyak 31 orang hakim telah dijatuhi sanksi pemberhentian tetap," ujar Farid melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Jumat 5 Januari 2018.

Sidang MKH merupakan forum pembelaan diri bagi hakim yang berdasarkan hasil pemeriksaan dinyatakan terbukti melanggar KEPPH dan direkomendasikan untuk dijatuhi sanksi berat berupa pemberhentian.

Dari 49 sidang MKH yang telah digelar oleh KY dan MA, sebanyak 16 hakim dijatuhi sanksi non-palu selama tiga bulan hingga dua tahun.

Kemudian satu hakim dijatuhi sanksi ringan berupa teguran tertulis dengan akibat pengurangan tunjangan kinerja sebesar 75 persen selama 3 bulan, dan satu hakim lainnya mengundurkan diri sebelum sidang MKH digelar.

"Dengan adanya penjatuhan sanksi ini merupakan upaya penegakan KY dalam rangka menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, dan perilaku hakim," tutur Farid.

Lebih lanjut Farid mengatakan bahwa kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan oleh para hakim tersebut memang layak untuk diberikan sanksi dengan tujuan menimbulkan efek jera.

Penjatuhan sanksi tersebut dikatakan Farid merupakan bukti bahwa KY tidak memberikan toleransi atas perilaku curang yang dlakukan oleh hakim terlapor.

"Apapun jenis atau tingkatan sanksi sepatutnya tidak ada pilihan bahwa sanksi terdahulu mesti dijadikan sebagai pelajaran penting bagi setiap hakim," tukas Farid.

Tercatat bahwa dari 49 sidang MKH tersebut 22 laporan diantaranya terkait dengan praktik suap dan gratifikasi atau sebesar 44,9 persen.

Selain kasus suap dan gratifikasi, kasus perselingkuhan dan pelecehan seksual juga termasuk jenis kasus yang banyak disidangkan dalam MKH, yaitu sebanyak 17 perkara atau 34,6 persen.

Khusus di tahun 2017, KY dan MA menggelar tiga kali sidang MKH dengan rincian, satu kasus penyuapan, dan dua kasus perselingkuhan.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Hakim Berintegritas untuk Capai Keadilan

    KUDUS (EKSPOSnews): Untuk mencapai keadilan dalam persidangan, dibutuhkan seorang hakim yang memiliki integritas. Dengan integritas itulah, maka keadilan menjadi sesuatu yang tidak mustahil untuk dica

  • 2 bulan lalu

    Kasus Edward Soeryadjaya Diserahkan kepada Hakim Tipikor

    JAKARTA (EKSPOSnews): Jaksa Agung M Prasetyo menyerahkan sepenuhnya kepada hakim tipikor guna menyikapi permohonan praperadilan tersangka dugaan korupsi Dana Pensiun (Dapen) PT Pertamina (Persero) yan

  • 2 bulan lalu

    Sekjen KPK Diberhentikan dengan Hormat

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sekretaris Jenderal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Raden Bimo Gunung Abdul Kadir diberhentikan dengan hormat dari jabatannya terkait kinerja."Pak Bimo ini bukan baru lho, Kep

  • 2 bulan lalu

    Hakim Batalkan JC Andi Narogong

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan terkait putusan dari Pengadilan Tinggi Jakarta soal banding terdakwa perkara korupsi KTP-elektronik (KTP-e) Andi Agustinus alias A

  • 3 bulan lalu

    KPK Amankan Hakim dan Panitera di PN Tangerang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan tujuh orang termasuk hakim, panitera pengganti, pengacara dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten."Seja

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99