Jumat, 28 Feb 2020

Ariana Grande Pulang ke Amerika Serikat

Oleh: Beng San
Rabu, 24 Mei 2017 07:04
BAGIKAN:
reuters
Ariana Grande.
FLORIDA (EKSPOSnews): Ariana Grande kembali ke Amerika Serikat, satu hari setelah seorang pengebom bunuh diri menewaskan 22 orang saat bintang pop itu sedang menggelar konser di Manchester, Inggris, menurut laporan majalah People.

Ariana berangkat meninggalkan Inggris di tengah dugaan soal apakah ia akan meneruskan rangkaian konsernya di Eropa.

Ariana, 23 tahun, dalam foto terlihat tiba di sebuah bandar udara di kota Boca Raton, Florida. Ia ditemui oleh para anggota keluarganya, lapor majalah tersebut, Rabu 24 Mei 2017.

Penyanyi pop itu belum menampakkan diri di depan umum sejak bom mengguncang pada akhir pertunjukannya di Manchester Arena, yang penuh dengan penonton.

Beberapa dari 22 orang yang tewas dalam serangan itu adalah remaja atau anak perempuan. Ariana sendiri tidak mengalami luka.

Kepolisian Inggris telah mengidentifikasi tersangka pelaku pembunuh massal itu sebagai Salman Abedi. Pria berusia 22 tahun itu lahir di Manchester dari orang tua asal Libya.

Kelompok IS menyatakan bertanggung jawab atas tragedi itu, yang disebutnya sebagai pembalasan terhadap para "Tentara Salib," namun tampak ada ketidaksesuaian dalam pernyataannya mengenai operasi tersebut.

Dalam pernyataan yang sejauh ini ia berikan, Ariana mengicau di Twitter lima jam setelah pengeboman untuk menggambarkan betapa perasaannya "remuk" setelah serangan.

"dari hati saya yang terdalam, saya merasa sangat sangat sedih. saya tak mampu berkata-kata," ujarnya di Twitter.

Di Manchester, Ariana sedang melakukan pertunjukan sebagai bagian dari rangkaian konsernya di Eropa dalam rangka mengenalkan albumnya yang ketiga, "Dangerous Woman." Ia sebelumnya direncanakan untuk juga tampil di London, Belgia, Polandia, Jerman dan Swiss dalam pekan-pekan mendatang.

Kendati spekulasi bergulir bahwa Ariana akan membatalkan seluruh jadwal konser sisanya, hingga Selasa sore belum ada pengumuman. Manajer Ariana, Scooter Braun, tidak memenuhi permintaan dari Reuters untuk berkomentar.

"Kami berduka atas nyawa anak-anak dan orang-orang terkasih yang direnggut dalam aksi pengecut ini," kata Braun dalam pernyataan yang disebarkannya di Twitter pada Senin petang.

"Kami meminta semua pihak untuk dalam hati dan doa mengenang semua yang terkena dampak (serangan)." Ariana, yang berasal dari Boca Raton, membintangi pertunjukan musik Broadway yang berjudul "13" serta serial Nickelodeon TV "Victorious" sebelum ia mengeluarkan album perdananya, "Yours Truly." Bintang pop yang dipuji karena memiliki rentang vokal yang luas itu terutama dikenal melalui lagu-lagunya yang berjudul "Problem" dan "Break Free." 

Sumber: reuters.

  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Ariana Grande Batasi Kolom Komentar di Akun Istagram

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyanyi Ariana Grande membatasi kolom komentar di akun Instagram pribadinya setelah kematian Mac Miller akibat overdosis.Seperti diketahui, Ariana Grande dan Mac Miller sebelumn

  • 3 tahun lalu

    Teroris Beraksi, 19 Tewas dalam Konser Aria Grande di Inggris

    MANCHESTER (EKSPOSnews): Sebuah ledakan hari Senin (Selasa WIB) terjadi pada konser di kota Manchester, saat penyanyi asal AS Ariana Grande tampil, menewaskan setidaknya 19 orang dan sekitar 50 lainny

  • 3 tahun lalu

    Konser Ariana Grande di Inggris Makan Korban Jiwa

    MANCHESTER (EKSPOSnews): Sebuah ledakan pada Senin malam dalam sebuah konser bintang pop Ariana Grande di Kota Manchester, Utara Inggris, menyebabkan sejumlah orang tewas mau pun terluka, kata kepolis

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99