Minggu, 19 Mei 2019

Uni Eropa Cabut Larangan Semua Penerbangan Indonesia ke Eropa

Oleh: alex
Jumat, 15 Jun 2018 05:00
BAGIKAN:
istimewa.
Lion Air.
JAKARTA (EKSPOSnews): Uni Eropa (UE) mencabut atau menghapus larangan terbang semua nama maskapai penerbangan Indonesia dari daftar maskapai penerbangan yang tidak memenuhi standar keselamatan internasional.

Dengan keluarnya daftar baru, semua maskapai penerbangan Indonesia yang tersertifikasi, telah lepas dari daftar larangan terbang ke kawasan Uni Eropa, kata Violeta Bulc, Komisioner Uni Eropa urusan Transportasi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis 14 Juni 2018.

Pencabutan itu dilakukan sehubungan dengan adanya perbaikan lebih lanjut terhadap rantai-rantai terlemah dari aspek keselamatan penerbangan Indonesia, kata Bulc.

Komisioner Uni Eropa urusan Transportasi Violeta Bulc dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis malam, mengatakan bahwa Daftar Keselamatan Penerbangan Uni Eropa adalah salah satu instrumen utama untuk warga Eropa bahwa keselamatan penerbangan terus dijaga pada tingkat standar tertinggi.

"Saya sangat bersyukur bahwa setelah adanya kerja keras bertahun-tahun, hari ini kami dapat menghapus semua maskapai penerbangan Indonesia dari daftar larangan tersebut. Ini menunjukkan bahwa kerja keras dan kerja sama yang erat membawa keberhasilan," ujar dia.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia,Vincent Gu rend mengapresiasi Kementerian Perhubungan RI dan maskapai-maskapai penerbangan Indonesia, atas upaya luar biasa yang telah dilakukan untuk mengatasi berbagai aspek masalah keselamatan penerbangan.

Sebelumnya, semua maskapai penerbangan Indonesia dimasukkan dalam daftar larangan terbang ke Uni Eropa sejak 2007 karena berbagai kekurangan dalam pemenuhan aturan keselamatan penerbangan.

Dalam beberapa tahun kemudian, beberapa maskapai utama yakni Garuda Indonesia, Airfast Indonesia, Ekspres Transportasi Antarbenua, Indonesia Air Asia, Citilink, Lion Air, dan Batik Air telah dihapuskan dari daftar larangan tersebut, dan saat ini seluruh maskapai Indonesia telah diizinkan menerbangi wilayah udara Uni Eropa.

Daftar Keselamatan Penerbangan Uni Eropa bertujuan untuk memastikan tingkat keselamatan penerbangan tertinggi bagi warga Eropa, yang menjadi prioritas utama dari Strategi Penerbangan Uni Eropa.

Daftar Keselamatan Penerbangan Uni Eropa ini tidak saja membantu menjaga tingkat keselamatan yang tinggi di kawasan Uni Eropa, tetapi juga membantu negara-negara yang terkena dampak untuk meningkatkan tingkat keselamatan penerbangan mereka, sehingga dapat lepas dari daftar larangan tersebut.

Selain itu, Daftar Keselamatan Penerbangan Uni Eropa telah menjadi alat pencegahan utama, karena memotivasi negara-negara yang menghadapi masalah keselamatan penerbangan untuk mengambil tindakan sebelum larangan diterbitkan melalui Daftar Keselamatan Penerbangan Uni Eropa.

Pembaruan Daftar Keselamatan Penerbangan Uni Eropa didasarkan pada pendapat yang bulat dari para ahli keselamatan penerbangan asal negara-negara anggota Uni Eropa yang bertemu pada 29-31 Mei 2018 dalam formasi Komite Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (ASC). Komite ini diketuai oleh Komisi Eropa dengan dukungan dari Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (European Aviation Safety Agency atau EASA). Pembaruan juga mendapat dukungan dari Komisi Transportasi dari Parlemen Eropa. Penilaian dilakukan berdasarkan standar keselamatan internasional, terutama standar yang ditetapkan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organisation atau ICAO).

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Pemerintah Akan Gugat Diskriminasi Sawit oleh Uni Eropa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan terus melakukan upaya negosiasi terkait diskriminasi minyak kelapa sawit oleh Uni Eropa.

  • 2 bulan lalu

    Sawit yang Dikucilkan Uni Eropa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Minyak kelapa sawit, sebagai salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia, terus kerap menghadapi terjangan ancaman dan awan gelap dari Uni Eropa.Komisi Eropa, sebagai salah sat

  • 2 bulan lalu

    Malaysia Balas Larangan Sawit Uni Eropa

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Malaysia kemungkinan akan membeli produk dari negara lain termasuk China sebagai balasan terhadap Eropa, yang melakukan diskriminasi kelapa sawit.Perdana Menteri Malaysia Tu

  • 2 bulan lalu

    Pemerintah Siap Kirim Delegasi ke Uni Eropa

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah siap mengirim delegasi ke Uni Eropa untuk memberikan penjelasan sebagai respons atas langkah diskriminatif terhadap sawit, yang telah dianggap sebagai komoditas berisi

  • 2 bulan lalu

    Komisi Eropa Putuskan Minyak Transportasi dari Sawit Dihapuskan

    BRUSSELS (EKSPOSnews): Komisi Eropa telah memutuskan bahwa budi daya kelapa sawit mengakibatkan deforestasi berlebihan dan penggunaannya dalam bahan bakar transportasi harus dihapuskan, hal itu berseb

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99