Selasa, 19 Jun 2018
  • Home
  • Ekspos Promo
  • Lion Air Group Mengutip Biaya Passenger Service Charge Terbaru

Lion Air Group Mengutip Biaya Passenger Service Charge Terbaru

Oleh: alex
Sabtu, 03 Mar 2018 09:38
BAGIKAN:
istimewa.
Lion Air.
CENGKARENG (EKSPOSnews): Lion Air Groupyang terdiridari Lion Air, Batik Air, Wings Air, Malindo Air dan Thai Lion Air menginformasikan, untuk pemesanan dan pembelian tiket penerbangan regular berjadwal dan sewa (reservation/ booking and issued) mulai 1 Maret 2018, pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) atau airport tax terbaru sudah termasuk kedalam komponen harga tiket.Dengan demikian, kenaikan tarif PSC berdampak pada perubahan harga tiket.

Hal tersebut sesuai dengan terbitnya surat Menteri Perhubungan Nomor PR 303/1/1 PHB 2018, tanggal 18 Januari 2018, tentang PJP2U. Besaran PSC terbaru hanya berlaku untuk penerbangan dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng (CGK) Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3.  

Tarif PSC pada penerbangan domestik di Terminal 1A, B dan C dari Rp 50.000 menjadi Rp 65.000 per pelanggan. Terminal 2 domestik dari Rp 60.000 menjadi Rp 85.000 dan Terminal 2 internasional tidak ada penyesuaian yakni Rp 150.000.Tarif PSC Terminal 3 Internasional dariRp 200.000 menjadi Rp 230.000, Terminal 3 domestik tetapRp 130.000.

Pengutipan biaya PSC dengan penyesuaian tarif ini hanya berlaku untuk tiket pesawat dan bagi pelanggan yang melakukan perjalanan mulai dari 1 Maret 2018. Bagi pelanggan yang mengudara sebelum 1 Maret 2018, tidak dikutip biaya PSC terbaru. Bagi pelanggan yang akan melaksanakan penerbangan diatas 1 Maret 2018 dan membeli tiket sebelum 1 Maret 2018, tetap tidak dikenakan tarif PSC terbaru.

Lion Air Group tetap menyatukan biaya PSC kedalam komponen tiket, dengan melakukan pengutipan biaya PSC ketika pelanggan membeli tiket perjalanan udara di berbagai saluran (channel) pembelian, yaitu kantor resmi penjualan Lion Air Group, website masing-masing maskapai Lion Air Group, e-commerce yang menjual tiket Lion Air Group (online channel), call center 24 jam serta agen perjalanan (travel agent).

Passenger Service Charge tidak berlaku untuk:

•    Bayi berusia di bawah 2 tahun.
•    Penerbangan transfer/ transit dalam waktu 24 jam untuk tiket internasionalketujuan internasional lainya melalui Indonesia.
•    Penerbangan transfer/ transit dalam periode 24 jam untuk tiket domestik.
•    Perubahan rute,penundaan dan pembatalan penerbangan, dikarenakan masalahteknis, kondisi cuaca yang kurang baik.

Danang Mandala Prihantoro, Corporate Comunication Lion Group menyatakan Lion Air melayani penerbangan dari dan ke Bandar Udara Internasional Seokarno-Hatta melalui Terminal 1A tujuan Jawa, Lombok, Kalimantan, Sulawesi, Ambon dan Papua; Terminal 1B menghubungkan ke Sumatera dan Bali. Sedangkan penerbangan internasional dari Terminal 2E.

Untuk seluruh penerbangan domestik Batik Air beroperasi di Terminal 1C dan internasional dari Terminal 2E.

Lion Air Group telah menjalankan penerapan pengutipan biaya Passenger Service Charge (PSC) pada tiket pesawat untuk rute domestik dan internasional sejak 9 Februari 2015.

Dengan implementasi ketentuan ini, maka pelanggan mendapatkan nilai lebih, yaitu kemudahan dan kenyamanan dalam melaksanakan penerbangan.

Keselamatan, kenyamanan serta keamanan penumpang dan kru pesawat merupakan prioritas utama bagiLion Air Group. Lion Air telah mengantongi sertifikat IATA Operational Safety Audit (IOSA). Lion Air Group berhasil menyelesaikan audit internasional mengenai keselamatan penerbangan, sehingga layak disejajarkan dengan airlines kelas dunia. Audit IOSA dirancang untuk menilai manajemen operasional serta sistem kontrol maskapai.

Lion Air Group menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan bandar udara, pemerintah selaku regulator dan standar prosedur operasi (SOP) Grup Lion Air serta ketentuan internasional dalam menjalankan seluruh jaringan operasional.


  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    14 Penerbangan Lion Air Group Dibatalkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sebanyak 14 penerbangan Lion Group dari dan ke Bandara Djalaluddin, Gorontalo, mengalami pembatalan menyusul pengumuman resmi otoritas bandar udara berupa perpanjangan penutupan

  • 2 bulan lalu

    Penjelasan Kejadian pada Towing Car Lion Air Group di Cengkareng

    CENGKARENG (EKSPOSnews): Lion Air Group menyampaikan keterangan mengenai terbakarnya sebuah kendaraan penarik dan pendorong pesawat udara (towing car/ push back car) yang mengalami gangguan dengan men

  • 2 bulan lalu

    Lion Air Group Permudah Akses ke Sulawesi Tengah

    PALU (EKSPOSnews): Lion Air Group berkomitmen untuk mendukung pengembangan destinasi wisata dan bisnis di Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui sektor udara. Jalur transportasi ini telah menjadi faktor ut

  • 2 bulan lalu

    Boeing dan Lion Air Group Resmikan Pembelian 50 Pesawat Boeing 737 MAX 10

    JAKARTA (EKSPOSnews): Boeing [NYSE:BA] dan Lion Air Group hari ini mengumumkan bahwa Lion Air Group merealisasikan pembelian 50 Boeing 737 MAX 10 sebagai generasi pesawat terbaru, yang akan menjadi ญญ

  • 2 bulan lalu

    Lion Air Group Berkomitmen Memenuhi Aturan yang Ditetapkan

    BANJARBARU (EKSPOSnews): Lion Air Group menyampaikan informasi tentang operasional penerbangan dari dan ke Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Banjarmasin (BDJ), dikarenakan Notice to Airmen (N

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99