Rabu, 12 Des 2018
  • Home
  • Hiburan
  • Teater Tigakoma Pentaskan Lakon RSJ, Ungkapan Ketidakwarasan Manusia

Teater Tigakoma Pentaskan Lakon RSJ, Ungkapan Ketidakwarasan Manusia

Oleh: alex
Senin, 23 Apr 2018 17:36
BAGIKAN:
istimewa.
Teater Tigakoma.
KUDUS (EKSPOSnews): Kelompok Kajian Teater Tigakoma FKIP UMK pada bulan April 2018 ini akan mementaskan sebuah pertunjukan yang disutradarai M. Utomo Aji Putro (Aji Kojek) dengan lakon “RSJ (Rumah Sakit Jiwa)” karya seniman teater yang juga terkenal sebagai sutradara kelompok Teater Koma yakni Nano Riantiarno. Pentas Produksi ke-13 Teater Tigakoma tahun 2018 ini akan dipentaskan pada Selasa-Rabu 24-25 April 2018 di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) dan Jumat 4 Mei 2018 di Gedung Student Center Universitas Sebelas Maret (UNS) mendatang.

Pimpinan Produksi, Helmi Aditia mengungkapkan “Ketertarikan untuk memilih lakon RSJ pada proses kreatif tahun ini di dasari dengan rasa penasaran mengenai fenomena penyakit jiwa yang sering dialami setiap orang dan juga tantangan untuk menampilkan sebuah pertunjukan dengan latar dan alur cerita seputar rumah sakit jiwa yang dihadirkan ke atas panggung. Di samping itu, meski naskah yang untuk pertama kali diketik pada tahun 1991 kemudian dipentaskan pertama kali oleh Teater Koma pada 1992 ini ternyata masih relevan dan mampu mencerminkan potret perkembangan masyarakat pada saat ini. Gambaran perihal ketidakwarasan manusia yang semakin menjadi-jadi.”

Untuk cerita yang dibangun dalam naskah RSJ ini, mengisahkan tentang seorang dokter baru bernama Rogusta di sebuah RSJ yang telah beroperasi selama kurang lebih 27 tahun dengan menerapkan model-model terapi yang sangat tidak manusiawi. Dia berusaha mencegah perlakuan yang menimbulkan rasa takut dan justru membikin pasien tidak stabil juga kegilaan menjadi semakin lengkap.

Akan tetapi,. Sidarita, sang Direktur RSJ, curiga dan merasa kekuasaannya sedang terancam oleh kritikan Rogusta. Dua asisten senior Sidarita, Murdiwan dan Tunggul, juga merasa disaingi oleh Rogusta, lantas mereka merancang siasat agar Rogusta tersingkir. Dalam lakon ini juga disebutkan cerita tentang kekuasaan dan fenomena sakit jiwa yang dikondisikan. Juga cerita tentang Nyonya Masinah, pemilik yayasan RSJ dan kisah perlawanan Rogusta menghadapi sistem RSJ yang sudah sangat mapan dan tertata.

Bekerja sama dengan Bakti Budaya Djarum Foundation pada tahun ini diharapkan mampu terus memacu kreativitas dari seluruh anggota Teater Tigakoma yang terlibat. Selain itu, dengan semakin rutin dan baiknya pertunjukan seni di Kudus dapat membentuk masyarakat yang sadar akan apresiasi karya seni. Sikap apresiasi masyarakat yang sudah matang, menjadikan Kudus sebagai kota yang berbudaya.


  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99