Rabu, 15 Agu 2018

Jaringan XL Terganggu di Lombok

Oleh: marsot
Senin, 06 Agu 2018 18:17
BAGIKAN:
istimewa.
XL Axiata.
SURABAYA (EKSPOSnews): Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D Yosetya mengatakan, jaringan telekomunikasi di wilayah Lombok Utara yang menjadi pusat gempa tujuh skala Richter, Minggu (5/8) malam terganggu karena aliran listrik padam di wilayah setempat.

"Kami memastikan jaringan di sebagian besar wilayah Lombok dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada umumnya dalam kondisi tetap dapat digunakan, baik untuk layanan telepon, SMS, maupun data/internet, namun untuk Lombok Utara terganggu akibat listrik padam," kata Yessie di Surabaya, Senin 6 Augustus 2018.

Ia mengatakan, Tim XL Axiata di lapangan sudah melakukan upaya pemulihan sesaat setelah layanan terdeteksi terganggu, dan terus bekerja maksimal untuk memulihkan layanan di Lombok Utara.

"Hingga Senin siang ini, sebagian besar jaringan di Lombok Utara telah mulai pulih. Dengan demikian, kini akses komunikasi melalui XL Axiata berangsur kembali ke normal," katanya.

Ia mengatakan, keluarga besar XL Axiata dan sekaligus bagian dari masyarakat NTB, turut berduka sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa sebagai dampak dari gempa di Lombok kemarin.

"Tim kami, termasuk di lapangan, saat ini sedang bekerja keras untuk memulihkan sebagian dari layanan kami yang tergangggu pasca gempa, terutama di Lombok Utara," katanya.

Ia mengaku, meski gempa terasa sangat kuat di sebagian besar Pulau Lombok, bahkan hingga Bali dan Sumbawa, namun layanan XL Axiata tetap bisa beroperasi, sehingga beberapa masyarakat bisa langsung mengirimkan kabar ke luar Lombok.

"Bahkan kiriman dalam format data yang besar seperti foto dan video mengenai kerusakan dan kondisi pascagempa juga masih dikirimkan oleh para pelanggan XL Axiata dari daerah yang terlanda bencana," katanya.

Yessie mengaku, beberapa menara BTS sempat padam sesaat setelah gempa, karena terputusnya aliran listrik.

"Menara BTS tersebut segera bisa kembali beroperasi setelah mendapatkan pasokan listrik dari genset yang disiapkan. Antisipasi pengerahan genset secara ekstra memang sudah dilakukan sejak terjadinya gempa di wilayah yang sama pekan lalu," katanya.

Tim XL Axiata, kini juga menyiapkan opsi lainnya berupa "redirect coverage" atau mengerahkan mobile BTS ke lokasi yang paling membutuhkan.

Sementara itu, di wilayah Lombok Utara,XL Axiata memiliki lebih dari 120 BTS, 82 di antaranya adalah BTS 3G dan 4G LTE, sedangkan di seluruh Provinsi NTB, XL Axiata total memiliki lebih dari 2.900 BTS, dengan 790 BTS di antaranya 4G LTE, yang melayani lebih dari dua juta pelanggan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    PTPN III Holding Kirim Tenaga Medis di Lombok

    JAKARTA (EKSPOSnews): Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero) mengirim sejumlah tenaga medis dan obat-obatan untuk bantu korban gempa di Lombok Utara.Bantuan diserahkan oleh Direktur SDM

  • 4 hari lalu

    Alfamart Kirimkan Bantuan ke Lombok

    DENPASAR (EKSPOSnews): Pengelola jaringan ritel "Alfamart" PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. bersama jajaran Polda NTB mengirimkan tiga truk bantuan untuk para korban gempa bumi di Pulau Lombok.Direktur

  • 6 hari lalu

    Bantuan ke Lombok

    Pasca tragedi gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat beberapa waktu lalu, seakan menarik keprihatinan dari berbagai pihak, tanpa terkecuali Korem 084/Bhaskara Jaya.Gempa yang menewaskan ratusan korban j

  • 7 hari lalu

    Korban Meninggal di Lombok Utara 347 Orang

    MATARAM (EKSPOSnews): Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, mendapat laporan dari seluruh camat bahwa data sementara jumlah korban meninggal dunia akibat gem

  • satu minggu lalu

    Korban Meninggal Gempa Lombok Jadi 98 Orang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebut jumlah korban meninggal dunia akibat gempa 7,0 Skala Richter yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8), bertambah

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99