Senin, 20 Mei 2019

2 Mantan Petinggi Pertamina Divonis 8 Tahun Penjara

Oleh: Jallus
Selasa, 19 Mar 2019 05:09
BAGIKAN:
istimewa.
Vonis.
JAKARTA (EKSPOSnews): Manager Merger dan Akusisi PT Pertamina 2008-2010 Bayu Kristanto dan mantan Direktur Keuangan PT Pertamina Ferederick ST Siahaan divonis 8 tahun penjara karena mengabaikan prosedur investasi di Pertamina dalam "participating interest" (PI) atas blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009 sehingga merugikan negara Rp568,066 miliar.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Bayu Kristianto telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Menjatuhkan pidana selama 8 tahun ditambah denda Rp1 miliar subsider 4 bulan kurungan," kata ketua majelis hakim Franky Tumbuwun di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin.

Vonis itu lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung yang meminta agar Bayu divonis 15 tahun penjara ditambah denda Rp1 miliar dan kewajiban membayar uang pengganti Rp170,4 miliar subsider 5 tahun kurungan.

Namun majelis hakim tidak menjatuhkan pidana tambahan uang pengganti kepada Bayu karena menilai bahwa Bayu tidak menerima uang terkait investasi ini.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Frederick ST Siahaan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Menjatuhkan pidana selama 8 tahun ditambah denda Rp1 miliar subsider 4 bulan kurungan," kata hakim Franky Tumbuwun.

Vonis itu juga lebih rendah dibanding tuntutan JPU Kejaksaan Agung yang menuntut agar Ferederick divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan ditambah pidana tambahan berupa membayar uang pengganti sebanyak Rp113,613 miliar.

Keduanya terbukti bersalah berdasarkan pasal 3 jo pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Bayu dan Ferederick terbukti bersama-sama dengan Direktur Hulu PT Pertamina periode 2008-2009 dan Dirut PT Pertamina periode 2009-2014 Karen Galiala Agustiawan dan dan Legal Consul and Compliance Genades Panjaitan elah memutuskan melakukan investaasi 'participationg interest' di blok BMG Australia tanpa adanya 'due dilligence' dan analisa risiko yang ditindaklanjuti dengan penandatangan Sale Purchase Agreement (SPA) tanpa danya persetujuan bagian legal dan Dewan Komisaris PT Pertamina.

Perbuatan mereka memperkaya ROC Oil Company (ROC) Limited Australia dan merugikan keuangan negara sebesar Rp568,066 miliar.

Atas putusan itu, Ferederich mengaku merasa dizalimi.

"Saya kira ini sesuatu yang tragis banyak fakta persidangan diabaikan, dikatakan tidak ada persetujuan direksi padahal semua direksi mengatakan ada. Saya betul-betul sedih, yang saya dengar adalah suara zalim jadi saya mohon maaf persidangan 27 kali saya, Bayu, bahkan Karen semuanya sia-sia karena yang mulia hanya mengutip dakwaan yang jelas-jelas sudah banyak diubah di persidangan," kata Ferederich.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Hakim Tipikor Merry Purba Divonis 6 Tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadilan Medan Merry Purba divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 1 bulan kurungan karena dinilai terbukti

  • 3 minggu lalu

    Zainudin Hasan Divonis 12 Tahun Penjara

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Bupati Lampung Selatan (nonaktif) Zainudin Hasan enggan menjawab pertanyaan wartawan usai divonis 12 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkara

  • satu bulan lalu

    48 Narapidana Divonis Mati

    JAKARTA (EKSPOSnews): Direktur Eksekutif Amnesty lnternational lndonesia Usman Hamid mengatakan sebanyak 48 narapidana divonis mati pada 2018 di Indonesia.Dalam laporan global terbarunya, Amnesty Inte

  • satu bulan lalu

    Irwandi Yusuf Divonis 7 tahun Penjara

    JAKARTA (EKSPOSnews): Gubernur Aceh Irwandi Yusuf divonis 7 tahun penjara ditambah denda Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan karena terbukti menerima suap sebesar Rp1,05 miliar terkait proyek-proyek

  • satu bulan lalu

    4 Mantan Anggota DPRD Sumut Divonis 4 Tahun Penjara, Hak Politik Juga Dicabut

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anggota DPRD Sumut 2004-2009, 2009-2014 dan 2014-2019 Arifin Nainggolan (fraksi Demokrat) dan anggota DPRD Sumut 2014-2019 Mustofawaiyah (fraksi Demokrat) divonis 6 tahun penjara

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99