Rabu, 27 Mei 2020

2 Koruptor Mobil Damkar Menyerahkan Diri

Oleh: alex
Selasa, 29 Jan 2019 16:33
BAGIKAN:
shutterstock.
Borgol.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Dua terpidana korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) dengan kerugian negara Rp4,7 miliar akhirnya menyerahkan diri ke Kantor Kejaksaan Negeri Banda Aceh.

Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh Erwin Desman melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Banda Aceh Iskandar di Banda Aceh, keduanya menyerahkan diri setelah kejaksaan melayangkan surat eksekusi.

"Kedua terpidana menyerahkan diri setelah mendatangi kejaksaan didampingi kuasa hukumnya pada Jumat, 25 Januari lalu. Sebelumnya, kami sudah melayangkan surat eksekusi kepada mereka," kata Iskandar, Selasa 29 Januari 2019.

Kedua terpidana korupsi yang menyerahkan diri tersebut yakni Dheny Octa Priazi bin Sugito dan Ratziaty Yusri binti M Yunus Muhammad. Kedua terpidana merupakan ibu dan anak.

Terpidana Dheny Octa Priadi merupakan Direktur Utama PT Dezan. Sedangkan Ratziaty Yusri menjabat Komisaris Utama PT Dezan. PT Dezan merupakan perusahaan pengadaan mobil pemadam kebakaran senilai Rp17,5 miliar.

Iskandar menyebutkan, terpidana Dheny Octa Priadi divonis berdasarkan putusan Mahkamah Agung dengan hukuman tujuh tahun penjara. Terpidana Dheny Octa juga dihukum membayar denda Rp200 juta subsidair enam bulan penjara.

Terpidana Dheny Octa juga dihukum membayar uang pengganti Rp4,7 miliar. Jika terpidana tidak memiliki harta dan tidak membayar uang pengganti, maka dihukum tiga tahun penjara.

"Sedangkan terpidana Ratziati Yusri dihukum lima tahun penjara. Terpidana juga dihukum membayar denda Rp200 juta subsidair membayar denda. Terpidana Ratziati tidak dihukum membayar uang pengganti," kata Iskandar.

Iskandar menyebutkan, terpidana Dheny Octa Priadi dieksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh. Sedangan terpidana Ratziaty dieksekusi ke Cabang Rutan Wanita Lhoknga, Aceh Besar.

"Dalam kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran ini ada empat terpidana. Selain dua terpidana yang menyerahkan diri tersebut, dua terpindana lainnya sudah dieksekusi," pungkas Iskandar. Pengadaan mobil pemadam kebakaran ini berawal dari surat Wali Kota Banda Aceh kepada Gubernur Aceh pada tahun 2013. Wali Kota Banda Aceh waktu itu Mawardy Nurdin meminta bantuan pembelian mobil pemadam kebakaran bertangga dan berteknologi modern.

Pada tahun anggaran 2014, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh melakukan pengadaan mobil pemadam kebakaran yang memiliki tangga 30 meter. Anggaran pengadaan mencapai Rp17,5 miliar yang bersumber dari APBA. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    KPK Minta Mahkamah Agung Basmi Virus Koruptor

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Mahkamah Agung (MA) serius untuk melakukan perbaikan ke dalam terkait kasus suap yang menjerat hakim di Pengadilan Negeri Balikapapan K

  • tahun lalu

    Memberikan Uang Pensiun kepada Koruptor, Pemikiran Tak Waras!

    MAUMERE (EKSPOSnews): Sekretaris Tim Kampanye Nasional untuk Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Hasto Kristyanto, menilai ucapan clon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang akan memberikan dana pe

  • tahun lalu

    Caleg Mantan Koruptor Jangan Dipilih

    LEBAK (EKSPOSnews): Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Benteng Aliansi Rakyat (Bentar) Provinsi Banten mengajak masyarakat di daerah ini agar tidak memilih calon anggota legislatif atau wakil rakyat man

  • tahun lalu

    Inilah Nama-Nama Mantan Koruptor yang Masih Maju Jadi Caleg dan DPD. Jangan Dipilih

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemilihan Umum RI mengumumkan nama-nama calon anggota legislatif pada Pemilu 2019 yang merupakan mantan narapidana korupsi berjumlah 49 orang."Kami sudah memastikan daftar

  • 2 tahun lalu

    KPK Bantu Kajaksaan Tinggi Tangkap DPO Koruptor

    JAKARTA (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantu Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam pencarian dan penangkapan terpidana perkara korupsi atas nama Didi Supriadi (DS) yang telah masuk da

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99