Kamis, 24 Agu 2017

Menggelar Panggung Hiburan Rakyat

Oleh: Marsot
Rabu, 05 Apr 2017 20:11
BAGIKAN:
istimewa
Hiburan malam.
MEDAN (EKSPOSnews0: Pemerintah Kota Medan akan kembali menggelar panggung hiburan rakyat dan kali ini dengan nama Panggung Seni dan Budaya sebagai salah satu upaya untuk semakin mempopulerkan kesenian dan budaya lokal yang ada di kota itu.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Budi Hariono  mengatakan panggung hiburan tersebut akan diadakan hari Sabtu (8/4) di seputaran Lapangan Merdeka Medan yang akan didukung oleh sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam panggunh hiburan rakyat tersebut, nantinya akan menampilkan 14 etnis budaya yang ada di Kota Medan seperti Melayu, Karo, Toba, Mandailing, Simalungun, Pakpak, Angkola, Nias, Minang, Aceh, Jawa, Cina, Arab, dan india.

"Kita akan menampilkan 14 etnis yang ada di Kota Medan secara bergantian setiap malam minggunya. Untuk malam minggu ini akan ditampilkan Etnis Melayu. Untuk itu kami mengharapkan dukungan dari seluruh SKPD dan pihak terkait lainya demi kelancarannya," katanya di Medan, Rabu 5 April 2017.

Menurut mantan Kabag Humas Setda Kota Medan itu, nantinya setiap etnis yang tampil diharapkan akan hadir para tokoh-tokoh dan masyarakat etnis tersebut, karena tidak ada lagi pengkondisisan kehadiran masyarakat dari Kecamatan.

Artinya yang diharapkan adalah keinginan, kecintaan dan kerinduan masyarakat itu sendiri untuk menyaksikkan budaya etnisnya karena kecintaaanya terhadap budaya lokalnya sendiri.

"Atas dasar itu, diharapkan kepada tokoh-tokoh adat dan masyarakat kota Medan dari berbagai etnis yang ada di kota Medan untuk dapat menghadiri dan meramaikan sekaligus menyaksikan pertunjukan di panggung hiburan rakyat itu," katanya.

Disamping penampilan kebudayaan dari etnis, Dinas Pariwisata juga akan menghadirkan kuliner-kuliner sesuai dengan penampilan etnis dan berbagai UKM lainnya, yang dilakukan demi menunjang sektor industri UMKM Kota Medan.

"Pada momen itu juga akan disediakan tempat bagi komunitas-komunitas, tapi terlebih dulu berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata. Adapun yang ditampilkan nantinya tarian, musik, cerita rakyat, pemutaran film, kuliner tradisional dan cendramata," katanya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Menggelar Musik Batak Internasional di Samosir

    PEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews): Konser musik Batak Internasional berkolaborasi dengan musisi Eropa siap digelar kembali di Open Stage Desa Tuktuk Siadong, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.Project Manag

  • 6 bulan lalu

    Menggelar Tour de Lombok

    MATARAM (EKSPOSnews): Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat Lalu Mohammad Faozal mengatakan ajang bergengsi balap sepeda Tour de Lombok Mandalika akan digelar 13-16 April 2017."Ada empat etape y

  • 9 bulan lalu

    Menggelar Sajadah di Jalan Protokol Melanggar Hukum

    JAKARTA (EKSPOSnews): Ketua Setara Institute Hendardi mengatakan rencana aksi demonstrasi pada 2 Desember 2016 dengan cara menggelar sajadah di jalan protokol merupalan pelanggaran hukum yang harus

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak