Selasa, 20 Nov 2018

Ini Penjelasan Lion Air Penerbangan Cengkareng-Batam

Oleh: marsot
Minggu, 29 Apr 2018 18:52
BAGIKAN:
istimewa.
Lion Air.
BATAM (EKSPOSnews): Lion Air member of Lion Air Group menyampaikan informasi terkini mengenai penerbangan  bernomor  JT  374  rute  Bandar  Udara  Internasional  Soekarno-Hatta,  Cengkareng  (CGK)  menuju Bandar  Udara  Internasional  Hang  Nadim,  Batam  (BTH)  yang  menggunakan  pesawat  Boeing  737-900ER registrasi  PK-LGZ  mengalami  gangguan  teknis  pada  ketinggian  10.000  kaki  atau  10  menit  sebelum  pendaratan, dikarenakan  instrumen  pesawat  mengeluarkan  indikator  untuk  menurunkan  masker  oksigen  (oxygen mask) dari kompartemen kabin.

Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air mengatakan demi menjamin keselamatan, keamanan serta kenyamanan kru dan penumpang, berdasarkan petunjuk  instrumen, pilot atas nama Capt. Alexey Prokopenko menjalankan tindakan yang sesuai dengan prosedur standar operasional (standard operation procedure) awak kokpit. "Seluruh  awak  kabin  dibawah pimpinan  flight  attendant  (FA) Winda Ayu Lestari telah bekerja dan berkoordinasi  dengan  baik  untuk menginstruksikan  serta  membantu  kepada  178  penumpang  dewasa,  satu  anak-anak  dan  satu  bayi  dalam menggunakan  masker oksigen  secara  tepat."

Dia menjelaskan pesawat mendarat sempurna di Batam sesuai jadwal kedatangan pukul 07.55 WIB dan tidak dalam keadaan darurat (emergency). Seluruh pelanggan dan kru dalam kondisi selamat dengan mendapatkan pelayanan terbaik. Proses penurunan penumpang, barang bawaan dan bagasi dari pesawat (disembark) berjalan normal.

Lion Air, lanjutnya, memberikan keterangan bahwa kondisi pesawat sebelum mengudara dari Cengkareng dinyatakan laik terbang. Saat ini Lion Air bekerjasama dengan teknisi dan pihak terkait untuk melakukan pengecekan penyebab dari kejadian tersebut.

Lion Air menginformasikan, situasi ini berpotensi menyebabkan keterlambatan penerbangan (delay), yaitu rute Batam – Cengkareng, Batam ke Bandar Udara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO) dan Batam tujuan Bandar Udara Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG). Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar penerbangan pada rute lainnya tidak terganggu.

"Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Lion Air berkomitmen dalam memenuhi serta menjalankan seluruh aturan yang telah ditetapkan, demi menjaga keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan," katanya, Minggu 29 April 2018.

Melalui kesempatan ini, kata dia, Lion Air Group menghimbau kepada media, pelanggan dan masyarakat, untuk mengetahui perkembangan berikutnya hanya mengacu pada informasi yang diberikan secara resmi oleh Lion Air.

 

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Lion Air Tabrak Lampu di Bandara Fatmawati

    BENGKULU (EKSPOSnews): Bandara Fatmawati tetap beroperasi normal usai insiden pesawat Lion Air JT 633 rute Bangkulu-Jakarta menabrak lampu di depan ruang VVIP Bandara Fatmawati Bengkulu."Benar insiden

  • 2 minggu lalu

    Sulit Identifikasi Korban Lion Air

    JAKARTA (EKSPOSnews): Kejadian nahas menimpa pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 610 yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang, Bangka Be

  • 2 minggu lalu

    Tim Gabungan Temukan Sabuk Pengaman dan Kursi Lion Air

    KARAWANG (EKSPOSnews): Tim gabungan dari Posko Tanjungpakis Kabupaten Karawang, Jabar, menemukan kursi beserta sabuk pengaman pesawat Lion Air beregistrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 di pe

  • 3 minggu lalu

    Identifikasi Jenazah Korban Lion Air Tunggu Tes DNA

    JAKARTA (EKSPOSnews) Kepolisian Republik Indonesia mengidentifikasi jenazah korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 tujuan Pangkal Pinang,Bangka Belitung setelah menunggu tes DNA dari jenazah yang d

  • 3 minggu lalu

    Jumlah Penumpang Lion Air Turun

    SOLO (EKSPOSnews): Jumlah penumpang Lion Air yang berangkat dari Solo turun sekitar 10 persen setelah kecelakaan pesawat JT610 di perairan Karawang Senin (29/10), walaupun tidak ada satu pun penumpang

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99