Kamis, 23 Mei 2019

Tambang Ilegal di Bangka Tengah

Oleh: marsot
Jumat, 05 Apr 2019 19:47
BAGIKAN:
istimewa.
Tambang ilegal.
KOBA (EKSPOSnews): Warga Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menolak aktivitas penambangan bijih timah di kawasan Kuruk yang merupakan hutan lindung.

Sekitar 200 warga, mendatangi kantor Kepala Desa Lubuk Besar sebagai reaksi protes dan penolakan mereka terhadap aktivitas penambangan bijih timah di kawasan Kuruk.

Dalam pertemuan dengan pihak pemerintah desa yang didampingi pihak kepolisian dan TNI, maka disepakati penambangan bijih timah dihentikan yang dituangkan dalam surat pernyataan tertulis di atas materai.

Kepala Desa Lubuk Besar, Mardianto mengatakan penolakan keras warga terhadap aktivitas penambangan bijih timah di kawasan lindung itu diselesaikan dalam musyawarah desa dan bersepakat untuk membersihkan kawasan Kuruk dari kegiatan penambangan.

"Setelah melalui musyawarah yang sangat alot, maka disepakati tidak ada aktivitas tambang di kawasan Kuruk dan kepada pemilik tambang diberi batas waktu satu minggu untuk mengangkat semua peralatan tambang di kawasan Kuruk," ujarnya, Jumat 5 April 2019.

Mardianto mengatakan, selaku pemerintah desa memang tidak akan pernah memberi izin maupun membiarkan ada aktivitas penambangan bijih timah di hutan lindung.

"Saya sudah turun ke lokasi, itu hutan lindung dan kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas terkait. Intinya apa yang menjadi keinginan warga selaras dengan keinginan kami," ujarnya.

Sementara Daniel, perwakilan warga Desa Lubuk Besar merasa puas dengan kesepakatan tersebut karena sesuai dengan tuntutan warga.

"Pemilik tambang baru akan beroperasi, tentu harus dicegah karena itu jelas hutan lindung dan kami sebagai warga pribumi tentu tidak akan pernah menyetujuinya," ujarnya.

Ia meminta warga mengawal hasil kesepakatan secara tertulis di atas materai tersebut, karena itu dasar yang sangat kuat.

"Kawal hasil kesepakatan itu, jangan sampai dilanggar karena sampai kapanpun kami tidak akan pernah membiarkan ada aktivitas penambangan bijih timah di kawasan Kuruk," ujarnya.  

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Bangka Tengah Bantu Peternak

    KOBA (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyalurkan bantuan sebanyak 10 sapi kepada peternak yang tergabung dalam kelompok di Desa Bhaskara Bakti."Ba

  • 4 bulan lalu

    Mengembangkan Bawang Merah di Bangka Tengah

    KOBA (EKSPOSnews): Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ibnu Saleh menargetkan seluruh desa di daerah itu membudidayakan tanaman hortikultura jenis bawang merah."Sekarang sudah ra

  • 10 bulan lalu

    Mengembangkan Bandeng di Bangka Tengah

    KOBA (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membudidayakan ikan air payau jenis bandeng di Kecamatan Lubuk Besar."Tahun ini kami mulai membudidayakan ika

  • 10 bulan lalu

    Bangka Tengah Kembangkan Lada Ramah Lingkungan

    KOBA (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membudidayakan tanaman lada ramah lingkungan, untuk meningkatkan produksi dan kualitas komoditas ekspor terse

  • tahun lalu

    Menertibkan Tambang Ilegal di Bangka

    SUNGAILIAT (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menertibkan tambang inkonvensional ilegal di muara Sungai Berok Kecamatan Belinyu karena mengakibatkan p

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99