Selasa, 24 Sep 2019

3 Unit Sepeda Bagi Siapa yang Mengungkap Penyerangan Novel Baswedan

Oleh: alex
Selasa, 04 Jun 2019 04:38
BAGIKAN:
istimewa.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
JAKARTA (EKSPOSnews): Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyumbang satu sepeda miliknya bagi pengungkap kasus penyerangan Novel Baswedan.

"Pada Minggu (2/6), pimpinan KPK Saut Situmorang memberikan sepeda kesayangannya. Pemberian tersebut menyambut peringatan 800 hari kasus Novel Baswedan yang akan jatuh pada 20 Juni 2019," kata Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo di Jakarta, Senin 3 Juni 2019.

Pemberian sepeda dari Saut Situmorang tersebut menambah jumlah sepeda yang dipajang di teras gedung KPK menjadi tiga buah sepeda sebagai hadiah bagi pihak yang dapat mengungkapan kasus Novel Baswedan

"Sepeda terbaik yang pernah aku punya, aku serahkan untuk mengungkap kejujuran, kebenaran dan keadilan," kata Saut seperti yang diungkapkan Yudi.

Pada Jumat (24/5) saat buka bersama dengan wartawan, Saut mengaku membeli sepeda dari Australia dan merupakan sepeda terbagus yang ia miliki dan ingin ia berikan untuk orang yang mengungkapkan kasus penyerangan Novel Baswedan.

Sebelumnya pada peringatan 16 bulan penyerangan Novel Baswedan 27 Juli 2018 lalu, Wadah Pegawai KPK mengadakan sayembara bagi pihak-pihak yang dapat mengungkap kasus Novel Baswedan.

Dalam kesempatan tersebut PP Muhammadiyah dan Wadah Pegawai KPK menyediakan masing-masing satu sepeda.

"Pemberian sepeda tersebut seharusnya semakin mendorong Presiden untuk memenuhi janjinya dalam mengungkap kasus Novel Baswedan," tambah Yudi.

Sepeda pertama yang diberikan dari WP KPK adalah sepeda jenis BMX warna hitam dan putih seharga Rp950 ribu yang dibeli di satu toko di Pasar Jumat.

Sedangkan sepeda kedua dari PP Muhammadiyah adalah sepeda warna merah dengan keranjang di bagian depannya. Hingga saat ini belum ada pihak yang mengklaim berhak mendapatkan sepeda tersebut. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Penasehat KPK Ancam Mengundurkan Diri

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Mohammad Tsani Annafari mengancam akan mundur sebagai penasihat KPK periode 2017-2021 bila ada orang yang cacat etik terpilih sebagai

  • 4 minggu lalu

    18 Capim KPK yang Lolos Seleksi Tak Layak Pimpin Lembaga Antirasuah?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi menanggapi pernyataan juru bicara KPK Febri Diansyah soal rekam jejak 20 calon pimpinan yang lolos pada tahap profile assess

  • 2 bulan lalu

    Kronologi Kasus Suap Impor Bawang Putih

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi tangkap tangan terkait kasus suap pengurusan izin impor bawang putih Tahun 2019.KPK pada Kamis (8/8) malam telah mengumum

  • 2 bulan lalu

    KPK Periksa Sejumlah Pejabat Provinsi Kepulauan Riau

    BATAM (EKSPOSnews): Sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus perizinan reklamasi yang melibatkan Gubernur Kepri nonaktif Nurdin

  • 2 bulan lalu

    Mencari Pimpinan KPK yang Berani

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani meyakini Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mampu menemukan calon pimpinan KPK terbaik dari 104 nama yang lulus uji

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99