Jumat, 18 Agu 2017

2 Sindikat Narkoba Ditembak Mati

Oleh: Marsot
Rabu, 14 Jun 2017 04:08
BAGIKAN:
istimewa
Mayat (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menembak mati dua tersangka sindikat peredaran narkoba dengan barang bukti sabu seberat 10 kilogram.

"Saat dilakukan pengejaran di Jalan Kayu Putih, Pulogadung, pelaku melakukan perlawanan. Akhirnya ditindak tegas, kedua tersangka roboh dan meninggal dunia di tempat," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto di RS Polri Said Sukanto, Jakarta, Selasa 13 Juni 2017.

Brigjen Eko menduga bahwa sabu tersebut berasal dari Cina yang dibawa masuk ke Indonesia melalui Malaysia.

"Dari Cina, masuk ke Malaysia, kemudian dibawa ke Aceh. Di Aceh dikamuflase di dalam koper, masuk ke Medan, kemudian ke Jakarta," katanya.

Awalnya petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada peredaran gelap narkoba jenis sabu di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Kemudian, petugas menyelidiki informasi tersebut.

"Didapat ciri-ciri kendaraan yang dicurigai digunakan oleh pelaku," katanya.

Selanjutnya, petugas berupaya mengejar kendaraan milik pelaku.

Eko mengatakan, jajarannya berusaha menyalip kendaraan warna abu-abu, nopol B-2834-BP milik pelaku di Jalan Kayu Putih Raya, Pulogadung, Jakarta Timur.

"Saat akan ditangkap oleh polisi, kedua tersangka melawan. Akhirnya dilakukan tindakan tegas. Kedua tersangka meninggal di tempat," ujarnya.

Identitas tersangka adalah Samsul Bahri alias Samsul (46), alamat di Jalan Janur Hijau IV TD 2/12A RT 06/01 Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tersangka kedua adalah Juanda (46), alamat di Perum Pesona Anggrek Blok C10 Nomor 34 RT 06 RW 21 Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Dari kedua tersangka, petugas menyita barang bukti sabu seberat 10 kilogram. Sabu tersebut disimpan dalam sebuah koper pakaian warna hitam.

Saat ini, jenazah kedua pelaku berada di RS Polri untuk dilakukan visum et repertum.

Brigjen Eko mengatakan timnya kini ke Medan untuk menelisik kasus ini lebih jauh karena diduga masih banyak pihak yang terlibat dalam sindikat internasional ini.

"Tim bergerak lagi ke Medan," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    2 Bandar Narkoba di Sumut Ditembak Mati

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menembak mati dua orang tersangka penyelundupan narkoba jenis shabu di Pantai Cermin, Sumatera Utara."Dua orang yang tewas tertembak terseb

  • satu bulan lalu

    Pelaku Penembakan Italia Chandra Kirana Putri Ditembak Mati

    JAKARTA (EKSPOSnews): Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang menembak mati pelaku penembakan wanita Italia Chandra Kirana Putri (23) bernama Syaiful saat akan ditangkap di Lampung Se

  • 3 bulan lalu

    2 Teroris Poso Ditembak Mati

    PALU (EKSPOSnews): Dua orang anggota Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) yang melakukan teror di Poso, Sulawesi Tengah dilaporkan tertembak mati oleh Satuan Tugas Operasi Tinombala dalam kontak senjata y

  • 5 bulan lalu

    Pelaku Teror di London Ditembak Mati

    LONDON (EKSPOSnews): Kepolisian Inggris mengungkapkan jati diri pria yang menewaskan tiga orang di dekat gedung parlemen di London,  sebagai Khalid Masood, berusia 52 tahun.Masood sendiri tewas d

  • 5 bulan lalu

    Pakta Mencengangkan dari Sindikat Narkoba Malaysia-Medan

    MEDAN (EKSPOSnews): Walupun Badan Narkotika Nasional (BNN) sudah sering menghabisi jaringan narkoba di Sumut ternyata masih ada jaringan peredaran narkoba Malaysia-Aceh-Medan yang mampu menembus ketat

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak