Selasa, 20 Nov 2018
  • Home
  • Hiburan
  • Kahiyang Ayu Menempati Posisi Mora Bagi Suaminya dalam Adat Mandailing

Kahiyang Ayu Menempati Posisi Mora Bagi Suaminya dalam Adat Mandailing

Oleh: alex
Selasa, 21 Nov 2017 19:05
BAGIKAN:
Istagram.
Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu Siregar.
MEDAN (EKSPOSnews): Posisi Kahiyang Ayu yang menikah dengan Bobby Afif Nasution sudah jelas dalam tatanan adat Mandailing setelah resmi ditabalkan sebagai keluarga besar marga Siregar.

Usai upacara adat pemberian gelar Siregar kepada Kahiyang Ayu di Medan,  Menko Perekonomian yang menjadi perwakilan keluarga Bobby Afif Nasution mengatakan, sesuai asas "dalihan natolu" (tiga unsur/tungku), Kahiyang Ayu menempati posisi "mora" bagi keluarga suaminya.

Dengan menerima mrga Siregar, maka puteri Presiden Joko Widodo tersebut memiliki posisi, hak, dan tanggung jawab tersendiri dalam etnis Mandaling.

"Pemberian marga itu supaya statusnya jelas di kalangan keluarga. Jadi, dia (Kahiyang Ayu) jelas dimana posisinya," kata Darmin, Selasa 21 November 2017.

Kahiyang Ayu diberikan marga Siregar yang disesuaikan dengan marga ibu kandung Bobby Afif Nasution.

"Dalam adat Mandailing, itu artinya menikah dengan 'boru tulang' (anak perempuan paman). Jadi tatanan adatnya pas," katanya.

Sebagai menantu, Kahiyang Ayu yang telah mendapatkan marga Siregar harus memanggil "amangboru" kepada keluarga Nasution.

Sedangkan sebagai keluarga "mora", Kahiyang Ayu dan keluarganya harus mendapatkan perhatian serius dari keluarga Bobby Afif Nasution yang menjadi "anak boru".

"Kalau ada kesusahan, tidak perlu diundang, (Bobby dan keluarganya) harus datang," katanya.

Dalam upacara adat pemberian marga tersebut, sejumlah raja adat menyampaikan harapan dann doa agar keberadaan Kahiyang Ayu "maroban sangap dohot mora" atau membawa berkah bagi keluarga.

Pihaknya juga meminta Bobby Afif Nasution untuk mengajari Kahiyang Ayu mengenai adat Maandailing, termasuk panggilan dalam keluarga.

"Jangan yang seharusnya 'tulang' dipanggil 'amangboru", nanti orang terkaget-kaget," ujar Darmin.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Ayah Tak Bermoral Perkosa Anak Kandung

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Jajaran Reserse Kriminal Polsek Tanjungkarang Timur, Polresta Bandarlampung menangkap Aldi Saputra (39), warga Kecamatan Kedamaian, Bandarlampung disangka telah menyetubuhi

  • 2 bulan lalu

    Ikuti Moratorium Izin Perkebunan Sawit

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Riau menyatakan akan mengikuti Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2018 tentang Moratorium atau Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit serta

  • 2 bulan lalu

    Moratorium Perizinan Perkebunan Sawit Harus Didukung

    JAMBI (EKSPOSnews): Komunitas Konservasi Indonesia WARSI mengatakan moratorium perizinan perkebunan kelapa sawit momentum perbaikan ekologi, konflik (tenurial) dan ekonomi masyarakat dengan perusahaan

  • 2 bulan lalu

    Cabut Moratorium Pengangkatan Guru

    SURABAYA (EKSPOSnews): Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menginginkan moratorium pengangkatan guru sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 48 Tahun 2005 dicabut oleh Presiden Jo

  • 8 bulan lalu

    Mobil Lewat Tol Tanjung Morawa-Sei Rampah Minim

    MEDAN (EKSPOSnews): Jumlah kendaraan yang menggunakan Tol Tanjung Morawa-Sei Rampah, Sumatera Utara masih minim atau sekitar 10.000 unit per hari akibat belum selesainya infrastrukutur hingga Tebingti

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99