Minggu, 21 Jul 2019

3 Polisi Jadi Tersangka Kerusuhan Meranti

Minggu, 28 Agu 2016 20:07
BAGIKAN:
ist
Polisi (ilustrasi).

PEKANBARU (EKSPOSnews): Kepala Kepolisian Daerah Riau, Brigadir Jenderal Supriyanto mengatakan penyidik telah menetapkan tiga anggota polisi dari Polres Meranti sebagai tersangka dalam perkara tewasnya warga dalam penangkapan, yang memicu bentrokan berdarah di Kota Selatpanjang.

"Ada beberapa yang dilakukan pemeriksaan. Sampai hari ini, tiga ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolda dalam keterangan kepada pers di Pekanbaru, Minggu 28 Agustus 2016.

Meski begitu, ia belum bersedia membuka identitas ketiga polisi yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut. Ia beralasan, penyidik masih terus mendalami keterangan para tersangka tersebut.

Ia hanya menegaskan bahwa anggota yang terbukti bersalah pasti akan ditindak tegas. Termasuk diantaranya sanksi yang diterapkan apakah sanksi administrasi, sidang komisi kode etik polri (KKEP) hingga pidana. Hal itu untuk mengungkap kasus tersebut secara terbuka dan menciptakan keadilan.

"Yang jelas sudah tiga (tersangka). Untuk detailnya nanti dari Propam termasuk arah sanksi yang akan diterapkan," ujarnya singkat.

Sebelumnya, 15 anggota Polres Meranti diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Riau terkait meninggalnya Apri Adi Pratama (24), tersangka pembunuh Brigadir Adil Tambunan. Adil Tambunan tewas dengan sejumlah luka senjata tajam pada beberapa bagian tubuhnya.

Apri membunuh Adil Tambunan yang merupakan anggota Polres Meranti karena asmara. Namun, Apri Adi Pratama yang merupakan pegawai honorer Dispenda Meranti itu tewas sesaat berhasil diamankan petugas.

Pasca tewasnya Apri Adi Pratama, ribuan warga melakukan unjuk rasa di Mapolres Selatpanjang. Mereka menuntut Kapolres AKBP Asep Iskandar menjelaskan penyebab kematian Adi. Aksi massa semakin memanas ketika jumlah warga mencapai 2.000 orang. Warga dan polisi terlibat lempar-lemparan batu hingga menyebabkan seorang pengunjuk rasa bernama Isrusli meninggal dunia.

Terkait peristiwa itu, Kasatreskrim Polres Meranti, AKP Aditya Warman dan 14 jajarannya diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Riau "15 orang personil Polres Meranti saat ini masih diperiksa di Mapolda Riau. Termasuk Kasat Reskrim (Polres Meranti)," kata Kabid Humas Polda Riau, AKBp Guntur Aryo Tejo.

Guntur mengatakan, ke 15 orang tersebut diperiksa untuk dua perkara berbeda. Pertama terkait tewasnya tersangka pembunuh polisi Birgadir Adil S Tambunan, Apri Adi Pratama. Selanjutnya terkait meninggalnya seorang warga saat menggelar aksi demonstrasi mengepung Mapolres Meranti, Isrusli.(ant)


  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Polisi Tangkap Polisi Pemeras

    MEDAN (EKSPOSnews): Petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan menangkap empat anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Area, yang diduga melakukan pemerasan.Kasat Reskrim Polr

  • 2 minggu lalu

    Polisi Tangkap Ayah Tak Bermoral

    REJANG LEBONG (EKSPOSnews): Petugas Kepolisian Resor Rejang Lebong, Polda Bengkulu, menangkap SA (60) warga Kecamatan Curup yang diduga mencabuli anak kandung sendiri berulang kali.Kapolres Rejang Leb

  • 3 minggu lalu

    Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Ditangkap Polisi

    KUALA KAPUAS (EKSPOSnews): Pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur, Taufik Riansyah (34) yang bekerja sebagai sekutiriti atau petugas keamanan di salah satu perusahaan besar swasta (PBS) di daera

  • 3 minggu lalu

    Polisi Tangkap Penyebar Foto Mesum

    JAMBI (EKSPOSnews): Anggota Satreskrim Polresta Jambi berhasil menangkap seorang pemuda DS (22) yang nekad menyebarkan foto mesum kekasihnya ke dunia maya atau medsos akibat tidak terima diajak putus

  • 3 minggu lalu

    Siapa Tersangka Baru dalam Kasus E-KTP?

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyebutkan ada tersangka baru dalam pengungkapan kasus korupsi KTP elektronik (KTP-e)."Kami sudah naikkan beberapa tersang

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99