Sabtu, 21 Apr 2018

Lotte Group Akan Buka Bioskop

Oleh: marsot
Kamis, 16 Nov 2017 00:31
BAGIKAN:
reuters.
Lotte Group.
JAKARTA (EKSPOSnews): Salah satu konglomerasi asal Korea Selatan, Lotte Group, dipastikan akan segera membuka bioskop pertamanya di Indonesia dalam waktu dekat.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dalam forum pembiayaan film Akatara di Jakarta,  memastikan hal tersebut setelah perusahaan asal negeri ginseng itu mendapat izin prinsip dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Oktober 2017.

"Mereka bilang (akan buka bioskop) dalam waktu setahun ini, karena izin pinsipnya sudah keluar sebulan lalu, tepatnya tiga minggu yang lalu," katanya, Rabu 15 November 2017.

Triawan menjelaskan Lotte Group untuk membuka layar bioskop disambut positif lantaran pemerintah tengah berupaya mendorong terciptanya layar baru untuk mendukung perfilman nasional.

Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui rincian nilai investasi dan target jumlah layar yang akan dibuka kelompok perusahaan itu.

"Tapi kami sudah jelaskan agar bisa membuka layar bioskop di kota-kota kecil," ujarnya.

Triawan menuturkan, kendati berasal dari negara yang kaya akan industri kreatif, ia meyakinkan bahwa perusahaan itu tidak akan menginvasi layar bioskop dengan film Korea.

"Jangan takut mereka akan putarkan film Korea saja, karena kalau di supermarketnya kita lihat produk Indonesia juga lebih banyak dari Korea. Mereka akan menyesuaikan dengan pasar disini," ungkapnya.

Ayah dari penyanyi Sherina Munaf itu mengatakan Korea Selatan memang masih menjadi salah satu negara yang menunjukkan ketertarikan tinggi di sektor film, baik untuk produksi hingga eksibisi. Hal itu dibuktikan dari mulai masuknya jaringan bioskop CGV di Indonesia hingga porsi pembiayaan sekitar 30 persen oleh CJ Entertainment dalam film "Pengabdi Setan".

Namun, lanjut Triawan, selain Korea Selatan, masih ada sejumlah negara lain yang telah menyampaikan minat investasi di subsektor film.

"Ada India di eksibisi, juga Amerika Serikat yang sudah masuk lewat film Wiro Sableng," katanya.

Triawan mengatakan tingginya minat asing untuk masuk ke subsektor perfilman adalah karena dikeluarkannya subsektor tersebut dari Daftar Negatif Investasi (DNI) pada 2016 lalu.

Sebelumnya subsektor perfilman tertutup bagi asing atau dibatasi maksimal 49 persen untuk usaha jasa teknik film termasuk studio shooting film, laboratorium film, dan fasilitas editing sound. Film editing dan film subtitle juga sebelumnya tertutup bagi asing. Namun, kini semua bidang itu terbuka 100 persen bagi investor asing dengan catatan tetap menggunakan praktisi film dari Indonesia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Arab Saudi Luncurkan Kompleks Bioskop Pertama

    RIYADH (EKSPOSnews): Arab Saudi pada Rabu (18/4) meluncurkan kompleks bioskop pertamanya di ibu kota negara tersebut, Riyadh, dengan pertunjukan film Black Panther, setelah 35 tahun larangan atas bios

  • 3 hari lalu

    Arab Saudi Buka Bioskop VIP

    RIYADH (EKSPOSnews): Arab Saudi membuka bioskop pertamanya pada Rabu saat negara tersebut mengakhiri pelarangan bioskop hampir 40 tahun di bawah dorongan putra mahkota untuk membuka kerajaan Muslim sa

  • 3 minggu lalu

    Hanura Dukung Pembangunan Bioskop Di Banda Aceh

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Ketua Satria Hanura Banda Aceh Hizran Azizi menyampaikan dukungannya terhadap rencana Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman yang akan melakukan studi banding tentang bioskop ke

  • 3 bulan lalu

    Bioskop di Arab Saudi Dibanjiri Penonton

    JEDDAH (EKSPOSnews): Arab Saudi mulai memutar film animasi anak-anak berdurasi panjang pada akhir pekan ini di bioskop sementara setelah larangan pemutaran film, yang berumur 35 tahun, di kerajaan Isl

  • 5 bulan lalu

    Bioskop Misbar di Sail Sabang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Bioskop "Misbar" yang digelar Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam Sail Sabang 2017 diharapkan menjadi sarana untuk menggairahkan komunitas film di Aceh.Deputi Infrastruktur Bekr

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99