Selasa, 21 Mei 2019

3 Polisi Jadi Tersangka Kerusuhan Meranti

Minggu, 28 Agu 2016 20:07
BAGIKAN:
ist
Polisi (ilustrasi).

PEKANBARU (EKSPOSnews): Kepala Kepolisian Daerah Riau, Brigadir Jenderal Supriyanto mengatakan penyidik telah menetapkan tiga anggota polisi dari Polres Meranti sebagai tersangka dalam perkara tewasnya warga dalam penangkapan, yang memicu bentrokan berdarah di Kota Selatpanjang.

"Ada beberapa yang dilakukan pemeriksaan. Sampai hari ini, tiga ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolda dalam keterangan kepada pers di Pekanbaru, Minggu 28 Agustus 2016.

Meski begitu, ia belum bersedia membuka identitas ketiga polisi yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut. Ia beralasan, penyidik masih terus mendalami keterangan para tersangka tersebut.

Ia hanya menegaskan bahwa anggota yang terbukti bersalah pasti akan ditindak tegas. Termasuk diantaranya sanksi yang diterapkan apakah sanksi administrasi, sidang komisi kode etik polri (KKEP) hingga pidana. Hal itu untuk mengungkap kasus tersebut secara terbuka dan menciptakan keadilan.

"Yang jelas sudah tiga (tersangka). Untuk detailnya nanti dari Propam termasuk arah sanksi yang akan diterapkan," ujarnya singkat.

Sebelumnya, 15 anggota Polres Meranti diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Riau terkait meninggalnya Apri Adi Pratama (24), tersangka pembunuh Brigadir Adil Tambunan. Adil Tambunan tewas dengan sejumlah luka senjata tajam pada beberapa bagian tubuhnya.

Apri membunuh Adil Tambunan yang merupakan anggota Polres Meranti karena asmara. Namun, Apri Adi Pratama yang merupakan pegawai honorer Dispenda Meranti itu tewas sesaat berhasil diamankan petugas.

Pasca tewasnya Apri Adi Pratama, ribuan warga melakukan unjuk rasa di Mapolres Selatpanjang. Mereka menuntut Kapolres AKBP Asep Iskandar menjelaskan penyebab kematian Adi. Aksi massa semakin memanas ketika jumlah warga mencapai 2.000 orang. Warga dan polisi terlibat lempar-lemparan batu hingga menyebabkan seorang pengunjuk rasa bernama Isrusli meninggal dunia.

Terkait peristiwa itu, Kasatreskrim Polres Meranti, AKP Aditya Warman dan 14 jajarannya diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Riau "15 orang personil Polres Meranti saat ini masih diperiksa di Mapolda Riau. Termasuk Kasat Reskrim (Polres Meranti)," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBp Guntur Aryo Tejo.

Guntur mengatakan, ke 15 orang tersebut diperiksa untuk dua perkara berbeda. Pertama terkait tewasnya tersangka pembunuh polisi Birgadir Adil S Tambunan, Apri Adi Pratama. Selanjutnya terkait meninggalnya seorang warga saat menggelar aksi demonstrasi mengepung Mapolres Meranti, Isrusli.(ant)


  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Potensi Kerusuhan Menjelang Penetapan Pemilu

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan berdasarkan pemantauan intelijen tidak terdapat potensi kerusuhan saat penetapan hasil p

  • 2 minggu lalu

    Polisi Miliki Bukti Kuat Kasus Pencucian Uang Bachtiar Nasir

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan penyidik memiliki alat bukti yang cukup terkait dengan kasus dugaan tindak pidana pen

  • 3 minggu lalu

    Polisi Periksa Wagub Sumut, Kasus Lahan Sawit di Hutan Lindung

    MEDAN (EKSPOSnews): Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeckshah kembali diperiksa Direskrimsus Polda Sumut sebagai saksi kasus perusahaan keluarganya PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) yang diduga menjadikan

  • 3 minggu lalu

    KPK Tetapkan Tersangka Alihfungsi Hutan di Riau

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka terdiri dari perorangan dan korporasi terkait pemberian hadiah atau janji pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provi

  • 4 minggu lalu

    Oknum Polisi Bandar Narkoba Divonis 12 Tahun Penjara

    BATURAJA (EKSPOSnews): Oknum anggota kepolisian Polres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan nonaktif Aiptu Budi Risfayanda yang menjadi bandar narkotika divonis 12 tahun penjara oleh mejelis Hakim Peng

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99